Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/03/2022, 12:37 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur telah berkumpul di frontage depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya untuk melakukan unjuk rasa, Kamis (24/3/2022).

Massa aksi terlihat long march di Jalan Ahmad Yani, dari arah utara ke selatan. Setelah berjalan sekitar 2 kilometer, massa aksi kembali putar balik karena mendapatkan kabar bahwa Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan datang ke kantor Dishub Jatim.

Humas Frontal, Daniel Lukas Rorong menyebutkan, massa aksi kembali lagi ke titik kumpul pertama, atau ke depan kantor Dishub Jatim karena di dalam kantor tersebut telah datang Dirjen Perhubungan Darat.

Baca juga: Besok, Driver Ojol Demo Besar-besaran di Surabaya, Hindari Titik Lokasi Ini

"Kami balik ke Dishub Jawa timur karena ada info Dirjen Hubdar datang," ucap Daniel kepada Kompas.com di lokasi aksi, Kamis.

Ribuan pengemudi ojol itu menggelar aksi demonstrasi dengan tetap mengenakan atributnya saat bekerja.

Mereka juga membawa poster berisi tuntutan aksi. Salah satunya adalah poster bertuliskan 'Evaluasi Biaya Tambahan yang Diberlakukan oleh Aplikasi Saat Ini'. Ada juga poster yang bertuliskan 'Gara-gara Ongkosan 6.400 Aku Nggak Sido Rabi' (Gara-gara ongkos 6.400 aku tidak jadi menikah).

Baca juga: Sidak Pasar Wonokromo Surabaya, Kapolda Jatim: Pedagang Minta Stok Minyak Goreng Curah Ditambah

Daniel mengatakan, aksi ribuan pengemudi ojek online itu menuntut empat hal. Pertama, mereka menuntut implementasi Peraturan Menteri Perhubungan nomor 12 tahun 2021 dan Keputusan Menteri Perhubungan nomor 348.

"Hadirkan Menteri Perhubungan atau Dirjen Perhubungan Darat di Surabaya saat aksi untuk implementasi PM 12 dan KP 348, ini sepertinya sudah dihadirkan," katanya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Samanhudi Ditangkap di Pusat Olahraga Blitar, Warga Sekitar Lokasi: Kami Tak Tahu

Samanhudi Ditangkap di Pusat Olahraga Blitar, Warga Sekitar Lokasi: Kami Tak Tahu

Surabaya
Air Sumur di Tuban Tiba-tiba Berubah Jadi Merah, Warga: Jadi Takut Menggunakannya...

Air Sumur di Tuban Tiba-tiba Berubah Jadi Merah, Warga: Jadi Takut Menggunakannya...

Surabaya
Mantan Wali Kota Blitar Sebut Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso Bukan Aksi Balas Dendam

Mantan Wali Kota Blitar Sebut Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso Bukan Aksi Balas Dendam

Surabaya
Kapolres Lumajang ke Warga: Whatsapp Langsung ke Saya, 10 Menit Ditindaklanjuti

Kapolres Lumajang ke Warga: Whatsapp Langsung ke Saya, 10 Menit Ditindaklanjuti

Surabaya
Baru Bebas 3 Bulan dari Penjara, Mantan Wali Kota Blitar Jadi Tersangka Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso

Baru Bebas 3 Bulan dari Penjara, Mantan Wali Kota Blitar Jadi Tersangka Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso

Surabaya
Ditetapkan Tersangka, Mantan Wali Kota Blitar Diduga Jadi Otak Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso

Ditetapkan Tersangka, Mantan Wali Kota Blitar Diduga Jadi Otak Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso

Surabaya
Bertemu di Lapas, Samanhudi Beri Informasi Kondisi Rumdin Wali Kota Blitar ke Perampok

Bertemu di Lapas, Samanhudi Beri Informasi Kondisi Rumdin Wali Kota Blitar ke Perampok

Surabaya
Mantan Wali Kota Blitar Jadi Tersangka Aksi Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso

Mantan Wali Kota Blitar Jadi Tersangka Aksi Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso

Surabaya
Rumah di Gresik Ludes Terbakar, Proses Pemadaman Sempat Terkendala

Rumah di Gresik Ludes Terbakar, Proses Pemadaman Sempat Terkendala

Surabaya
Sidang Tragedi Kanjuruhan, Hakim Tolak Eksepsi 3 Terdakwa Polisi

Sidang Tragedi Kanjuruhan, Hakim Tolak Eksepsi 3 Terdakwa Polisi

Surabaya
Pemkot Surabaya Diminta Serius Cegah Pernikahan Dini karena Picu Anak Putus Sekolah

Pemkot Surabaya Diminta Serius Cegah Pernikahan Dini karena Picu Anak Putus Sekolah

Surabaya
Pemkab Lumajang Sebut Pelaku UMKM Bisa Ajukan Pinjaman Modal Tanpa Bunga

Pemkab Lumajang Sebut Pelaku UMKM Bisa Ajukan Pinjaman Modal Tanpa Bunga

Surabaya
Rekening Penjual Burung yang Diblokir atas Permintaan KPK Akhirnya Dibuka, Pihak Bank Minta Maaf

Rekening Penjual Burung yang Diblokir atas Permintaan KPK Akhirnya Dibuka, Pihak Bank Minta Maaf

Surabaya
Imigrasi Malang Imbau Calon Jemaah Haji Segera Ajukan Penerbitan Paspor

Imigrasi Malang Imbau Calon Jemaah Haji Segera Ajukan Penerbitan Paspor

Surabaya
Pengunjung Ranupane dan Ranu Regulo Lumajang Diharuskan Menanam Pohon Sebelum Pulang

Pengunjung Ranupane dan Ranu Regulo Lumajang Diharuskan Menanam Pohon Sebelum Pulang

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.