Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pencuri Gondol Uang Rp 370 Juta Dalam Brankas di Lamongan

Kompas.com - 25/01/2023, 17:24 WIB
Hamzah Arfah,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

LAMONGAN, KOMPAS.com - Brankas yang berada di ruang kasir PT. Padma Tirta Wisesa di Desa Karang Kembang, Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur, dibobol maling.

Akibatnya, uang sebesar Rp 373.520.600 yang berada di dalam brankas raib.

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Khusus Tangani Aksi Pelemparan Batu yang Sebabkan Kecelakaan di Lamongan

Peristiwa pencurian tersebut diketahui pertama kali oleh Ria Devi Rahmawati (30), kasir perusahaan yang bermaksud masuk kerja pada Senin (23/1/2023).

Pada saat hendak masuk ke ruangan dan baru membuka pintu ruangan, Ria telah melihat kondisi ruangan kerjanya sudah acak-acakan.

Ria lalu melapor kepada petugas keamanan perusahaan, yang ditindaklanjuti dengan pengecekan. Kemudian diketahui, brankas yang ada dalam ruangan tersebut sudah rusak.

Baca juga: Menyeberang Jalan Seorang Diri, Bocah 6 Tahun di Lamongan Tewas Usai Tertabrak Pikap

Uang sebesar Rp 373.520.600 yang berada di dalam brankas telah hilang.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada jajaran Polsek Babat.

"Masih pendalaman, masih kami selidiki," ujar Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dikonfirmasi, Rabu (25/1/2023).

Dari penyelidikan yang telah dilakukan pihak kepolisian, diketahui terdapat tembok bangunan yang telah berlubang di lokasi kejadian.

Tembok tersebut kemungkinan sengaja dirusak oleh pelaku untuk masuk ke dalam ruangan, sebelum merusak dan kemudian mengambil uang yang ada di dalam brankas.

"Modusnya, pelaku ini kemungkinan memanjat pohon untuk masuk (area perusahaan) dan merusak tembok bangunan. Sebab ada tembok ruangan yang juga dirusak, dilubangi," kata Komang.

Selain brankas yang rusak, polisi juga mendapati potongan pintu almari dan dua sarung tangan yang ditengarai milik pelaku pencurian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Surabaya
Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Surabaya
Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Surabaya
Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Surabaya
Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Surabaya
Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Surabaya
Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Surabaya
Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Surabaya
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Surabaya
42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Surabaya
Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Surabaya
Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Surabaya
Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Surabaya
Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Surabaya
Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com