Berniat Bantu Teman yang Terkilir, Pendaki Justru Hilang di Gunung Arjuno, Keluarga: Mudah-mudahan Hanya Tersesat

Kompas.com - 23/03/2022, 05:18 WIB

KOMPAS.com- Keluarga M Naam Kurniawan, pendaki yang hilang di Gunung Arjuno, masih menanti kabar dari tim SAR.

M Naam diketahui terpisah dari rombongannya sejak Minggu (20/3/2022). Hingga Rabu (23/3/2022), keberadaan Naam belum diketahui.

Baca juga: Pendaki Hilang di Gunung Arjuno, Terpisah Saat Cari Bantuan untuk Teman yang Terkilir

Berharap hanya tersesat

Sang kakak Arif mengatakan, pendakian ke Gunung Arjuno itu bukan pengalaman pertama adiknya.

Dia pun yakin Naam hanya tersesat sementara.

"Mudah-mudahan hanya tersesat. Dia sudah empat kali kalau tidak salah naik ke Gunung Arjuno," ungkap Arif, Selasa (22/3/2022), seperti dikutip dari Surya.co.id.

Arif optimistis adiknya ditemukan dalam kondisi selamat.

"Saya yakin dia sudah hafal medan di sana," katanya.

Baca juga: Gunung Arjuno Tutup Sementara, Pendaki Hilang dalam Pencarian

Rumah didatangi tim SAR

Arif mengatakan tidak tahu pasti kapan adiknya berangkat mendaki Gunung Arjuno.

"Kami tidak tahu pastinya berangkat kapan Naam ke puncak. Tapi ibu saya masih ketemu Sabtu malam," tutur dia.

Baca juga: Gubernur Khofifah Kaget, Ada Warga Bawa Dandang Nasi Ketika Mengantre Minyak Goreng di Pasuruan

 

Pada Minggu malam, Arif mendapatkan kabar bahwa adiknya hilang di Gunung Arjuno dari tim SAR yang mendatangi rumah mereka.

Keluarga pun syok mengetahui hal tersebut.

"Kami mohon doa terbaiknya saja. Mudah-mudahan adik kami baik-baik saja dan bisa segera ditemukan kembali," harap dia.

Baca juga: Viral, Video Emak-emak Ditipu Durian Kosong di Pasar Cheng Ho Pasuruan, Pengelola Siap Ganti 50 Buah Durian

Terpisah saat cari bantuan untuk teman

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pendaki bernama M Naam hilang ketika berada di Gunung Arjuno.

Mulanya M Naam mendaki bersama tiga orang temannya.

Saat turun dari puncak, kaki salah satu teman Naam terkilir.

Naam pun langsung turun mencari sinyal untuk mengirimkan pesan atau kabar ke pos dan meminta bantuan.

Namun setelah itu Naam tidak kembali. Sedangkan kawannya yang mengalami cedera telah dievakuasi ke pos Tambaksari.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Pendaki Asal Pasuruan Dilaporkan Hilang di Gunung Arjuno, Keluarga Optimis Naam Baik-baik Saja

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

Surabaya
5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

Surabaya
Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Surabaya
Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Surabaya
Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Surabaya
Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Surabaya
2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

Surabaya
KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

Surabaya
3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Surabaya
Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Surabaya
13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

Surabaya
Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Surabaya
Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Surabaya
Vaksinasi PMK Tahap 2 di Kota Batu Capai 93 Persen, Masih Ada Peternak yang Enggan

Vaksinasi PMK Tahap 2 di Kota Batu Capai 93 Persen, Masih Ada Peternak yang Enggan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.