2 Kali Mangkir, Polisi Ancam Jemput Paksa Anak Kiai di Jombang Tersangka Pencabulan

Kompas.com - 14/01/2022, 15:02 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto saat Melakukan Rilis Ungkap Kasus Kekerasan dan Pengrusakan di 8 Daerah di Jatim, Kamis (2021/10/28). Dok Humas Polda Jati.Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto saat Melakukan Rilis Ungkap Kasus Kekerasan dan Pengrusakan di 8 Daerah di Jatim, Kamis (2021/10/28).

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur meminta MSA, putra pimpinan pesantren di Jombang, Jawa Timur, yang menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap santrinya, untuk kooperatif mendatangi panggilan polisi untuk menjalani proses hukum.

Polisi mengancam akan menjemput paksa jika pada panggilan ketiga, tersangka MSA tetap tidak hadir.

"Jika dalam panggilan ketiga tersangka tidak hadir, maka terpaksa ada upaya jemput paksa" kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Totok Suharyanto kepada wartawan di Mapolda Jatim, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Penjelasan Pesantren di Jombang soal Pengadangan terhadap Polisi yang Panggil Tersangka Pencabulan

Sayangnya, dia enggan menjelaskan kapan upaya jemput paksa itu akan dilalukan.

"Secepatnya akan kami lakukan," terangnya.

Penyidik, kata dia, sudah dua kali mengirimkan surat panggilan. Pada panggilan pertama, melalui kuasa hukumnya MSA mengaku sedang sakit.

"Pada panggilan kedua juga tidak hadir, tapi sampai saat ini kami belum mendapatkan kabar alasan tersangka tidak hadir," ujar Totok.

Totok mengatakan, kehadiran tersangka MSA disebut sangat penting karena penyidik akan menyerahkan MSA ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam proses pelimpahan berkas perkara tahap 2.

"Berkas di kejaksaan sudah P21 dan dinyatakan lengkap, tinggal kami akan serahkan berkas kasus, barang bukti dan tersangkanya," kata Totok.

Baca juga: Panggil Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan, Polisi Diadang Massa di Pesantren

MSA kerap mangkir

MSA dilaporkan ke polisi pada 29 Oktober 2019 oleh korban yang berinisial NA, salah seorang santri perempuan asal Jawa Tengah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Malang Kirim 4 Sampel Dicurigai Omicron ke RS Unair

Dinkes Malang Kirim 4 Sampel Dicurigai Omicron ke RS Unair

Surabaya
1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

Surabaya
Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Surabaya
Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Surabaya
Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Surabaya
Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Surabaya
Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Surabaya
Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Januari 2022

Surabaya
Pasien Omicron Kota Malang Isolasi Mandiri di Rumah, Punya Riwayat Perjalanan dari Bali

Pasien Omicron Kota Malang Isolasi Mandiri di Rumah, Punya Riwayat Perjalanan dari Bali

Surabaya
Warga Surabaya Temukan Bayi yang Baru Lahir Sedang Menangis Terbungkus Plastik

Warga Surabaya Temukan Bayi yang Baru Lahir Sedang Menangis Terbungkus Plastik

Surabaya
Rumahnya Terendam Banjir, Bupati Jember: Setiap Tahun Memang Langganan

Rumahnya Terendam Banjir, Bupati Jember: Setiap Tahun Memang Langganan

Surabaya
Sopir Mobil Tahanan Kejari Malang Tewas Terserempet Kereta Api

Sopir Mobil Tahanan Kejari Malang Tewas Terserempet Kereta Api

Surabaya
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 30 Rumah di Malang Rusak

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 30 Rumah di Malang Rusak

Surabaya
Sungai Jompo Meluap akibat Hujan Deras, Rumah Bupati Jember Terendam Banjir

Sungai Jompo Meluap akibat Hujan Deras, Rumah Bupati Jember Terendam Banjir

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.