Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Balon Udara Meledak di Ponorogo, Seorang Remaja Alami Luka Bakar 63 Persen

Kompas.com - 14/05/2024, 12:56 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Sebuah balon udara yang membawa petasan meledak di Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (13/5/2024).

Empat orang terluka dalam kejadian itu. Remaja berinisial IN (16) mengalami luka serius, sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono, Ponorogo.

Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Harjono, Agustina Wulandari, mengatakan, IN menderita luka bakar 63 persen.

“Pasien masuk dari IGD pagi ya, pasien terkena mercon kondisinya banyak luka-luka bakar di beberapa bagian tubuh. Pukul 06.30 wib kalau ndak salah,” ujarnya, Senin, dikutip dari Tribun Jatim.

Bagian tubuh korban yang terluka antara lain kedua tangan, punggung, kaki, dan leher.

"Paling parah di sekitar organ vital, area yang sensitif juga ya,” ucapnya.

Baca juga: Balon Udara Meledak di Ponorogo, Empat Orang Terluka

Walau luka bakar tersebut 63 persen, tetapi Agustina menuturkan, kedalaman luka tidak terlalu dalam.

"Derajat 2b, melepuh. Kemerahan. Di permukaan saja,” ungkapnya.

Saat ini, IN menjalani perawatan intensif. Sekujur tubuhnya tampak tertutup perban.

Sewaktu masuk ke rumah sakit, kondisi korban lemah dan mengeluh kesakitan karena tubuhnya panas dan kulitnya melepuh. Namun, kini, IN mulai sadar dan kondisinya stabil.

Selain IN, tiga orang lainnya juga terluka akibat ledakan balon udara itu. Hanya saja, mereka dirawat di rumah masing-masing.

Baca juga: Kronologi Balon Udara Meledak di Ponorogo hingga Melukai Empat Orang

Balon udara bawa banyak petasan


Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Balong AKP Agus Wibowo menuturkan, balon udara tersebut membawa banyak petasan.

"Balon itu meledak saat hendak diterbangkan para remaja tersebut,” tuturnya, Senin.

Kejadian tersebut bermula saat sekelompok remaja hendak menerbangkan balon udara raksasa di tengah sawah desa setempat, Senin, sekitar pukul 06.00 WIB.

Akan tetapi, ketika balon hendak terbang, terdapat petasan yang meledak dan mengenai para remaja tersebut.

Atas kejadian ini, Agus mengimbau warga agar tak lagi melakukan kegiatan itu karena banyak merugikan dan membahayakan keselamatan.

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Balon Udara Meledak di Ponorogo, Suaranya Terdengar sampai ke Desa Lain

Sumber: Kompas.com (Penulis: Muhlis Al Alawi | Editor: Andi Hartik), TribunJatim.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com