Kompas.com - 28/07/2022, 15:03 WIB


MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang Sutiaji memberi lampu hijau bagi anak-anak muda untuk tetap bisa melakukan fashion show di kawasan Kayutangan, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Malang, Jawa Timur.

Meski sempat dibubarkan oleh pihak kepolisian beberapa waktu lalu, menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kebebasan berekspresi dari masyarakat.

Namun, Sutiaji juga memberi catatan, kegiatan serupa ke depan harus dilengkapi dengan izin dari aparat.

Baca juga: Fashion Show di Kayutangan Malang Dibubarkan karena Tak Berizin, Dishub: Jangan di Zebra Cross

"Itu hak mereka tetapi juga harus menghargai hak orang lain. Jangan mengganggu jalan, ketertiban, dan lainnya. Kemudian kalau memang ingin fashion ya harus dilengkapi ada izin kepolisian," kata Sutiaji saat diwawancarai di Hotel Santika, Kota Malang pada Kamis (28/7/2022).

Sutiaji juga meminta bagi penggiat fashion untuk tidak mengganggu penggunaan dari fasilitas umum yang ada.

Contohnya, seperti jalur pedestrian yang digunakan untuk akses jalan kaki bagi masyarakat.

Baca juga: Cerita Dede Penjual Bendera di Malang, Berasal dari Jabar dan Menetap Selama Sebulan

Izinkan di zebra cross

Terlepas dari hal tersebut, Sutiaji tidak menyalahkan kegiatan fashion show di zebra cross lampu merah Rajabali, Jalan Jenderal Basuki Rahmat.

"Kalau waktunya lampu merah ya jalan (fashion show) kan enggak ganggu orang, kalau lampu hijau dan kuning ya jangan," katanya.

Ia juga mengingatkan agar pakaian yang digunakan saat fashion show dapat lebih sopan. 

"Karena pakaiannya yang lenggak lenggoknya tidak etis, minta kepada mereka-mereka ya dijaga karena ini di jalan banyak orang lihat, ada anak kecil dan sebagainya," tuturnya.

"Jadi jangan sampai menimbulkan masalah, karena yang WA ke kami juga ada ulama, tapi substansinya adalah berekspresi sah-sah saja," imbuh Sutiaji. 

Baca juga: Marak Pengendara Parkir Sembarangan padahal CFD Belum Dibuka, Ini Penjelasan Wali Kota Malang

Sutiaji juga meminta kepada para orangtua untuk bisa memberi pemahaman kepada nak-anaknya bila kegiatan fashion show itu digelar kembali. 

"Saya juga mohon kepada masyarakat untuk mendidik juga, justru menurut saya masyarakat harus memahamkan kepada anak-anak kita," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Djon Koeswoyo Berwasiat Ingin Dimakamkan di Tuban Sebelum Meninggal

Djon Koeswoyo Berwasiat Ingin Dimakamkan di Tuban Sebelum Meninggal

Surabaya
'Hasil Otopsi Tak Masuk Akal, Saya Rela Anak Saya Diotopsi Ulang'

"Hasil Otopsi Tak Masuk Akal, Saya Rela Anak Saya Diotopsi Ulang"

Surabaya
Cerita Ivan, Diserang Gangster Saat Berada di Warkop Surabaya, Sembunyi di Toilet

Cerita Ivan, Diserang Gangster Saat Berada di Warkop Surabaya, Sembunyi di Toilet

Surabaya
Ular Kobra 1 Meter Sembunyi di Rumah Warga Gresik, Dievakuasi Tim Damkarla

Ular Kobra 1 Meter Sembunyi di Rumah Warga Gresik, Dievakuasi Tim Damkarla

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 3 Desember 2022 : Pagi Cerah, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 3 Desember 2022 : Pagi Cerah, Malam Hujan Ringan

Surabaya
Curi Ribuan Celana Jins, Komplotan Pencuri Spesialis Toko Pakaian di Ngawi Ditangkap

Curi Ribuan Celana Jins, Komplotan Pencuri Spesialis Toko Pakaian di Ngawi Ditangkap

Surabaya
Pedagang Sayur di Bojonegoro Meninggal Saat Berjualan, Diduga Serangan Jantung

Pedagang Sayur di Bojonegoro Meninggal Saat Berjualan, Diduga Serangan Jantung

Surabaya
Diajak Berwisata ke Hutan Grajagan, Remaja di Banyuwangi Malah Diperkosa Tetangga

Diajak Berwisata ke Hutan Grajagan, Remaja di Banyuwangi Malah Diperkosa Tetangga

Surabaya
4 Orang Jadi Tersangka Tewasnya Pesilat Remaja di Lamongan

4 Orang Jadi Tersangka Tewasnya Pesilat Remaja di Lamongan

Surabaya
Sempat Buron Selama 45 Hari, Pencuri Kabel dan Lampu di Banyuwangi Ditangkap

Sempat Buron Selama 45 Hari, Pencuri Kabel dan Lampu di Banyuwangi Ditangkap

Surabaya
Proyek Pembangunan Gorong-gorong dan Jembatan Bikin Macet, Pemkot Malang Minta Maaf

Proyek Pembangunan Gorong-gorong dan Jembatan Bikin Macet, Pemkot Malang Minta Maaf

Surabaya
Erupsi Gunung Semeru, Kolom Asap Membumbung 500 Meter, Letusan Terdeteksi 29 Kali

Erupsi Gunung Semeru, Kolom Asap Membumbung 500 Meter, Letusan Terdeteksi 29 Kali

Surabaya
2 Polisi di Jember Diduga Konsumsi Narkoba, Kasat: Sudah Diproses

2 Polisi di Jember Diduga Konsumsi Narkoba, Kasat: Sudah Diproses

Surabaya
Honda Jazz Tabrak Pohon di Surabaya hingga Tewaskan 1 Pelajar SMA, Sopir Diduga Mabuk

Honda Jazz Tabrak Pohon di Surabaya hingga Tewaskan 1 Pelajar SMA, Sopir Diduga Mabuk

Surabaya
Hamili Anak Tiri Berusia 14 Tahun, Pria di Banyuwangi Ditahan

Hamili Anak Tiri Berusia 14 Tahun, Pria di Banyuwangi Ditahan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.