Panggung Hiburan di Kediri Ambruk, Penonton Jatuh ke Kolam, Kapolres: Acara Tak Berizin

Kompas.com - 03/01/2022, 21:19 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com- Video ambruknya sebuah panggung hiburan di Kediri, Jawa Timur, viral di media sosial.

Akibat panggung yang ambruk, sejumlah penonton pun jatuh ke kolam yang berada di bawahnya hingga mereka basah kuyup.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di kawasan Sumbertowo, Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Minggu (2/1/2022) malam.

Baca juga: Ditipu Rp 1 Juta oleh Orang yang Bawa Kabur Kambingnya, Mbah Katimin Dapat Bantuan Puluhan Juta Rupiah

Kegiatan tak berizin

Kapolres Kediri Ajun Komisaris Agung Setyo Nugroho menegaskan, kegiatan panggung hiburan tersebut tidak mengantongi izin.

Usai peristiwa itu, pihaknya sudah mendatangi lokasi untuk pemeriksaan.

"Giat tersebut tidak ada izin. Saat ini sedang kami dalami," ujar AKBP Agung saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (3/1/2021) malam.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kegiatan itu. Baik kepada panitia kegiatan maupun para pengisi panggung hiburan.

Baca juga: Jembatan di Kediri Rusak Diterjang Banjir Bandang, 42 Keluarga Terisolasi

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan di internal jajarannya atas timbulnya penyelenggaraan kegiatan itu.

Hingga malam ini, ujar Kapolres, pemeriksaan terhadap para pihak juga masih berlangsung.

Hanya saja dia tidak mengungkap berapa orang yang sudah dimintai keterangan.

Baca juga: Kronologi Suami di Kediri Bakar Rumah, Terpengaruh Alkohol hingga Curiga Istri Selingkuh

 

Soroti soal panggung di atas kolam sumber air

Peristiwa itu juga memicu respons warga. Mereka menyesalkan adanya acara kerumunan di saat pandemi Covid-19.

Panggung yang didirikan di atas kolam sumber mata air juga menjadi sorotan.

Penyelenggara dinilai melakukan pelanggaran norma dan etika sisi kearifan lokal.

Koordinator Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Kabupaten Kediri, Ari Purnomo Adi mengatakan, dalam peristiwa itu memang tidak ada kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya secara langsung.

"Tapi pada etika itu melanggar kearifan lokal. Kurang menempatkan mata air sebagai rahmat," ujar Ari dalam sambungan telepon, Senin (3/1/2022).

Baca juga: Malam Pergantian Tahun, Polisi di Kediri Patroli Sisir Wilayah

Menurutnya, mata air adalah sesuatu yang sakral karena air adalah sumber kehidupan.

Itulah mengapa nenek moyang dulu telah memperlakukan mata air dengan hormat.

Misalnya dengan menggelar upacara-upacara yang kesemuanya berorientasi pada pelestarian alam.

"Karena nenek moyang memandang air adalah rahmat yang membawa kehidupan dari Allah," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Surabaya
Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Surabaya
Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Surabaya
Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Surabaya
Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Surabaya
Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Surabaya
Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Surabaya
Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Surabaya
Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Surabaya
3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

Surabaya
Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Surabaya
Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Surabaya
Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Surabaya
Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Surabaya
Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.