Kompas.com - 20/05/2022, 18:26 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas antara minibus dengan truk terjadi di Jalur Pantura Lamongan-Gresik, tepatnya di Jalan Raya Desa Mandepo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur.

Akibatnya delapan orang mengalami luka-luka.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan, tabrakan terjadi antara minibus Isuzu Elf nomor polisi K 7071 OD yang dikemudikan M Nur Aziz Saputra (22) dan ditumpangi warga asal Tuban, dengan truk colt diesel nomor polisi S 9532 UF yang dikemudikan Debby Agus Fambudi (28) yang juga warga Tuban.

Baca juga: Akses Jalan Ditutup Seng, Penghuni 6 Rumah di Gresik Merasa Terisolasi

"Jenis laka lantas depan samping, kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB," ujar Suharto, saat dikonfirmasi, Jumat (20/5/2022).

Suharto menjelaskan, minibus Isuzu Elf tersebut berisi tujuh orang penumpang.

Sesampai di lokasi kejadian, minibus yang berjalan dari arah barat menuju ke timur tersebut bertabrakan dengan truk colt diesel, yang melaju dari arah sama.

"Pengemudi kendaraan minibus kurang memperhatikan arah depan, dengan mengambil haluan terlalu ke kanan, sehingga berbenturan (bertabrakan) dengan truk colt diesel. Faktor manusia, kurang hati-hati," kata Suharto.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Karawang, Sopir Elf Ditetapkan sebagai Tersangka

Ketujuh penumpang minibus diketahui atas nama Fania Cahyani Dewi Riyanti (20), Menik Nuryanti (37), Riyanto (41), Santi Ningsih (41), Aninda Ayu Dewi Wianti (14), Nur Intan Fahmi Azis (28) dan Hartini (57).

Semuanya mengalami luka-luka imbas tabrakan yang terjadi.

"Tidak ada korban jiwa. Tujuh penumpang sekaligus pengemudi minibus terluka," ucap Suharto.

Pengemudi minibus mengalami luka ringan pada bagian kaki dan wajah, sementara Fania terluka di kaki dan tangan, Menik mengalami luka di bagian punggung dan kepala, Riyanto terluka di kaki, Santi mengalami luka di bagian tangan dan kepala, Aninda terluka di bagian kepala dan kaki, Nur Intan terluka di dahi, sementara Hartini mengalami luka di bagian rahang.

"Semua korban yang terluka sudah mendapat perawatan," tutur Suharto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Surabaya
Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Surabaya
Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Surabaya
Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Surabaya
Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri 'Family Gathering'

Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri "Family Gathering"

Surabaya
Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Surabaya
Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Surabaya
Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Surabaya
Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Surabaya
Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Surabaya
Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Surabaya
Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Surabaya
Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.