Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Data 8.000 Warga Miskin Ekstrem Disodorkan oleh Pemerintah Desa, Kadinsos Magetan: Kita Verifikasi Ulang

Kompas.com - 24/03/2023, 08:42 WIB
Sukoco,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

MAGETAN , KOMPAS.com  -  Dinas Sosial Kabupaten Magetan akan melakukan verifikasi ulang data warga miskin ekstrem yang disodorkan oleh pemerintah desa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Jawa Timur Parminto Budiutomo mengatakan, dalem Musrenbang awal 2023, pemerintah desa menyodorkan data 8.000 warga miskin ekstrem.

Jumlah tersebut adalah warga yang belum masuk data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Baca juga: Kenaikan HET Beras Bisa Pacu Angka Kemiskinan

“Data kita ada 14.000 warga miskin ekstrem, di mana data 6.000 hasil verifikasi oleh pemerintah desa, data dari P3PE, sementara yang 8.000 usulan dari pemerintah desa,” ujar Parminto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/03/2023).

Dari 8.000 warga miskin ekstrem, 1.700 di antaranya disebut berada di satu kecamatan.

Baca juga: Mengelola Sisa Makanan untuk Mengurangi Kemiskinan

Data tersebut, menurut Parminto, perlu dicermati agar usulan warga miskin yang diajukan sesuai dengan kriteria warga miskin ekstrem sesuai dengan Perbup Nomor 13 Tahun 2019.

Peraturan itu memjuat 19 indikator kemiskinan lokal.

“Usulan di salah satu kecamatan itu ada 1.700 sekian. Kita takutkan itu bukan sasaran malah salah sasaran,” imbuhnya.

Baca juga: Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Selesaikan Data Kemiskinan dalam Seminggu


Imbas hal tersebut, penetapan jumlah warga miskin ekstrem di Kabupaten Magetan oleh Bupati Magetan terancam molor dari target awal yakni bulan Maret 2023.

Sebab saat ini Dinas Sosial masih akan melakukan verifikasi ulang dengan melibatkan mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Surabaya.

Verifikasi ulang data warga miskin ekstrem akan difokuskan pada data usulan baru sebanyak 8.000 jiwa warga miskin.

“Yang akan kita verifikasi ulang data yang sudah ada. Kalau dari P3KE yang 6.000 sudah mengarah, yang usulan baru ada 8.000 ini. Kita akan melibatkan mahasiswa KKN dari Unesa,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com