Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertempuran Surabaya: Penyebab, Tokoh, Kronologi, dan Dampak

Kompas.com - 05/08/2022, 21:12 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Pada tanggal 31 Oktober 1945, Brigjen Mallaby yang dikawal oleh Kapten Smith, Kapten Shaw dan Letnan Laughland tiba-tiba ditahan oleh sekelompok pemuda.

Mayor Venugopall disebut melemparkan granat ke arah pemuda sehingga menyulut pertempuran yang menewaskan Brigjen Mallaby.

Meski penyebab tewasnya Brigjen Mallaby saat itu belum dapat dipastikan, namun kejadian itu memicu kecaman Jenderal Christison selaku Komandan Angkatan Perang Inggris di Indonesia.

Kapten Shaw juga mengeluarkan ancaman balasan dengan seluruh kekuatan baik laut, darat, dan udara.

Pada tanggal 9 November 1945, di bawah pimpinan Mayor Jenderal E.C Mansergh, keluar ultimatum yang berisi beberapa poin, yaitu:

  • orang-orang Indonesia harus meletakkan bendera merah putih di atas tanah.
  • para pemuda harus menghadap dengan “angkat tangan” dan dituntut untuk bersedia menandatangani surat menyerah tanpa syarat.
  • wanita dan anak-anak harus meninggalkan kota sebelum pukul 19.00 WIB malam.
  • pribumi diancaman hukuman mati apabila masih membawa senjata setelah pukul 06.00 WIB pada tanggal 10 November 1945 .

Jika ultimatum tidak dipenuhi, maka sekutu akan menyerang Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Gubernur Suryo melalui radio pada pukul 23.00 malam mengumumkan penolakan terhadap ultimatum tersebut.

Tak pelak pada tanggal 10 November 1945 pukul pukul 06.00 WIB pecahlah Pertempuran Surabaya.

Pada Pertempuran Surabaya, dari pihak Indonesia terdapat setidaknya 20.000 tentara serta 100.000 sukarelawan.

Sementara pada pihak Inggris terdapat setidaknya 30.000 tentara yang juga dibantu dengan berbagai peralatan perang seperti tank, kapal perang, serta pesawat tempur.

Pada Pertempuran Surabaya,arek-arek Surabaya dipimpin oleh Bung Tomo yang mengumandangkan pidato berapi-api untuk membangkitkan semangat melawan dan mengusir penjajah dari negara Indonesia.

Dalam pertempuran tersebut, pemuda berhasil mempertahankan Surabaya selama tiga minggu.

Pertempuran Surabaya yang pertama terjadi di Tanjung Perak pada tanggal 10 November 1945 berakhir di Gunung Sari pada tanggal 28 November 1945.

Dampak Pertempuran Surabaya

Dampak negatif dari Pertempuran Surabaya adalah jatuhnya korban sekitar 20.000 rakyat Surabaya yang sebagian besar adalah warga sipil.

Selain itu diperkirakan, sebanyak 150.000 orang terpaksa meninggalkan Kota Surabaya,

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Surabaya
Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Perkuat Manajemen Arus Balik Lebaran, ASN Boleh WFH pada 16-17 April

Surabaya
Ratusan Vila di Songgoriti Kota Batu Sepi Tamu Lebaran, Ketua Paguyuban Tagih Janji Pemkot

Ratusan Vila di Songgoriti Kota Batu Sepi Tamu Lebaran, Ketua Paguyuban Tagih Janji Pemkot

Surabaya
Kronologi Mobil Terbakar di Tol Jombang-Mojokerto Km 689

Kronologi Mobil Terbakar di Tol Jombang-Mojokerto Km 689

Surabaya
Remaja di Situbondo Bacok Tetangganya di Lapangan, Diduga gara-gara Asmara

Remaja di Situbondo Bacok Tetangganya di Lapangan, Diduga gara-gara Asmara

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Sopir Bus AKAP Kedapatan Positif Narkoba, Organda Jatim: Tak Akan Dibela Perusahaan

Sopir Bus AKAP Kedapatan Positif Narkoba, Organda Jatim: Tak Akan Dibela Perusahaan

Surabaya
Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Alun-Alun Kota Batu Meningkat

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Alun-Alun Kota Batu Meningkat

Surabaya
Libur Lebaran, PKL Alun-Alun Kota Batu Mengeluh Pendapatannya Sama seperti Akhir Pekan Biasa

Libur Lebaran, PKL Alun-Alun Kota Batu Mengeluh Pendapatannya Sama seperti Akhir Pekan Biasa

Surabaya
Sopir Bus AKAP Tujuan Lampung Positif Narkoba, Diamankan di Tulungagung

Sopir Bus AKAP Tujuan Lampung Positif Narkoba, Diamankan di Tulungagung

Surabaya
Puncak Arus Balik ke Surabaya dengan Kereta Diprediksi Minggu, Warga Diimbau Segera Pesan Tiket

Puncak Arus Balik ke Surabaya dengan Kereta Diprediksi Minggu, Warga Diimbau Segera Pesan Tiket

Surabaya
Tiga 'Debt Collector' Keroyok dan Peras Nasabah 'Leasing', Saat Ditangkap Sedang Konsumsi Sabu

Tiga "Debt Collector" Keroyok dan Peras Nasabah "Leasing", Saat Ditangkap Sedang Konsumsi Sabu

Surabaya
Banjir di Kediri Surut, Pengungsi Kembali Ke Rumah

Banjir di Kediri Surut, Pengungsi Kembali Ke Rumah

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com