Kompas.com - 18/05/2022, 19:19 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi mengaku kesulitan mencari keterangan saksi soal kronologi kecelakaan Bus Pariwisata Ardiansyah di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Senin (16/5/2022).

Hal itu karena semua saksi yang diperiksa mengaku sedang tidur saat kecelakaan terjadi.

Baca juga: Berstatus Cadangan, Sopir Bus Pariwisata Kecelakaan di Tol Sumo Ternyata Tak Punya SIM

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto menyebut, terdapat enam saksi yang diperiksa terkait kecelakaan itu. Mereka adalah lima penumpang dan seorang sopir utama, AA.

"Para saksi belum dapat memberikan penjelasan gamblang karena mereka sedang tidur saat kejadian kecelakaan," kata Dirmanto di Surabaya, Rabu (18/5/2022).

Proses hukum dalam kasus tersebut, kata Dirmanto, ditangani oleh Satlantas Polres Mojokerto.

Sebelumnya, bus pariwisata Ardiansyah yang membawa 34 penumpang itu terlibat kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Senin (16/5/2022) pagi.

Bus itu membawa puluhan penumpang dari Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Surabaya, yang berwisata ke Yogyakarta dan dataran tinggi Dieng di Wonosobo, Jawa Tengah.

Sopir Bus Pariwisata Ardiansyah dengan nomor polisi S 7322 UW itu bernisial AF. Sopir itu mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Citra Medika Mojokerto.

"Yang bersangkutan (AF) masih menjalani tahapan perawatan dan pemulihan medis di RS Citra Medika. Terakhir kali kondisi kesehatannya didiagnosis, dia mengalami cedera otak ringan," kata Dirmanto.

Hasil pendataan, kecelakaan tersebut mengakibatkan 14 penumpang tewas dan 19 lainnya luka berat.

Baca juga: Hadiri Tahlilan Korban Kecelakaan Bus Tol Sumo, Ini Kata Gubernur Khofifah

Peristiwa tersebut terjadi di KM 712+400 jalur A Tol Sumo arah Surabaya. kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan tunggal itu diduga terjadi karena bus  menabrak tiang Variable Message Sign (VMS) lalu terguling. Saat kecelakaan, situasi lalu lintas lancar dan cuaca cerah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima 3.100 Dosis Vaksin PMK, Pemkab Tuban Mulai Suntik Ternak Warga

Terima 3.100 Dosis Vaksin PMK, Pemkab Tuban Mulai Suntik Ternak Warga

Surabaya
Soal Penertiban Bangunan di Sekitar Rel Kereta, Ini Saran Ketua DPRD Kota Malang

Soal Penertiban Bangunan di Sekitar Rel Kereta, Ini Saran Ketua DPRD Kota Malang

Surabaya
Mangkir dari Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Menghilang

Mangkir dari Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Menghilang

Surabaya
Tabrak Truk Mogok, Seorang ASN di Tuban Tewas, Istrinya Terluka

Tabrak Truk Mogok, Seorang ASN di Tuban Tewas, Istrinya Terluka

Surabaya
Kunjungi Remaja Disabilitas yang Jadi Korban Pemerkosaan di Surabaya, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Kunjungi Remaja Disabilitas yang Jadi Korban Pemerkosaan di Surabaya, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Surabaya
Zona Merah PMK, Pemkab Lumajang Terapkan Karantina Wilayah Hewan Ternak

Zona Merah PMK, Pemkab Lumajang Terapkan Karantina Wilayah Hewan Ternak

Surabaya
Satgas Covid-19 Desa di Lumajang Berubah Jadi Satgas PMK, Ini Tugasnya

Satgas Covid-19 Desa di Lumajang Berubah Jadi Satgas PMK, Ini Tugasnya

Surabaya
Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Sidoarjo Ditangkap, Ini Kata Polisi

Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Sidoarjo Ditangkap, Ini Kata Polisi

Surabaya
5.000 Ternak di Pamekasan Terjangkit PMK, Peternak: Banyak Sapi Warga yang Tidak Didata

5.000 Ternak di Pamekasan Terjangkit PMK, Peternak: Banyak Sapi Warga yang Tidak Didata

Surabaya
Jadi Tolok Ukur Keberhasilan, KPU Kota Malang Targetkan Partisipasi Pemilih 100 Persen pada Pemilu 2024

Jadi Tolok Ukur Keberhasilan, KPU Kota Malang Targetkan Partisipasi Pemilih 100 Persen pada Pemilu 2024

Surabaya
Jelang Idul Adha, Pemkab Lumajang Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Aman

Jelang Idul Adha, Pemkab Lumajang Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Aman

Surabaya
Dihapus pada 2023, Honorer Pemkab Madiun Diusulkan Diangkat Jadi PPPK

Dihapus pada 2023, Honorer Pemkab Madiun Diusulkan Diangkat Jadi PPPK

Surabaya
Viral, Video Cakades di Lamongan Hamburkan Uang ke Jalan, Warga Berebutan Mengambil

Viral, Video Cakades di Lamongan Hamburkan Uang ke Jalan, Warga Berebutan Mengambil

Surabaya
Seorang Suami di Kediri Meninggal Dunia akibat Kekerasan oleh Istrinya

Seorang Suami di Kediri Meninggal Dunia akibat Kekerasan oleh Istrinya

Surabaya
Kontrak Kerja Tak Diperpanjang, 16 Nakes RSUD Lawang Malang Mengadu ke DPRD

Kontrak Kerja Tak Diperpanjang, 16 Nakes RSUD Lawang Malang Mengadu ke DPRD

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.