Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lambung Kapal Bocor, KLM Arta Jaya Tenggelam di Perairan Masalembu Sumenep

Kompas.com - 20/07/2022, 14:26 WIB
Ach Fawaidi,
Andi Hartik

Tim Redaksi

SUMENEP, KOMPAS.com - Kapal Layar Motor (KLM) Arta Jaya dengan rute Pelabuhan Kalianget menuju Pelabuhan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur, tenggelam di perairan Masalembu, Selasa (19/7/2022).

Lambung kapal dengan berat muatan total 29,65 ton itu bocor dan menyebabkan seluruh badan kapan tenggelam. Sebanyak 10 orang ABK dan nakhoda kapal ditemukan selamat.

"Seluruh ABK dan penumpang selamat, karena pada saat kejadian kebetulan ada nelayan yang melintas. Jadi langsung diselamatkan," kata Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, AKP Widiarti saat dihubungi, Rabu (20/7/2022).

Baca juga: Kapal Berpenumpang 66 Orang Tenggelam di Perairan Tokaka Halmahera Selatan

Widiarti menjelaskan, peristiwa tenggelamnya kapal Arta Jaya itu bermula pada saat mereka bertolak dari Pelabuhan Kalianget dengan tujuan Pelabuhan Pulau Masalembu pada Senin (18/7/2022) sekitar pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, pada Selasa (19/7/2022) sekitar pukul 08.00 WIB, lambung KLM Arta Jaya bocor saat berada di sekitar 13 mil arah selatan Pulau Masalembu atau pada koordinat 5°47.500' LS - 114°24.069' BT.

Baca juga: Kapal Mati Mesin di Perairan Maumere, 5 ABK Asal Sikka Selamat

Melihat kebocoran itu, ABK kemudian melakukan pompa dengan menggunakan dua unit alkon. Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, pompa tidak mampu sehingga air naik ke lambung kapal.

Kemudian, pada pukul 10.30 WIB, sebanyak dua orang ABK dan enam penumpang ditolong oleh perahu nelayan yang kebetulan melintas di dekat area kapal. Nakhoda dan satu orang ABK masih bertahan di atas kapal berjalan berdampingan dengan perahu nelayan.

"Pukul 11.00 WIB karena kapal sudah tidak bisa diselamatkan, maka nakhoda dan ABK mematikan mesin kemudian meninggalkan kapal dan berpindah ke perahu nelayan," kata Widiarti.

Baca juga: Mesin Mati, KLM Kembang Kurma Terombang-ambing di Laut Lepas Selama 35 Jam

"Nakhoda dan tiga orang ABK serta enam orang penumpang tiba di Pelabuhan Masalembu jam 14.00 WIB dalam keadaan selamat," lanjutnya.

Widiarti memastikan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa. Namun, untuk kerugian materiil ditaksir mancapai puluhan juta rupiah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Ribuan Ulat Bulu “Serang” Permukiman di Ponorogo, Warga: Gatal-gatal meski Sudah Mandi

Ribuan Ulat Bulu “Serang” Permukiman di Ponorogo, Warga: Gatal-gatal meski Sudah Mandi

Surabaya
Isa Bajaj Minta Pemkab Pasang CCTV di Alun-alun Magetan Usai Insiden yang Menimpa Anaknya

Isa Bajaj Minta Pemkab Pasang CCTV di Alun-alun Magetan Usai Insiden yang Menimpa Anaknya

Surabaya
Gibran dan Bobby Disebut Akan Terima Satyalencana dari Presiden Jokowi di Surabaya

Gibran dan Bobby Disebut Akan Terima Satyalencana dari Presiden Jokowi di Surabaya

Surabaya
Bendahara PNPM di Magetan Dijebloskan ke Sel

Bendahara PNPM di Magetan Dijebloskan ke Sel

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Maafkan Pria yang Tabrak Anaknya, Isa Bajaj: Dia Tak Sengaja Menyakiti Putri Saya

Maafkan Pria yang Tabrak Anaknya, Isa Bajaj: Dia Tak Sengaja Menyakiti Putri Saya

Surabaya
Pengamat soal Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres: Saatnya Fase Rekonsiliasi

Pengamat soal Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres: Saatnya Fase Rekonsiliasi

Surabaya
5 Kearifan Lokal di Jawa Timur, Ada Upacara Kasada dan Toron

5 Kearifan Lokal di Jawa Timur, Ada Upacara Kasada dan Toron

Surabaya
Jasa Tur di Surabaya Dilaporkan karena Dugaan Penipuan, Total Kerugian Rp 166 Juta

Jasa Tur di Surabaya Dilaporkan karena Dugaan Penipuan, Total Kerugian Rp 166 Juta

Surabaya
RSUD dr. Iskak Tulungagung Tangani Bayi Kembar Siam Dempet Pantat

RSUD dr. Iskak Tulungagung Tangani Bayi Kembar Siam Dempet Pantat

Surabaya
Heboh Puluhan Sapi di Nganjuk Mati Mendadak, Diduga Keracunan

Heboh Puluhan Sapi di Nganjuk Mati Mendadak, Diduga Keracunan

Surabaya
Dilaporkan Kasus Penganiayaan, Anak DPRD Surabaya Penuhi Panggilan Polisi

Dilaporkan Kasus Penganiayaan, Anak DPRD Surabaya Penuhi Panggilan Polisi

Surabaya
Mobil Pikap Terbalik di Lamongan Usai Tabrak Median Jalan, Motor dan Warung

Mobil Pikap Terbalik di Lamongan Usai Tabrak Median Jalan, Motor dan Warung

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com