Kompas.com - 26/01/2022, 12:05 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mencatat, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jatim sebanyak 977 kasus, 17 kasus di antaranya meninggal dunia.

Data itu terhitung sejak 1 sampai 24 Januari 2022. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama.

"Jumlah penderita DBD pada Bulan Januari 2022, 977 kasus, mengalami peningkatan jika dibandingkan pada Bulan Januari 2021, yakni 668 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Erwin Astha Triyono saat dikonfirmasi, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Sederet Temuan Kasus Omicron di Jawa Timur, Tulari Tetangga hingga Ada 9 Orang Terinfeksi dalam 1 Klaster

Erwin mengatakan, jumlah penderita DBD tertinggi hingga 24 Januari berada di lima daerah, yakni Bojonegoro dengan 112 kasus, Nganjuk 72 kasus, Kabupaten Malang 66 kasus, dan Ponorogo serta Sidoarjo masing-masing 53 kasus.

"Sedangkan jumlah kematian DBD tertinggi hingga 24 Januari yaitu Pamekasan tiga orang, Bojonegoro dan Nganjuk masing-masing dua orang, serta Bangkalan dan Kabupaten Kediri masing-masing satu orang," ujar Erwin.

Dia menyampaikan, seluruh pemerintah di daerah Jatim juga harus memberikan perhatian pada pencegahan dan penanganan DBD, meskipun seluruh pihak sedang fokus pada pengendalian Covid-19, khususnya varian Omicron. 

Erwin meminta, upaya preventif harus ditingkatkan supaya kasus DBD tidak sampai membludak. 

"Preventif dan promotif jauh lebih efektif terkait dengan penanganan DBD, dalam hal ini menguras, menutup dan mengubur (3M), itu menjadi kunci. Jangan sampai kasusnya membludak atau meningkat," ujar dia.

Baca juga: 129 Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia Tiba di Jatim, Khofifah: Kami Siap Memfasilitasi Mereka

Kemudian, sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan. Sebab bagaimanapun, faktor utama pemicu seseorang terjangkit DBD adalah nyamuk. 

"Sehingga ke depan, edukasi ke masyarakat terkait 3M menjadi yang terbaik, kemudian dimaksimalkan penggunaan fogging atau abate tapi sesuai indikasi," ucap Erwin.

Erwin melanjutkan, fogging atau pengasapan bisa dilakukan pada saat ada pasien sehingga fogging dapat membunuh nyamuk dewasa. Sedangkan pemberian abate untuk nyamuk atau jentiknya.

"Itu kira-kira ke depan yang perlu kita tekankan," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 30 Juni 2022 : Cerah dari Pagi hingga Sore

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 30 Juni 2022 : Cerah dari Pagi hingga Sore

Surabaya
Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri, Dinsos Pastikan Korban Dapat Pendampingan

Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri, Dinsos Pastikan Korban Dapat Pendampingan

Surabaya
Terima 3.100 Dosis Vaksin PMK, Pemkab Tuban Mulai Suntik Ternak Warga

Terima 3.100 Dosis Vaksin PMK, Pemkab Tuban Mulai Suntik Ternak Warga

Surabaya
Soal Penertiban Bangunan di Sekitar Rel Kereta, Ini Saran Ketua DPRD Kota Malang

Soal Penertiban Bangunan di Sekitar Rel Kereta, Ini Saran Ketua DPRD Kota Malang

Surabaya
Mangkir dari Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Menghilang

Mangkir dari Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Menghilang

Surabaya
Tabrak Truk Mogok, Seorang ASN di Tuban Tewas, Istrinya Terluka

Tabrak Truk Mogok, Seorang ASN di Tuban Tewas, Istrinya Terluka

Surabaya
Kunjungi Remaja Disabilitas yang Jadi Korban Pemerkosaan di Surabaya, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Kunjungi Remaja Disabilitas yang Jadi Korban Pemerkosaan di Surabaya, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Surabaya
Zona Merah PMK, Pemkab Lumajang Terapkan Karantina Wilayah Hewan Ternak

Zona Merah PMK, Pemkab Lumajang Terapkan Karantina Wilayah Hewan Ternak

Surabaya
Satgas Covid-19 Desa di Lumajang Berubah Jadi Satgas PMK, Ini Tugasnya

Satgas Covid-19 Desa di Lumajang Berubah Jadi Satgas PMK, Ini Tugasnya

Surabaya
Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Sidoarjo Ditangkap, Ini Kata Polisi

Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Sidoarjo Ditangkap, Ini Kata Polisi

Surabaya
5.000 Ternak di Pamekasan Terjangkit PMK, Peternak: Banyak Sapi Warga yang Tidak Didata

5.000 Ternak di Pamekasan Terjangkit PMK, Peternak: Banyak Sapi Warga yang Tidak Didata

Surabaya
Jadi Tolok Ukur Keberhasilan, KPU Kota Malang Targetkan Partisipasi Pemilih 100 Persen pada Pemilu 2024

Jadi Tolok Ukur Keberhasilan, KPU Kota Malang Targetkan Partisipasi Pemilih 100 Persen pada Pemilu 2024

Surabaya
Jelang Idul Adha, Pemkab Lumajang Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Aman

Jelang Idul Adha, Pemkab Lumajang Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Aman

Surabaya
Dihapus pada 2023, Honorer Pemkab Madiun Diusulkan Diangkat Jadi PPPK

Dihapus pada 2023, Honorer Pemkab Madiun Diusulkan Diangkat Jadi PPPK

Surabaya
Viral, Video Cakades di Lamongan Hamburkan Uang ke Jalan, Warga Berebutan Mengambil

Viral, Video Cakades di Lamongan Hamburkan Uang ke Jalan, Warga Berebutan Mengambil

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.