Dugaan Korupsi Bantuan Rumah Tidak Layak Huni, Mahasiswa Demo Kejari Lamongan

Kompas.com - 20/05/2022, 20:47 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Lamongan (Ammpel) berunjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, Jawa Timur, Jumat (20/5/2022). Mereka menyoroti dugaan korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Koordinator lapangan aksi, Rois Putra mengatakan, ada empat poin tuntutan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Salah satunya dan yang paling utama adalah mendesak Kejari Lamongan untuk segera menindaklanjuti dugaan korupsi dana BSPS-RTLH di Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran, Lamongan.

Baca juga: Ajakan Menikah Ditolak, Pria di Lamongan Aniaya Selingkuhan

"Kami mendesak Kejari Lamongan untuk segera menindaklanjuti dugaan kasus korupsi dana BSPS-RTLH di Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran," ujar Rois dalam orasinya di depan gedung Kejari Lamongan, Jumat.

Rois menilai, pelaksanaan penyaluran BSPS-RTLH di Lamongan menimbulkan banyak kejanggalan dan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Penyaluran bantuan kepada 99 warga, yang masing-masing Rp 20 juta, dinilai bermasalah.

"Karena kami melihat tidak ada pemerataan dalam pembangunan pada program BSPS-RTLH, tidak ada transparansi penyaluran dana dari SKPD kepada penerima, tim fasilitator lapangan juga tidak becus dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan BSPS, serta adanya dugaan pungli (pungutan liar) terhadap pembelanjaan material bangunan," tutur Rois.

Baca juga: Ibu Histeris Temukan Anaknya Tewas Sambil Pegang Mic di Aula KUA Lamongan

Selain mendesak Kejari Lamongan untuk segera menindaklanjuti dugaan korupsi itu, massa aksi juga meminta Kejari Lamongan konsisten dalam penegakan hukum. Karenanya, mereka meminta Kejari Lamongan untuk segera membentuk tim dan memanggil oknum yang terlibat.

Kasi Intel Kejari Lamongan, Condro Maharanto mengatakan, pihaknya sudah menerima dua laporan pengaduan mengenai dugaan korupsi tersebut pada 26 April 2022. Saat ini, Kejari Lamongan sedang melakukan telaah, pengumpulan data dan bahan keterangan.

"Ada dua laporan, dikirim oleh warga Sungegeneng dan Locus Pemuda Maritim dengan objek yang sama. Saat ini, Kejari sudah melakukan proses administrasi," kata Condro.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Erupsi 88 Kali Per Hari, Warga Diminta Perhatikan 5 Imbauan PVMBG

Gunung Semeru Erupsi 88 Kali Per Hari, Warga Diminta Perhatikan 5 Imbauan PVMBG

Surabaya
Erupsi Gunung Semeru, Wabup Lumajang Peringatkan Warga di Zona Merah Mengungsi

Erupsi Gunung Semeru, Wabup Lumajang Peringatkan Warga di Zona Merah Mengungsi

Surabaya
Detik-detik Bus Masuk Jurang Tewaskan 6 Orang, Sopir Terjepit dan Evakuasi Butuh 2 Jam

Detik-detik Bus Masuk Jurang Tewaskan 6 Orang, Sopir Terjepit dan Evakuasi Butuh 2 Jam

Surabaya
Bus Masuk Jurang di Magetan, Penumpang Ceritakan Detik-detik Kecelakaan: Pada Teriak Ya Allah, Gusti...

Bus Masuk Jurang di Magetan, Penumpang Ceritakan Detik-detik Kecelakaan: Pada Teriak Ya Allah, Gusti...

Surabaya
Hendak ke Sarangan, Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang, Sopir dan 6 Orang Tewas

Hendak ke Sarangan, Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang, Sopir dan 6 Orang Tewas

Surabaya
Awan Panas Gunung Semeru Meluncur hingga 13 Km ke Selatan dan Tenggara

Awan Panas Gunung Semeru Meluncur hingga 13 Km ke Selatan dan Tenggara

Surabaya
Kondisi Terkini Gunung Semeru, Wabup Lumajang: Awan Panas Guguran Sudah Berhenti

Kondisi Terkini Gunung Semeru, Wabup Lumajang: Awan Panas Guguran Sudah Berhenti

Surabaya
Erupsi Gunung Semeru, Malang Diguyur Hujan Abu hingga Awan Panas Lewati Jembatan Gladak Perak Lumajang

Erupsi Gunung Semeru, Malang Diguyur Hujan Abu hingga Awan Panas Lewati Jembatan Gladak Perak Lumajang

Surabaya
Bus Wisata dari Semarang Terjun ke Jurang di Magetan, Sopir Sempat Teriak Rem Blong

Bus Wisata dari Semarang Terjun ke Jurang di Magetan, Sopir Sempat Teriak Rem Blong

Surabaya
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Warga 2 Desa di Lumajang Dievakuasi

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Warga 2 Desa di Lumajang Dievakuasi

Surabaya
7 Orang Tewas Usai Bus Pariwisata Terjun ke Jurang di Jalur Sarangan-Tawangmangu

7 Orang Tewas Usai Bus Pariwisata Terjun ke Jurang di Jalur Sarangan-Tawangmangu

Surabaya
Bus Wisata dari Semarang Masuk Jurang di Magetan, 7 Orang Tewas

Bus Wisata dari Semarang Masuk Jurang di Magetan, 7 Orang Tewas

Surabaya
Awan Panas Gunung Semeru Meluncur hingga 11 Km, Lewati Jembatan Gladak Perak

Awan Panas Gunung Semeru Meluncur hingga 11 Km, Lewati Jembatan Gladak Perak

Surabaya
Status Gunung Semeru Naik Jadi Awas

Status Gunung Semeru Naik Jadi Awas

Surabaya
Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Kejadian yang Sama Pada 4 Desember 2021

Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Kejadian yang Sama Pada 4 Desember 2021

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.