Cerita Isman, Temukan Kembali Sepeda Motornya yang Hilang 1,5 Tahun, Nyaris Buang BPKB karena Putus Asa

Kompas.com - 26/01/2022, 15:21 WIB

TUBAN, KOMPAS.com - Isman (55), warga Desa Wotsogo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tak bisa menyembunyikan kegembiraan setelah sepeda motornya yang hilang ditemukan kembali.

Sepeda motor Honda Vario 125 milik Ismam hilang sejak 1,5 tahun silam, saat dipakai anaknya mengantarkan karung plastik jagung di kebun.

Baca juga: Kisah Warga Tuban yang Terdampak Proyek Kilang Minyak, Kini Tak Punya Pekerjaan

Hilang 1,5 tahun lalu di kebun

Isman mengatakan, kejadian hilangnya sepeda motor bernomor polisi S 2571 EY miliknya itu terjadi di kebun sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (29/6/2020).

Pada saat itu, Isman sedang kehabisan karung untuk tempat hasil panen jagung dan meminta kiriman karung plastik dari rumah.

Tak berselang lama, sang anak datang membawa karung plastik dengan mengendarai sepeda motor ke kebun.

"Saat akan kembali pulang, ternyata sepeda motor yang diparkirnya di tepi jalan raya berjarak sejauh 1,5 meter dari kebun sudah hilang," kata Isman, kepada Kompas.com, saat konferensi pers di Mapolres Tuban, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Dulu Kaya Raya, Kini Warga Kampung Miliarder di Tuban Mengaku Menyesal Jual Tanahnya

Nyaris buang BPKB

Dia menuturkan, pada saat kejadian, anaknya tidak berani langsung melaporkan kepadanya.

Beberapa hari kemudian, sang anak akhirnya mengaku bahwa sepeda motornya hilang.

Isman hampir putus asa mencari sepeda motornya.

Dia bahkan sudah tidak berharap lagi motornya dapat kembali karena sudah setahun lebih hilang.

"Sebetulnya sudah mengikhlaskan dan hampir BPKB saya mau buang, karena sudah lama tidak ditemukan," tuturnya.

Baca juga: Kades di Kawasan Proyek Kilang Minyak Tuban Ancam Laporkan Pegawai Pertamina ke Ahok

 

Isman bahagia dan tak menyangka kini sepeda motornya telah ditemukan.

"Karena sudah ditemukan, maka saya akan gunakan kembali untuk kegiatan sehari-hari mas, buat belanja, ke kebun dan lainnya," kata dia.

Melihat motornya di daerah lain

Kapolres Tuban AKBP Darman mengatakan, penemuan motor tersebut berawal dari adanya informasi dari korban yang melihat sepeda motor miliknya itu terlihat di daerah Kecamatan Kenduruan pada Januari 2022.

Selanjutnya, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Jatirogo, Selasa (11/1/2022) lalu, dan dilanjutkan ke Satreskrim Polres Tuban.

Baca juga: Kisah Kampung Miliarder Tuban, Sempat Viral karena Borong Mobil Baru, Kini Warga Menyesal Jual Tanahnya

Setelah mendapatkan laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tuban melakukan penyelidikan hingga motor itu ditemukan.

Polisi juga mengamankan tersangka bernama Tamam Hermanto di rumah mertuanya Sabtu (15/1/2022) pukul 02.35 WIB.

"Tersangka dijerat pasal 363 KUHP Sub pasal 480 KUHP ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara atau penjara paling lama 4 tahun penjara," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Wali Kota Surabaya Minta ASN Gunakan Sepatu Produksi Warga Eks Lokalisasi Dolly

Wakil Wali Kota Surabaya Minta ASN Gunakan Sepatu Produksi Warga Eks Lokalisasi Dolly

Surabaya
Petugas Bongkar Bangunan yang Diduga Bekas Tempat Ritual di Bojonegoro, Temukan Surat Tagihan Bank

Petugas Bongkar Bangunan yang Diduga Bekas Tempat Ritual di Bojonegoro, Temukan Surat Tagihan Bank

Surabaya
Bantuan bagi Guru Madrasah Diniyah Pamekasan Tahun 2021 Tak Kunjung Cair, untuk Honor Terpaksa Berutang

Bantuan bagi Guru Madrasah Diniyah Pamekasan Tahun 2021 Tak Kunjung Cair, untuk Honor Terpaksa Berutang

Surabaya
Khofifah: Ada Unsur Premanisme dalam Konflik Warga di Jember

Khofifah: Ada Unsur Premanisme dalam Konflik Warga di Jember

Surabaya
Detik-detik Kecelakaan yang Libatkan Bus Sugeng Rahayu di Madiun, 3 Pengendara Motor Tewas

Detik-detik Kecelakaan yang Libatkan Bus Sugeng Rahayu di Madiun, 3 Pengendara Motor Tewas

Surabaya
Latihan TNI AU di Lumajang Curi Perhatian Warga, Bupati Siapkan Tribune untuk Wisata Militer

Latihan TNI AU di Lumajang Curi Perhatian Warga, Bupati Siapkan Tribune untuk Wisata Militer

Surabaya
Soal Kasus Stunting di Kota Malang, Dinkes: Yang Tinggi di Kecamatan Lowokwaru

Soal Kasus Stunting di Kota Malang, Dinkes: Yang Tinggi di Kecamatan Lowokwaru

Surabaya
Puluhan Batang Kayu Jati Tak Bertuan Ditemukan di Pinggir Jalan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Puluhan Batang Kayu Jati Tak Bertuan Ditemukan di Pinggir Jalan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Surabaya
Transaksi COD, Warga Malang Ditipu Pembeli

Transaksi COD, Warga Malang Ditipu Pembeli

Surabaya
Sampah Menggunung di Lahan Kosong Puntodewo Malang, Warga Mengira Tempat Pembuangan

Sampah Menggunung di Lahan Kosong Puntodewo Malang, Warga Mengira Tempat Pembuangan

Surabaya
Bocah SD di Sumenep Diduga Diperkosa, Korban Diseret ke Semak-semak, Pelaku Kabur

Bocah SD di Sumenep Diduga Diperkosa, Korban Diseret ke Semak-semak, Pelaku Kabur

Surabaya
Bermain di Sungai Saat Ibu Memasak, Bocah di Magetan Ditemukan Tewas Mengambang

Bermain di Sungai Saat Ibu Memasak, Bocah di Magetan Ditemukan Tewas Mengambang

Surabaya
Soal Pencemaran Sungai di Plaosan, DLH Magetan Soroti Perilaku Peternak di Kampung Susu Lawu

Soal Pencemaran Sungai di Plaosan, DLH Magetan Soroti Perilaku Peternak di Kampung Susu Lawu

Surabaya
Atap Gedung SD di Bojonegoro Runtuh, Siswa Terpaksa Belajar di Rumah Warga

Atap Gedung SD di Bojonegoro Runtuh, Siswa Terpaksa Belajar di Rumah Warga

Surabaya
Kasus Demam Berdarah Melonjak di Madiun, 5 Orang Meninggal Dunia

Kasus Demam Berdarah Melonjak di Madiun, 5 Orang Meninggal Dunia

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.