Kompas.com - 17/05/2022, 14:28 WIB

SUMENEP, KOMPAS.com - Satu desa di pesisir Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dilanda banjir rob, Selasa (17/5/2022) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kendati tak menimbulkan kerugian materil, sejumlah warga sempat kesulitan melakukan aktivitas. Sebab, air laut sempat masuk ke rumah-rumah warga hingga ketinggian sekitar 30 sentimeter.

"Beberapa dari kami (warga) bahkan harus memindahkan barang-barang agar aman dari genangan air," kata Sulhan, salah satu warga Desa Kertasada, Kalianget, saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Identitas Mayat di Pantai Sumenep Diketahui, Terungkap dari Pakaian dan Gigi Palsu

Sulhan menyebut, peristiwa banjir rob di pesisir Desa Kertasada, Kalianget, sejatinya bukan kali ini saja terjadi. Selama tahun 2022, banjir rob sudah berulang kali terjadi sejak Januari lalu.

Ia berharap, tak ada banjir rob susulan yang melanda Desa Kertasada Kalianget dan sekitarnya. Dengan begitu, warga bisa melakukan aktivitas dengan normal.

"Semoga tidak ada (banjir rob) susulan, aktivitas kami juga bisa kembali normal," tuturnya.

Baca juga: Waspada, Kepri Berpotensi Banjir Rob atau Banjir Pesisir hingga Kamis

Warga diminta waspada

Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor (Polres) Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, banjir rob terparah yang melanda Desa Kertasada Kalianget terjadi di Dusun Boom Kalianget Sumenep.

Kendati begitu, ia menegaskan tak ada korban jiwa ataupun kerugian materil yang terjadi akibat banjir rob tersebut.

"Jumlah kerugian materil nihil dan korban jiwa nihil. Sampai saat ini situasi dalam keadaan aman dan kondusif," kata Widiarti saat dihubungi terpisah.

Pihaknya sudah terjun ke lokasi untuk memberikan imbauan kepada warga agar lebih waspada mengantisipasi adanya banjir rob susulan.

Baca juga: 16 Kerangka Berserakan Usai Banjir Rob Terjang Pemakaman di Seram

Selain itu, warga juga diimbau untuk selalu berhati-hati terkait penempatan jalur listrik untuk menghindari korsleting.

"Prakiraan terjadinya banjir rob telah diprediksi oleh BMKG Tanjung Perak Surabaya untuk pesisir Kalianget terjadi tanggal 16 hingga 18 Mei 2022," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hilang 6 Hari di Hutan, Kakek Boimin Ditemukan Bersandar di Pohon Dalam Kondisi Lemas

Hilang 6 Hari di Hutan, Kakek Boimin Ditemukan Bersandar di Pohon Dalam Kondisi Lemas

Surabaya
Tak Punya TV, Orangtua Farel Prayoga Nonton Anaknya Tampil di Istana lewat YouTube

Tak Punya TV, Orangtua Farel Prayoga Nonton Anaknya Tampil di Istana lewat YouTube

Surabaya
Sindikat Judi Togel Dibongkar di Sumenep, 5 Pelaku Diringkus

Sindikat Judi Togel Dibongkar di Sumenep, 5 Pelaku Diringkus

Surabaya
Selidiki Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana, Kejari Lumajang Surati Irjen Kementan

Selidiki Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana, Kejari Lumajang Surati Irjen Kementan

Surabaya
Cabuli Bocah SD di Semak-semak, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Cabuli Bocah SD di Semak-semak, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Surabaya
Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Surabaya
Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Surabaya
Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Surabaya
Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Surabaya
Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Surabaya
Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Surabaya
Lapas Lumajang 'Overload', Bupati: Masih Layak Huni

Lapas Lumajang "Overload", Bupati: Masih Layak Huni

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.