Pria yang Ciumi Anak Perempuan di Gresik Akhirnya Ditangkap, Korban Tak Hanya 1

Kompas.com - 24/06/2022, 15:41 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Pihak kepolisian akhirnya menangkap seorang pria yang sempat menciumi anak perempuan di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jawa Timur. Kejadian tersebut menjadi perbincangan, usai video aksi pelaku tersebar di media sosial.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, polisi menangkap pelaku pria yang terlihat dalam video tersebut.

"Sudah (diamankan), tadi malam, dari Polres di-back up anggota dari Polda Jawa Timur," ujar Wahyu, saat dikonfirmasi, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Mutasi 186 Pejabat Pemkab Gresik, 9 di Antaranya Pimpinan Tinggi Pratama

Wahyu menjelaskan, dari pengakuan pelaku kepada penyidik, ternyata ada dua anak yang sempat menjadi korban aksi pelecehan seksual pelaku.

Satu anak perempuan berusia 5 tahun seperti yang ada dalam video, satu lagi anak berusia 12 tahun yang merupakan keponakan dari pemilik toko, tempat kejadian.

Adapun pelecehan yang dilakukan kepada anak berusia 12 tahun, dilakukan pelaku sebelum beraksi pada anak perempuan berusia 5 tahun.

Bahkan kepada anak berusia 12 tahun tersebut, pelaku mengakui kepada petugas penyidik, sempat sampai memegang bagian alat vitalnya.

"Untuk motifnya masih kita dalami, sebab keterangan dari terduga pelaku juga sering berubah-ubah," ucap Wahyu.

Baca juga: Video Viral Anak Perempuan Dicium Seorang Pria di Gresik, Begini Penjelasan Polisi

Wahyu menambahkan, pihaknya masih mengembangkan dan mendalami kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku.

Dia juga menyatakan, bakal memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku dengan mengacu bukti, kendati sebelumnya Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam sempat mengatakan, pihaknya belum menerima laporan.

"Saat ini sudah ditangani oleh unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Gresik. Untuk kejadian, Kamis (23/6/2022) di Toko Aira, sementara terduga pelakunya kami amankan di Surabaya dengan di-back up anggota Polda Jawa Timur," kata Wahyu.

Baca juga: Warga Perumahan di Gresik Protes karena Tak Ada Pemakaman dan Masjid, Bentangkan Spanduk di Pinggir Jalan

 

Sebelumnya, sempat beredar video di grup media sosial facebook, seorang anak perempuan sedang diciumi pria di sebuah toko.

Video tersebut sempat mendapat perhatian dan menjadi perbincangan warganet. Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan di lapangan.

Dalam video yang diunggah di grup Facebook @gresiksumpek tersebut terlihat, seorang anak kecil mengenakan hijab sempat diciumi oleh seorang pria menggunakan baju berwarna putih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Kuasa Hukum, Sidang Pencabulan Santriwati Jombang Akan Digelar 'Offline'

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Kuasa Hukum, Sidang Pencabulan Santriwati Jombang Akan Digelar "Offline"

Surabaya
Ponorogo Ekspor 300 Ton Kunyit Kering ke India

Ponorogo Ekspor 300 Ton Kunyit Kering ke India

Surabaya
Istri Siri di Bangkalan Dihabisi oleh Suaminya, Ditemukan Telah Menjadi Kerangka 5 Bulan Setelah Pembunuhan

Istri Siri di Bangkalan Dihabisi oleh Suaminya, Ditemukan Telah Menjadi Kerangka 5 Bulan Setelah Pembunuhan

Surabaya
Jembatan Ngaglik Lamongan Kembali Diperbaiki, Jalur Alternatif Disiapkan

Jembatan Ngaglik Lamongan Kembali Diperbaiki, Jalur Alternatif Disiapkan

Surabaya
Jelang HUT Arema, Ini Imbauan Kapolresta Malang

Jelang HUT Arema, Ini Imbauan Kapolresta Malang

Surabaya
Polisi Periksa 6 Saksi Bentrok Kelompok Perguruan Silat dengan Warga di Malang

Polisi Periksa 6 Saksi Bentrok Kelompok Perguruan Silat dengan Warga di Malang

Surabaya
Elpiji Meledak hingga Hanguskan Seisi Rumah di Banyuwangi, Seorang IRT Alami Luka Bakar

Elpiji Meledak hingga Hanguskan Seisi Rumah di Banyuwangi, Seorang IRT Alami Luka Bakar

Surabaya
Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana yang Rugikan Negara Rp 800 Juta, Kadis Pertanian Lumajang: Bukan Era Saya

Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana yang Rugikan Negara Rp 800 Juta, Kadis Pertanian Lumajang: Bukan Era Saya

Surabaya
Truk Pengangkut Tebu Adu Banteng dengan Avanza di Madiun, 2 Orang Terluka

Truk Pengangkut Tebu Adu Banteng dengan Avanza di Madiun, 2 Orang Terluka

Surabaya
Tim Konselor Beri 'Trauma Healing' pada Korban Pembakaran Rumah di Jember

Tim Konselor Beri "Trauma Healing" pada Korban Pembakaran Rumah di Jember

Surabaya
Anggota DPRD Sumenep Usulkan Pengadaan Kartu Kredit untuk Dewan, Ini Alasannya

Anggota DPRD Sumenep Usulkan Pengadaan Kartu Kredit untuk Dewan, Ini Alasannya

Surabaya
Bawa Pohon Pisang, Mahasiswa Desak Kejari Lumajang Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi

Bawa Pohon Pisang, Mahasiswa Desak Kejari Lumajang Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi

Surabaya
Soal Pembakaran Rumah di Jember, Khofifah: Akar Masalahnya adalah Kepemilikan Kebun Kopi

Soal Pembakaran Rumah di Jember, Khofifah: Akar Masalahnya adalah Kepemilikan Kebun Kopi

Surabaya
Karyawan Pabrik Asal Kediri Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Banyuwangi

Karyawan Pabrik Asal Kediri Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Banyuwangi

Surabaya
Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pembakaran Rumah di Jember

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pembakaran Rumah di Jember

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.