Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rombongan Harley-Davidson Konvoi di Jalur Mobil Jembatan Suramadu, HDCI: Bisa Dicopot Keanggotaannya

Kompas.com - 14/05/2024, 09:01 WIB
Ghinan Salman,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah video yang menampilkan rombongan pengendara motor gede Harley-Davidson melintasi jalur mobil di Jembatan Suramadu viral di media sosial.

Rombongan tersebut masuk jalur mobil jembatan Suramadu dari arah Surabaya menuju Madura.

Padahal, Jembatan Suramadu memiliki jalur khusus untuk kendaraan motor.

Baca juga: Stigma Arogansi Pengendara Motor Gede

Rombongan moge itu melintas di jembatan Suramadu pada Jumat (10/5/2024) akhir pekan.

Awalnya akun Instagram Madura Trending mengunggah video konvoi moge tersebut.

"Rombongan pengendara motor gede (moge) melintas di jalur roda empat atau mobil di Jembatan Surabaya - Madura (Suramadu), Meski sudah disediakan jalur sepeda motor di sisi jembatan, puluhan pengendara moge tersebut malah menggunakan jalur roda empat," tulis akun tersebut.

Komentar Ketua HDCI Jatim

Ketua Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua Umum HDCI Tony Wahyudi menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang terlibat.

Baca juga: Konvoi Moge Terbesar, Komunitas Harley Jakarta Pecahkan Rekor MURI

Menurut Tony, insiden yang terjadi pada hari Kamis dan baru diketahui pada Jumat (10/5/2024), saat ini sedang diteliti oleh komunitas motor gede tersebut.

"Kami sedang mengevaluasi kejadian berdasarkan video yang beredar. Rompi yang dikenakan oleh pengendara menunjukkan mereka berasal dari HDCI Lampung," ujar Tony saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2024).

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Probolinggo, Pasutri Pengendara Harley-Davidson Tewas

Tony mengaku, dirinya tidak mengetahui adanya konvoi tersebut karena tidak ada konfirmasi dari rombongan.

"Saya baru tahu ada konvoi hari Jumat kemarin, sepertinya kejadian itu terjadi hari Kamis," kata Tony.

Pencopotan keanggotaan

Ketika ditanya tentang pengawalan kepolisian selama rombongan melintasi jembatan, Tony mengaku masih mencari informasi.

"Kami masih mencari tahu apakah ada pengawalan dari kepolisian," tambahnya.

Tony menegaskan bahwa HDCI akan memberikan sanksi berat, termasuk pencopotan keanggotaan, kepada anggota yang terbukti melanggar aturan lalu lintas.

"Sanksi yang diberikan bisa berupa pencopotan keanggotaan," tegasnya.

Sebab, dirinya ingin menghapus citra negatif pengendara moge sebagai pengguna jalan yang arogan dengan menegakkan disiplin lalu lintas.

"Jika ada anggota HDCI yang melanggar aturan lalu lintas, silakan lapor kepada saya," ucap Tony.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Keluarga Korban Longsor Lumajang Tetap Lanjutkan Pencarian Junaidi

Keluarga Korban Longsor Lumajang Tetap Lanjutkan Pencarian Junaidi

Surabaya
5 Lansia Tertipu Orang yang Tawarkan Bantuan dari Eks Wabup Lumajang

5 Lansia Tertipu Orang yang Tawarkan Bantuan dari Eks Wabup Lumajang

Surabaya
Jalan Licin, Ambulans Terguling di Tol Solo-Ngawi Saat Antar Pasien

Jalan Licin, Ambulans Terguling di Tol Solo-Ngawi Saat Antar Pasien

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Saat Mantan Manajer Bank di Pacitan Kecanduan Judi 'Online' dan Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,2 M

Saat Mantan Manajer Bank di Pacitan Kecanduan Judi "Online" dan Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,2 M

Surabaya
Tantang Eri Cahyadi pada Pilkada Surabaya, Menantu Soekarwo Mendaftar ke PSI

Tantang Eri Cahyadi pada Pilkada Surabaya, Menantu Soekarwo Mendaftar ke PSI

Surabaya
'Saya Sakit Hati Dituduh Menebang dan Mencuri Setandan Pisang...'

"Saya Sakit Hati Dituduh Menebang dan Mencuri Setandan Pisang..."

Surabaya
Terduga Pembunuh Wanita di Probolinggo Sembunyi di Hutan Seminggu, Serahkan Diri karena Kelaparan

Terduga Pembunuh Wanita di Probolinggo Sembunyi di Hutan Seminggu, Serahkan Diri karena Kelaparan

Surabaya
Bus Berpenumpang 53 Orang Tabrak Truk di Jalan Tol Madiun, 6 Orang Luka

Bus Berpenumpang 53 Orang Tabrak Truk di Jalan Tol Madiun, 6 Orang Luka

Surabaya
Terlibat Perselingkuhan, Kepala Sekolah dan Guru di Sumenep Dinonaktifkan

Terlibat Perselingkuhan, Kepala Sekolah dan Guru di Sumenep Dinonaktifkan

Surabaya
Putusan MK terkait Sengketa Pileg, Sejumlah TPS di Jatim Hitung Ulang Surat Suara

Putusan MK terkait Sengketa Pileg, Sejumlah TPS di Jatim Hitung Ulang Surat Suara

Surabaya
Ditunjuk oleh PKB Maju pada Pilkada Gresik 2024, Syahrul Munir Menangis

Ditunjuk oleh PKB Maju pada Pilkada Gresik 2024, Syahrul Munir Menangis

Surabaya
Putusan MK, Sejumlah TPS di Jember Harus Hitung Ulang Surat Suara

Putusan MK, Sejumlah TPS di Jember Harus Hitung Ulang Surat Suara

Surabaya
Bus Jawa Indah Transindo Tabrak Pos Kereta Api hingga Nyaris Ambruk

Bus Jawa Indah Transindo Tabrak Pos Kereta Api hingga Nyaris Ambruk

Surabaya
Kecanduan Judi Slot, Kakak Adik di Ngawi Curi 14 Sepeda Motor

Kecanduan Judi Slot, Kakak Adik di Ngawi Curi 14 Sepeda Motor

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com