Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Kompas.com - 25/04/2024, 09:55 WIB
Pythag Kurniati

Editor

SIDOARJO, KOMPAS.com- Keluarga Via Vallen mengaku tidak mengetahui keberadaan RF, adik Via Vallen yang dilaporkan ke polisi atas  kasus penggelapan motor.

Kasus itu yang menjadi pemicu rumah Via Vallen di Desa Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo digeruduk oleh belasan orang pada Senin (22/4/2024).

Baca juga: Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

"RF juga sudah tidak tinggal di rumah Kalitengah, sekitar dua bulan lebih, keluarga enggak tahu keberadaannya," kata salah satu kerabat Via Vallen Mella Rosa, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (24/4/2024).

Keluarga tak tahu

Pihak keluarga Via Vallen menyatakan tidak mengetahui duduk perkara masalah yang melibatkan RF tersebut.

Mereka baru tahu setelah rumah digeruduk dan ramai di pemberitaan.

"Iya, baru tahu saya masalahnya," kata Mella.

Dia menegaskan, keluarga di Kalitengah sama sekali tidak terlibat dan tidak berhubungan dengan perkara RF.

Baca juga: Usai Digeruduk, Adik Pedangdut Via Vallen Dilaporkan ke Polisi Kasus Penggelapan Motor

Mediasi

Polisi pun akan memediasi persoalan antara keluarga Via Vallen dengan pihak yang merasa dirugikan.

"Besok hari Kamis (25/4/2024) rencananya akan melakukan pemanggilan dan minta keterangan dari pihak keluarga beliau selaku terlapor," ungkap Kapolsek Tanggulangin Kompol I GP Atmagiri.

Adik Via Vallen yang berinisial RF itu diketahui sudah dilaporkan ke polisi terkait kasus penggelapan sepeda motor.

Sebelumnya, karena kasus itu pula, rumah Via Vallen di Sidoarjo digeruduk belasan orang.

"Walaupun kami terbitkan LP kalau nanti ketemu secara kekeluargaan itu bisa dicabut laporannya sama pelapor," katanya.

Masalah diduga bermula saat salah satu anggota Aliansi Arek Sidoarjo menggadaikan motornya ke RF yang merupakan adik Via Vallen dengan nilai Rp 3 juta pada Sabtu (13/3/2024).

Saat pria bernama Adyt ini hendak mengambil kembali sepeda motornya, adik Via Vallen mengatakan bahwa sepeda motor tersebut sudah tidak ada.

Anggota aliansi memutuskan menggeruduk rumah Via Vallen lantaran mereka tidak mengetahui keberadaan dan tidak bisa menghubungi RF.

Sumber: Kompas.com (Andhi Dwi S)


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com