Kompas.com - 26/01/2022, 19:56 WIB
Kapolres Tuban, AKBP Darman saat merilis hasil pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Tuban, termasuk kasus investasi bodong. KOMPAS.COM/HAMIMKapolres Tuban, AKBP Darman saat merilis hasil pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Tuban, termasuk kasus investasi bodong.

TUBAN, KOMPAS.com - Polres Tuban, Jawa Timur, masih mengembangkan kasus dugaan investasi bodong jaringan tersangka utama, Samudra Zahrotul Bilad (21), mahasiswi asal Lamongan pemilik tunggal investasi bodong "Invest Yuk"

Kapolres Tuban AKBP Darman mengatakan, pihaknya saat ini masih memeriksa satu orang reseller investasi bodong Lamongan di Tuban yang telah memenuhi unsur tersangka. 

Namun pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti lainnya untuk memperkuat penetapan tersangka. 

"Dan dalam waktu dekat ini akan kita naikkan menjadi tersangka," ujar Darman kepada Kompas.com, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Kisah Pilu Korban Investasi Bodong Lamongan, Rugi Rp 27 Juta dan Hendak Diceraikan oleh Suami

Darman menuturkan, sebelumnya sudah ada satu orang reseller investasi bodong di Tuban berinisial F yang ditetapkan tersangka usai penyidik memeriksa puluhan saksi sekaligus korban investasi bodong.

"Tersangka F sudah ditahan di Mapolres Tuban mulai kemarin," kata Darman.

Dia meminta masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok investasi agar segera melapor untuk mempermudah proses penyelidikan dan menghitung jumlah kerugian oleh pihak kepolisian.

"Warga yang menjadi korban jangan takut, silahkan melaporkannya ke polisi," ungkapnya.

Baca juga: 2 Pelajar di Lamongan Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Sebelumnya, sebanyak 47 orang korban penipuan berkedok investasi di Kabupaten Tuban telah mendatangi Mapolres Tuban untuk melaporkan dua orang reseller investasi.

"Sebanyak 47 orang korban yang sudah melapor, mereka melaporkan dua orang reseller. 1 sudah kita tahan yakni FZ dan satu masih proses penyidikan," terangnya.

Darman menghimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan investasi yang menawarkan keuntungan yang tidak wajar seperti pada umumnya.

"Kita imbau masyarakat agar jangan muda percaya dan mudah tergiur dengan tawaran keuntungan investasi," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hewan Ternak di 2 Kecamatan Suspek PMK, Pemkot Surabaya Terapkan 'Lockdown' Wilayah

Hewan Ternak di 2 Kecamatan Suspek PMK, Pemkot Surabaya Terapkan "Lockdown" Wilayah

Surabaya
2 Siswi di Bangkalan Alami Pelecehan Seksual hingga Nekat Loncat dari Angkot, Ini Kronologinya

2 Siswi di Bangkalan Alami Pelecehan Seksual hingga Nekat Loncat dari Angkot, Ini Kronologinya

Surabaya
Berkah Lebaran di Kampung Tahu Kediri, Penjualan Meningkat hingga Perajin Kehabisan Stok

Berkah Lebaran di Kampung Tahu Kediri, Penjualan Meningkat hingga Perajin Kehabisan Stok

Surabaya
Kejari Gresik Kumpulkan Data Terkait Dugaan Pungli Pelantikan Kades Serentak

Kejari Gresik Kumpulkan Data Terkait Dugaan Pungli Pelantikan Kades Serentak

Surabaya
Antisipasi PMK, Pemkab Didesak 'Lockdown' Pasar Hewan di Lumajang

Antisipasi PMK, Pemkab Didesak "Lockdown" Pasar Hewan di Lumajang

Surabaya
Sempat Sembuh dari PMK, Seekor Sapi di Lumajang Ditemukan Mati

Sempat Sembuh dari PMK, Seekor Sapi di Lumajang Ditemukan Mati

Surabaya
Diduga Depresi karena Digugat Cerai Istri, Pria Ini Coba Bunuh Diri di Pusat Perbelanjaan

Diduga Depresi karena Digugat Cerai Istri, Pria Ini Coba Bunuh Diri di Pusat Perbelanjaan

Surabaya
Pasar Hewan di Kota Batu Ditutup Mulai Hari Ini

Pasar Hewan di Kota Batu Ditutup Mulai Hari Ini

Surabaya
Zero Kasus Covid-19, Bupati Lamongan Antusias Sambut Kebijakan Pelonggaran Masker di Ruang Terbuka

Zero Kasus Covid-19, Bupati Lamongan Antusias Sambut Kebijakan Pelonggaran Masker di Ruang Terbuka

Surabaya
Sopir Angkot yang Diduga Culik 2 Siswi SMA Bangkalan ke Surabaya Ditangkap

Sopir Angkot yang Diduga Culik 2 Siswi SMA Bangkalan ke Surabaya Ditangkap

Surabaya
Mengaku Pejabat Inspektorat Jember, Pria Ini Tipu Warga yang Punya Masalah

Mengaku Pejabat Inspektorat Jember, Pria Ini Tipu Warga yang Punya Masalah

Surabaya
Pengakuan Pengantin Pria yang Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Hari Pernikahan: Tidak Tega, tapi...

Pengakuan Pengantin Pria yang Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Hari Pernikahan: Tidak Tega, tapi...

Surabaya
Warga Boleh Lepas Masker di Ruang Terbuka, Bupati Kediri: Kalau Dalam Ruangan Wajib Pakai

Warga Boleh Lepas Masker di Ruang Terbuka, Bupati Kediri: Kalau Dalam Ruangan Wajib Pakai

Surabaya
3 Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo Dipindahkan ke Surabaya

3 Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo Dipindahkan ke Surabaya

Surabaya
Polisi Sebut Banyak Penumpang Tidur Saat Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo

Polisi Sebut Banyak Penumpang Tidur Saat Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.