Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 RSUD Soegiri Lamongan Dibebastugaskan Sementara

Kompas.com - 20/01/2022, 18:00 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Seiring menurunnya angka kematian pasien Covid-19 di Lamongan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soegiri membebastugaskan tim khusus pemulasaraan jenazah pasien Covid-19.

Humas RSUD dr Soegiri Lamongan Tadi mengatakan, tim khusus pemulasaraan jenazah tersebut dibentuk saat angka penularan dan kematian pasien Covid-19 meningkat di Lamongan beberapa wakt lalu.

Baca juga: Korban Investasi Bodong oleh Mahasiswi di Lamongan Bertambah 4 Orang

Tim khusus itu terdiri dari tujuh petugas yang merupakan karyawan di lingkungan RSUD dr Soegiri.

"Karena sudah tidak ada pasien yang tutup usia disebabkan Covid-19 (di Lamongan), jadi tim pemulasaraan dikembalikan ke fungsi awal mereka," ujar Tadi di Lamongan, Kamis (20/1/2022).

Tadi menjelaskan, langkah yang dilakukan ini bukan berarti meniadakan tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19.

Hanya saja, RSUD Soegiri mengembalikan tujuh petugas itu kepada jabatan sebelum didapuk sebagai tim khusus pemulasaraan.

"Mereka ini kan karyawan di sini. Jadi bisa difungsikan kembali jika dibutuhkan. Kami tidak mau lengah, tetap disiagakan," kata Tadi.

Turunnya angka penularan Covid-19 di Lamongan juga mempengaruhi keterisian ruang perawatan khusus pasien Covid-19 di RSUD dr Soegiri.

"Total ada delapan tempat tidur di ruang transisi itu, sekarang syukur jarang ditempati. Saya rasa ini baik. Tapi tetap saja, kita akan optimal dan melakukan pelayanan sebaik mungkin (bila ada pasien masuk)," kata Tadi.

Tadi menambahkan, kendati tim pemulasaraan jenazah Covid-19 telah dibebastugaskan sejak November 2021, jajaran RSUD dr Soegiri tetap siaga.

Baca juga: Banjir Luapan Bengawan Njero Rendam 26 Desa di Lamongan

Termasuk menjaga kesiapan mengantisipasi masuknya varian Omicron yang telah ditemukan di beberapa kota atau kabupaten di Indonesia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lamongan, terdapat tiga pasien Covid-19 di Lamongan hingga Rabu (19/1/2022). Rinciannya, satu pasien dirawat di rumah sakit, isolasi di rumah, dan lainnya karantina di gedung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Ibu Aniaya Anak 6 Tahun hingga Tewas, 2 Tahun Korban Sering Dipukul Pakai Gagang Sapu hingga Gitar Kentrung

Kronologi Ibu Aniaya Anak 6 Tahun hingga Tewas, 2 Tahun Korban Sering Dipukul Pakai Gagang Sapu hingga Gitar Kentrung

Surabaya
Saling Ejek Usai Bertanding Sepakbola, 2 Kelompok Pelajar di Tuban Terlibat Tawuran

Saling Ejek Usai Bertanding Sepakbola, 2 Kelompok Pelajar di Tuban Terlibat Tawuran

Surabaya
Tukang Ojek di Probolinggo Dibacok Orang Tak Dikenal, Sang Istri sempat Dengar Teriakan Korban sebelum Tewas

Tukang Ojek di Probolinggo Dibacok Orang Tak Dikenal, Sang Istri sempat Dengar Teriakan Korban sebelum Tewas

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 27 November 2022 : Pagi hingga Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 27 November 2022 : Pagi hingga Malam Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 November 2022: Pagi dan Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 November 2022: Pagi dan Sore Berawan

Surabaya
1 Warga Tulungagung Meninggal karena Leptospirosis dari Urine Tikus

1 Warga Tulungagung Meninggal karena Leptospirosis dari Urine Tikus

Surabaya
Kebohongan Ibu Penganiaya Putrinya hingga Tewas Terbongkar karena Kecurigaan Dokter

Kebohongan Ibu Penganiaya Putrinya hingga Tewas Terbongkar karena Kecurigaan Dokter

Surabaya
Siswa SD Ditemukan Meninggal dengan Ponsel Masih Menyala di Dekat Telinga, Ada Luka Bakar di Wajah

Siswa SD Ditemukan Meninggal dengan Ponsel Masih Menyala di Dekat Telinga, Ada Luka Bakar di Wajah

Surabaya
Terpeleset Saat Bermain di Pinggir Sungai, Seorang Balita di Bojonegoro Tewas Tenggelam

Terpeleset Saat Bermain di Pinggir Sungai, Seorang Balita di Bojonegoro Tewas Tenggelam

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Hujan Petir, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Hujan Petir, Sore Hujan Ringan

Surabaya
Sungai Pacal Meluap, Ratusan Rumah di Bojonegoro Terendam Banjir

Sungai Pacal Meluap, Ratusan Rumah di Bojonegoro Terendam Banjir

Surabaya
5 Hari Tak Masuk Kerja, Karyawan PLN Kediri Ditemukan Meninggal di Rumah

5 Hari Tak Masuk Kerja, Karyawan PLN Kediri Ditemukan Meninggal di Rumah

Surabaya
Tergelincir Genangan Lumpur Saat Salip Bus, Suami Istri Terjatuh dari Motor, Satu Tewas

Tergelincir Genangan Lumpur Saat Salip Bus, Suami Istri Terjatuh dari Motor, Satu Tewas

Surabaya
Sering Salah Saat Diperintah, Bocah 6 Tahun Asal Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandung, Korban Dipukul Kayu hingga Ukulele

Sering Salah Saat Diperintah, Bocah 6 Tahun Asal Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandung, Korban Dipukul Kayu hingga Ukulele

Surabaya
Penganiaya Pria Jember hingga Gegar Otak Ditangkap, Merekayasa Cerita Korban Seolah Kecelakaan

Penganiaya Pria Jember hingga Gegar Otak Ditangkap, Merekayasa Cerita Korban Seolah Kecelakaan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.