Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Siswa SMP di Pasuruan Diduga Dianiaya Seniornya, Polisi Periksa 5 Orang Terduga Pelaku

Kompas.com - 24/03/2022, 20:31 WIB
Imron Hakiki,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

PASURUAN, KOMPAS.com - Dua orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Advent, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur diduga menjadi korban penganiayaan seniornya.

Kedua korban berinisial DLH dan FG itu mengalami luka di seluruh punggung, akibat sundutan rokok serta pukulan ikat pinggang.

Baca juga: Viral, Video Emak-emak Ditipu Durian Kosong di Pasar Cheng Ho Pasuruan, Pengelola Siap Ganti 50 Buah Durian

Tidak terima, orangtua kedua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pasuruan didampingi kuasa hukumnya.

"Kita sudah melaporkan penganiayaan terhadap anak klien saya, dua korban, dan sudah diterima oleh jajaran Satreskrim Polres Pasuruan," ungkap kuasa hukum pelapor, Tamba Musta Harianja melalui sambungan telepon, Kamis (24/3/2022).

Baca juga: Tarif Tol Gempol - Pasuruan Terbaru 2022

Diduga disundut rokok hingga diinjak

Tamba merinci setidaknya ada sembilan jenis penganiayaan yang dialami korban. Di antaranya pemukulan, penendangan, sundutan rokok, sekaligus diinjak.

"Sembilan laporan itu sudah kami sampaikan dalam laporan polisi," jelasnya.

Akibat penganiayaan itu, satu korban yakni DLH diduga mengalami pecah gendang telinga.

Baca juga: 6 Fakta Menarik Pasuruan, Kota Santri yang Kaya Budaya

 

Dijemput seniornya

Berdasarkan keterangan korban, keduanya dijemput oleh empat seniornya di kamarnya pada Sabtu (19/3/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Kedua korban itu dibawa ke satu tempat untuk dianiaya empat orang seniornya. Mereka menganiaya dengan cara disundut pakai rokok hingga dipukul dengan tali pinggang," jelasnya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo membenarkan laporan tersebut. Ia juga mengaku telah memeriksa korban.

Baca juga: Biografi Douwes Dekker, Tokoh Tiga Serangkai Pendiri Indische Partij Asal Pasuruan

"Laporan terkait penganiayaan yang ada di sekolah Advent Purwodadi sudah kami terima, korban sudah kami periksa dan dilakukan visum," jelasnya melalui sambungan telepon, Kamis (24/3/2022).

Merespons hal itu, polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan dua siswa SMP Advent.

"Kita sudah gelar olah TKP untuk identifikasi para pelakunya. Sementara ini kami menduga ada 5 siswa yang terlibat penganiayaan ini, dan saat ini sudah kami amankan dan sedang dalam proses pemeriksaan," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Surabaya
Kesan Reiner, Pria Asal Jerman Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Kesan Reiner, Pria Asal Jerman Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Surabaya
Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Surabaya
KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

Surabaya
Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Surabaya
Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Surabaya
Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Surabaya
Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Surabaya
Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Surabaya
Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com