Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Kompas.com - 15/04/2024, 09:55 WIB
Nugraha Perdana,
Andi Hartik

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) di Kota Malang, Jawa Timur, diduga membobol brankas majikannya. Pelaku bernama Tri Suswati (57), asal Kelurahan Waringinjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, itu diduga mengambil uang Rp 200 juta dan sejumlah perhiasan emas dari dalam brankas itu.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto mengatakan, korban mengetahui kejadian itu pada Selasa (2/4/2024) sekitar pukul 14.00 WIB di rumahnya yang berada di Jalan Taman Sulfat XII, Kecamatan Blimbing.

Tersangka membobol brankas dan mencuri uang tunai berbagai pecahan sebesar Rp 200 juta serta beberapa perhiasan emas berupa cincin, kalung, anting, dan gelang.

"Berawal dari kecurigaan korban, bahwa tersangka yang biasanya kerja di rumahnya sebagai PRT, ternyata sudah pergi meninggalkan rumah. Jadi, korban diberitahu oleh adiknya bahwa tersangka yang biasanya kerja, sudah pergi meninggalkan rumah korban," kata Kompol Danang, Senin (15/4/2024).

Baca juga: Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Brankas tersebut berada di dalam kamar korban. Kemudian, korban mengecek CCTV rumah, namun sudah tidak aktif. Setelah itu, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota.

Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh Satuan Reskrim Polresta Malang Kota. Kurang dari 24 jam, anggota Satuan Reskrim Polresta Malang Kota menangkap pelaku.

"Awalnya kami mendatangi dan mengecek kondisi lokasi kejadian. Selanjutnya, kami melakukan penyelidikan dan pencarian tersangka. Saat hari yang sama atau tepatnya pada Selasa (2/4/2024) sekitar pukul 23.10 WIB," katanya.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Sempat Antar Korban Ritual

Tersangka ditangkap di salah satu kamar hotel di Kota Malang saat sedang menunggu tiket bus untuk melarikan diri. Dari tersangka, polisi mengamankan semua barang-barang milik korban yang dicuri.

"Jadi, sebelumnya tersangka ini pernah kerja ikut korban. Kemudian sempat keluar, dan kembali kerja dengan korban. Kemudian, tersangka ini diam-diam mengambil kunci asli brankas. Dan dengan kunci asli tersebut, tersangka dengan mudahnya membobol brankas milik korban," jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Saat ini tersangka ditahan di Rutan Polresta Malang Kota.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com