Kecelakaan Avanza Vs Mitsubishi Strada di Tuban Tewaskan 2 Orang, 4 Lainnya Luka

Kompas.com - 28/03/2022, 11:16 WIB

TUBAN, KOMPAS.com - Sebuah mobil Toyota Avanza berpenumpang empat orang terlibat kecelakaan dengan mobil Mistubishi Strada di Jalan Parengan-Jatirogo, Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (27/3/2022).

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal di lokasi kejadian dan empat orang lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bojonegoro.

Korban meninggal merupakan penumpang mobil Toyota Avanza bernama Syaiful Anshori (36) asal Desa Sekaran, Lamongan dan Rahmat Hidayat (39) warga Kelurahan Cipinang Baru, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Baca juga: Seorang Pekerja Jatuh dan Tewas Saat Perbaiki Baliho Milik Disperindag Tuban, Diduga Tersengat Listrik

Sedangkan empat orang yang harus menjalani perawatan medis adalah Dede Setiawan (35), Muhammad Jafir Al Anshori, asal Desa Sekaran, Kabupaten Lamongan, dan pengendara mobil Mitsubishi Strada bernama Soehadi Moeljono (62), Anik Muspiah (59), warga Jalan Setia Budi, Kelurahan Klangon, Kecamatan Kota Bojonegoro.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyono mengatakan, kecelakaan tersebut berawal saat mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi AG 1970 OE yang dikendarai Dede Setiawan melaju dari arah barat ke timur.

Diperkirakan saat kejadian, sopir kurang konsentrasi sehingga mobil tersebut masuk ke lajur kanan dan menabrak mobil Mitsubishi Strada dengan nomor polisi S 8204 AB dari arah berlawanan.

"Pengemudi kendaraan Toyota Avanza diduga kurang berhati-hati dan tidak penuh konsentrasi sehingga mengakibatkan kecelakaan dan menewaskan dua orang," kata Eko saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Personel D’Masiv Alami Kecelakaan di Situbondo, Mobil Tabrak Tiang, Ini Kronologinya

Petugas kepolisian yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi para korban untuk dibawa ke rumah sakit di Bojonegoro.

Selain itu, petugas Satlantas Polres Tuban juga mengevakuasi kedua mobil yang terlibat tabrakan tersebut ke tempat yang lebih aman agar tidak terjadi kemacetan.

"Dengan kejadian ini kami harapkan pengemudi lebih berhati-hati, kalau ngantuk jangan dipaksakan untuk menyetir, lebih baik istirahat," tuturya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harapan Pelatih Arema FC usai Kerusuhan Mengguncang Kanjuruhan

Harapan Pelatih Arema FC usai Kerusuhan Mengguncang Kanjuruhan

Surabaya
Duka Seorang Ayah Saat Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan: Entah Kenapa Malam Itu Saya Tak Bisa Tidur

Duka Seorang Ayah Saat Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan: Entah Kenapa Malam Itu Saya Tak Bisa Tidur

Surabaya
Perjuangan Mukid Mencari Sahabat di Tengah Kepungan Gas Air Mata

Perjuangan Mukid Mencari Sahabat di Tengah Kepungan Gas Air Mata

Surabaya
3 Sumber Sejarah Kerajaan Kanjuruhan

3 Sumber Sejarah Kerajaan Kanjuruhan

Surabaya
AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

Surabaya
Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Surabaya
Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Surabaya
Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Surabaya
Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Surabaya
Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Surabaya
Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.