Kompas.com - 03/08/2022, 20:16 WIB

TUBAN, KOMPAS.com - Seorang perempuan penjual kopi bernama Mei Ulansari (30), ditangkap polisi usai mencuri uang di rumah AP (30), Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Aksi perempuan muda yang tinggal di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban itu terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di rumah korban.

Kepala Kepolisian Resor Tuban AKBP Rahman Wijaya mengatakan, aksi pencurian itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB, Minggu (19/7/2022).

Baca juga: 2 Maling Ditangkap Usai Bobol 4 Sekolah di Tuban, Pelaku Ternyata Residivis

Saat itu, pelaku yang bekerja sebagai penjual kopi masuk ke rumah korban yang kondisinya sedang sepi ditinggal bepergian oleh penghuninya.

Pelaku masuk ke teras rumah dan mengintip ke dalam kamar melalui jendela kaca. Setelah melihat kondisi rumah sepi penghuni, pelaku pun langsung masuk ke dalam rumah.

"Pelaku berhasil mengambil uang korban sebesar Rp 1 juta yang tersimpan di almari kamar," kata Rahman saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (3/8/2022).

Namun, pelaku yang berhasil menggondol uang tunai tersebut tidak menyadari aksinya terekam oleh kamera  CCTV yang terpasang di sekitar rumah korban.

Pemilik rumah yang merasa kehilangan uang tunai langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dengan bukti rekaman kamera CCTV.

Selanjutnya, jajaran kepolisian resor Tuban langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga pelakunya tertangkap.

Baca juga: Ditabrak Truk, Mobil Polisi Tercebur ke Sawah Saat Menangani Kecelakaan di Tuban

Rahman menyampaikan, dalam proses penyidikan, pelaku ternyata telah beraksi di lima lokasi di wilayah Tuban dengan sasaran rumah kosong, tempat keramaian, dan toko.

Adapun alasan pelaku nekat mencuri tersebut lantaran terbelit kebutuhan hidup sehari-hari semenjak suaminya tertangkap mencuri dan dipenjara setahun lalu.

"Ngakunya uang hasil curian itu dipakai kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Kini, pelaku diamankan di Mapolres Tuban dan dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa SD di Nganjuk yang Cabuli Adik Kelasnya, Sering Tonton Konten Dewasa

Siswa SD di Nganjuk yang Cabuli Adik Kelasnya, Sering Tonton Konten Dewasa

Surabaya
Siswa Kelas 5 SD Cabuli Siswi Kelas 1 SD di Lapangan Desa Nganjuk

Siswa Kelas 5 SD Cabuli Siswi Kelas 1 SD di Lapangan Desa Nganjuk

Surabaya
Cara Khofifah Promosikan Jatim sebagai Tempat 'Healing' di Medsos, Ini Tanggapan Pengamat

Cara Khofifah Promosikan Jatim sebagai Tempat "Healing" di Medsos, Ini Tanggapan Pengamat

Surabaya
Emak-Emak di Bangkalan Menerobos ke Acara Penandatanganan Kerja Sama Pengelolaan Sampah, Sebut Warga Tidak Butuh

Emak-Emak di Bangkalan Menerobos ke Acara Penandatanganan Kerja Sama Pengelolaan Sampah, Sebut Warga Tidak Butuh

Surabaya
63 Calon Peserta Umrah Gagal Berangkat, Kemenag Jatim: Nanti Diganti Tiket yang Baru

63 Calon Peserta Umrah Gagal Berangkat, Kemenag Jatim: Nanti Diganti Tiket yang Baru

Surabaya
Soal Tuntutan Penambang Pasir Diizinkan Pakai Mesin Sedot, Kapolres Lumajang: Tidak Diperbolehkan

Soal Tuntutan Penambang Pasir Diizinkan Pakai Mesin Sedot, Kapolres Lumajang: Tidak Diperbolehkan

Surabaya
Imbas Video Viral Kucing Mati Diduga Diracun, Warga Bertemu Polisi dan Pemkot Malang

Imbas Video Viral Kucing Mati Diduga Diracun, Warga Bertemu Polisi dan Pemkot Malang

Surabaya
Video Viral 2 Orang Curi Dompet dan Kunci Motor dari Celana Jemaah yang Hendak Shalat di Malang

Video Viral 2 Orang Curi Dompet dan Kunci Motor dari Celana Jemaah yang Hendak Shalat di Malang

Surabaya
Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Tas di Gresik, Polisi: Tersangka Mengaku Hanya Membuang

Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Tas di Gresik, Polisi: Tersangka Mengaku Hanya Membuang

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 29 September 2022 : Pagi Cerah, Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 29 September 2022 : Pagi Cerah, Malam Cerah Berawan

Surabaya
Putusan Banding Kasus Korupsi Tanah Kas Desa di Madiun Lebih Rendah, Kejari Ajukan Kasasi

Putusan Banding Kasus Korupsi Tanah Kas Desa di Madiun Lebih Rendah, Kejari Ajukan Kasasi

Surabaya
Gudang Rongsokan di Kota Madiun Ludes Terbakar

Gudang Rongsokan di Kota Madiun Ludes Terbakar

Surabaya
Kronologi Kebakaran Rumah yang Menewaskan Ibu dan Anak di Lamongan

Kronologi Kebakaran Rumah yang Menewaskan Ibu dan Anak di Lamongan

Surabaya
Stok Vaksin Meningitis di Lumajang Kosong, Jemaah Umrah Terancam Batal Berangkat

Stok Vaksin Meningitis di Lumajang Kosong, Jemaah Umrah Terancam Batal Berangkat

Surabaya
Rumah Terbakar, Ibu dan Anak di Lamongan Ditemukan Tewas Berdampingan

Rumah Terbakar, Ibu dan Anak di Lamongan Ditemukan Tewas Berdampingan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.