Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bocah 2 Tahun yang Selamat Saat Ritual di Jember Ternyata Anak Pemimpin Kelompok, Ibu dan Kakak Ikut Tewas

Kompas.com - 16/02/2022, 08:20 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Bocah 2 tahun selamat saat ritual maut yang menewaskan 11 orang di Pantai Payangan, Kabupaten Jembe, pada Minggu (13/2/2022).

Belakangan bocah 2 tahun itu diketahui bernama Nuriya Fifa Kirana, anak dari pemimpin kelompok Tunggal Jati Nusantara, Nur Hasan, dengan istri keduanya, Ida (33).

Namun, Ida dan anak dari pernikahan sebelumnya, Pinkan yang berusia 13 tahun, ikut tewas dalam ritual tersebut.

Saat ritual digelar, Nuriya berada jauh dari bibir pantai dan berhasil diselamatkan salah satu peserta ritual.

Baca juga: Seandainya Tahu Mas Febri Ikut Ritual, Jelas Aku Larang

Sementara ibu dan kakak tirinya yang mengikuti ritual terseret ombak besar dan ditemukan tewas.

Diduga kuat, Ida dan anaknya Pinkan sudah masuk dalam anggota Tunggal Jati Nusantara karena mereka sudah beberapa kali mengikuti ritual yang diadakan Hasann.

Selama ini Ida tinggal bersama anaknya tinggal di dekat Terminal Tawangalun, tepatnya di Dusun Gayam, Desa Kaliwining, Kecamatan, Rambipuji, Jember.

Sementara Hasan tinggal bersama istri pertama dan ibunya di Dusun Botosari, Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, Jember.

Baca juga: Istri Muda dan Anak Tiri Pimpinan Tunggal Jati Nusantara Ikut Tewas Saat Ritual Maut di Pantai Payangan Jember

Diyakini kuat, di rumah itulah Hasan membuka praktik paranormal.

"Pak Hasan sama istrinya ketemu ketika kerja di Malaysia," kata Budi Harto, Sekretaris Desa Dukuh Mencek, dikutip dari Tribun Jember.

Kasat Polairud Polres Jember AKP M Nai membenarkan adanya anak kecil yang ikut dalam kegiatan itu. Namun, sang anak tidak sampai ikut ritual hingga ke laut selatan.

“Dia tidak ikut seperti yang lain, ada di pinggir,” kata Nai kepada Kompas.com via telepon, Senin (14/2/2022).

Menurut Nai, anak tersebut dibawa oleh ibunya untuk mengikuti kegiatan bersama 23 orang lainnya.

Nai menegaskan bahwa anak tersebut hanya menyaksikan dari pinggir pantai.

Baca juga: Anak 2 Tahun Selamat dari Ritual Maut di Pantai Payangan Jember

“Dia hanya ikut saja menyaksikan,” tambah dia.

Ia juga membenarkan bahwa korban anak-anak yang tewas bernama Pinkan (13), anak tiri ketua kelompok Tunggal Jati Nusantara.

Menurutnya, ibu Pinkan ditemukan tewas terseret arus saat ikut ritual.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Bagus Supriadi | Editor : Priska Sari Pratiwi), Tribun Jatim

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Surabaya
Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Surabaya
Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Surabaya
Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Surabaya
Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Surabaya
Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Surabaya
Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Surabaya
Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Surabaya
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Surabaya
42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Surabaya
Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Surabaya
Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Surabaya
Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Surabaya
Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Surabaya
Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com