Bawa Uang Tunai Rp 150 Juta Dalam Jeriken, Seorang Jemaah Calon Haji Asal Tulungagung Diperiksa

Kompas.com - 09/06/2022, 17:07 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Uang tunai sebesar Rp 150 juta ditemukan dalam tas seorang jemaah calon haji kloter 9 asal Tulungagung saat pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (9/6/2022). Uang tersebut terbungkus rapi di dalam jeriken yang berisi beras.

Bawaan jemaah calon haji tersebut terdeteksi mesin x-ray saat pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo dan diperiksa oleh Petugas Bea Cukai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya.

Petugas pun memanggil jemaah pemilik koper untuk diperiksa dan meminta untuk membongkar jeriken tersebut.

Baca juga: 2 Calon Jemaah Haji Asal Pacitan Tertunda Berangkat karena Positif Covid-19

"Ternyata ada uang tunai pecahan Rp 100.000 yang dibungkus rapi ada di dalam jeriken. Pemiliknya bilang uang itu milik jemaah lainnya yang tergabung dalam satu KBIH," kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, kepada wartawan.

Menurut Husnul, uang tunai tersebut tidak boleh dibawa ke luar negeri karena melanggar peraturan Bank Indonesia.

Baca juga: Pesan Wapres Saat Lepas Keberangkatan Jemaah Calon Haji Kloter 1 Embarkasi Surabaya

Menurutnya, berdasarkan Peraturan Bank Indonesia nomor 4/8/PBI/2002 tentang persyaratan dan tata cara membawa uang rupiah keluar dan masuk wilayah pabean Republik Indonesia, maka setiap orang yang membawa uang tunai rupiah lebih dari Rp 100 juta ke luar negeri harus mendapatkan izin dari BI.

Setelah jemaah tersebut diberi edukasi dan diberi surat pengantar, uang tersebut akhirnya bisa dibawa ke Arab Saudi.

"Kita sudah upayakan untuk beri surat pengantar agar uangnya bisa dibawa," ujarnya.

Total, terdapat 38 kloter dengan 16.967 calon jemaah haji yang akan diterbangkan melalui Embarkasi Surabaya. Mereka berasal dari 38 kabupaten atau kota se-Jatim, ditambah jemaah asal Bali, Nusa Tenggara Timur, Palembang, serta petugas kloter.

Rinciannya, dari seluruh kabupaten atau kota se-Jatim sebanyak 16.087 orang, dari Bali 318 orang, NTT 291 orang, Palembang 119 orang, serta petugas kloter 152 orang.

Kedatangan jemaah haji kloter pertama dijadwalkan tiba pada 15 Juli 2022 dan kloter terakhir masuk Asrama Haji pada 14 Agustus 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

Surabaya
Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Surabaya
Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Surabaya
Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Surabaya
Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Surabaya
Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Surabaya
Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Surabaya
Murid-murid Madrasah Probolinggo Gelar Shalat Gaib bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Murid-murid Madrasah Probolinggo Gelar Shalat Gaib bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Presiden Arema FC: Kami Terima Sanksi Apa Pun dan Akan Kooperatif...

Presiden Arema FC: Kami Terima Sanksi Apa Pun dan Akan Kooperatif...

Surabaya
Komdis PSSI Lakukan Investigasi Buntut Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Suporter

Komdis PSSI Lakukan Investigasi Buntut Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Suporter

Surabaya
Ketika Suporter Bola Bertaruh Nyawa usai Ditembaki Gas Air Mata

Ketika Suporter Bola Bertaruh Nyawa usai Ditembaki Gas Air Mata

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.