Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menderita Stroke dan Tinggal Sendirian, Nenek di Magetan Ditemukan Tewas Terbakar

Kompas.com - 29/11/2022, 09:06 WIB
Sukoco,
Andi Hartik

Tim Redaksi

MAGETAN, KOMPAS.com - Winarti (71), warga Kabupaten Kediri yang tinggal di Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di dalam kamarnya.

Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya pada Senin (28/11/2022) sekitar pukul 20.15 WIB.

“Korban dalam keadaan sakit stroke yang tinggal sendirian di dalam kamar rumahnya,” ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Duka Keluarga Bripda Anam di Magetan, Sang Ayah Sempat Hubungi Putranya Sebelum Helikopter Jatuh di Babel

Budi Kuncahyo menambahkan, dari pengakuan keluarga, kondisi rumah yang ditinggali korban padam sejak Minggu (27/11/2022). Korban kemudian meminta cucunya untuk menyalakan lilin untuk penerangan di kamarnya sekitar pukul 17.45 WIB.

"Setelah menyala ditinggal sama cucunya. Dimungkinkan lilin tersebut disenggol korban dan membakar isi kamar yang mengakibatkan korban ikut terbakar,” imbuhnya.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Magetan Ditemukan Tewas Gantung Diri Saat Isolasi Mandiri

Dari hasil pemeriksaan dokter di Puskesmas Maospati dan Unit Identifikasi Polres Magetan yang datang ke TKP, korban mengalami luka bakar pada tubuhnya. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah dan dilakukan proses pemakaman.

"Pihak keluarga membuat pernyataan untuk tidak dilakukan pemeriksaan dalam atau otopsi,” kata Budi Kuncahyo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Surabaya
Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Surabaya
Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Surabaya
5 Orang Pengeroyok Anggota Perguruan Silat di Banyuwangi Jadi Tersangka

5 Orang Pengeroyok Anggota Perguruan Silat di Banyuwangi Jadi Tersangka

Surabaya
Komnas PA Dampingi Korban Pencabulan Polisi di Surabaya

Komnas PA Dampingi Korban Pencabulan Polisi di Surabaya

Surabaya
Belasan Ribu Lahan Tadah Hujan di Nganjuk Bakal Dilakukan Pompanisasi

Belasan Ribu Lahan Tadah Hujan di Nganjuk Bakal Dilakukan Pompanisasi

Surabaya
Usai ke PDI-P, Bupati Jember Daftar Penjaringan Bacabup ke PKB

Usai ke PDI-P, Bupati Jember Daftar Penjaringan Bacabup ke PKB

Surabaya
Eks Lokalisasi Gunung Sampan di Situbondo Diubah Menjadi Wisata Karaoke

Eks Lokalisasi Gunung Sampan di Situbondo Diubah Menjadi Wisata Karaoke

Surabaya
Harga Gula di Kota Malang Naik Jadi Rp 17.500 Per Kilogram

Harga Gula di Kota Malang Naik Jadi Rp 17.500 Per Kilogram

Surabaya
Mobil Pribadi Terjebak di Sabana Bromo, Begini Aturannya

Mobil Pribadi Terjebak di Sabana Bromo, Begini Aturannya

Surabaya
Makan Korban WNA, Spot Foto di Kawah Ijen Banyuwangi Akhirnya Ditutup

Makan Korban WNA, Spot Foto di Kawah Ijen Banyuwangi Akhirnya Ditutup

Surabaya
Respons Kuasa Hukum Korban Kekerasan atas Bantahan Anak Anggota DPRD Surabaya

Respons Kuasa Hukum Korban Kekerasan atas Bantahan Anak Anggota DPRD Surabaya

Surabaya
Sepekan PDI-P Buka Pendaftaran Pilkada Madiun, Belum Ada yang Ambil Formulir

Sepekan PDI-P Buka Pendaftaran Pilkada Madiun, Belum Ada yang Ambil Formulir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Ribuan Ulat Bulu “Serang” Permukiman di Ponorogo, Warga: Gatal-gatal meski Sudah Mandi

Ribuan Ulat Bulu “Serang” Permukiman di Ponorogo, Warga: Gatal-gatal meski Sudah Mandi

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com