Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingat Lagi 7 Janji Eri Cahyadi Saat Pilkada Surabaya dan Target 100 Hari Kerja

Kompas.com - 17/03/2021, 11:52 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Eri Cahyadi-Armuji telah dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Jumat (26/2/2021).

Namun, sebelum terpilih, pasangan ini memberikan janji-janji kepada warga Surabaya melalui program kerja yang telah mereka susun.

Baca juga: 7 Program Eri Cahyadi-Armuji di Pilkada Surabaya, dari Swab Gratis hingga Tambah Taman Kota

Dari catatan Kompas.com, Ketua Tim Pemenangan pasangan Eri-Armuji, Adi Sutarwijono mengatakan, ada tujuh program utama yang bersifat kerakyatan yang ditawarkan pasangan ini.

"Sebagian program adalah inovasi murni dan sebagian lagi adalah meneruskan program Bu Risma yang sudah bagus dan dirasakan masyarakat Surabaya," kata Adi, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Target 100 Hari Kerja Eri Cahyadi-Armuji: Ingin Ekonomi Bergerak dan Pengangguran Berkurang

Ketujuh program tersebut yang pertama adalah lapangan kerja untuk rakyat.

Program ini berisi sejumlah poin aksi yakni membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk memulihkan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, menciptakan 10.000 pengusaha baru, menyiapkan insentif dan membangun sistem pelayanan investasi berkelas dunia, serta menyediakan 10.000 sertifikasi keahlian kerja gratis untuk warga.

Selain itu, juga kerja sama nasional-internasional untuk program magang anak muda, 30.000 UMKM naik kelas go internasional, meneruskan revitalisasi pasar tradisional untuk kebangkitan ekonomi rakyat, mengembangkan dan memfasilitasi sentra-sentra PKL milil rakyat, dan bangun pusat ekonomi kreatif dan ekonomi digital.

Program kedua, generasi cerdas. Program ini akan memperkuat pendidikan gratis SD dan SMP negeri, mendukung bea siswa pelajar SMA dan SMK.

Kemudian, meningkatkan beasiswa kuliah dalam dan luar negeri untuk anak kurang mampu, berprestasi dan atlet, meningkatkan kesejahteraan guru swasta, GTT dan bunda PAUD.

Selanjutnya, meningkatkan layanan sekolah inklusi dan pusat layanan difabel, meningkatkan Bopda untuk menaikkan mutu sekolah dan subsidi SD-SMP swasta, serta menggelar bimbingan belajar di balai-balai RW.

Program ketiga adalah hidup sehat dengan menyediakan BPJS untuk seluruh warga, meneruskan dan meningkatkan pengobatan gratis, memberikan 50.000 suplemen untuk lansia.

Kemudian, meningkatkan kesejahteraan tenaga medis, meningkatkan insentif kader pemantau jentik, memberikan nutrisi gratis untuk ibu hamil dan balita, meningkatkan jumlah puskesmas rawat inap, menaikkan insentif dan meneruskan fasilitas BPJS kesehatan kader posyandu serta pendamping ibu hamil, dan menyediakan swab gratis untuk warga Surabaya.

Program keempat adalah bersih melayani. Melalui program ini, Eri -Armuji akan meningkatkan kualitas layanan pusat komando 112 Respon Cepat Masalah Rakyat.

Kemudian, meneruskan program peningkatan kesejahteraan honorer, meningkatkan insentif untuk pengurus RT/RW dan LPMK, memantapkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan membangun 4 mal publik mini di seluruh Surabaya.

Program kelima adalah peduli dan harmonis. Program ini berisi kegiatan memantapkan kerukunan antar umat beragama dan menjamin kebebasan beribadah seluruh umat beragama.

Kemudian, meneruskan dan meningkatkan program permakanan (makanan bergizi gratis untuk lansia, difabel dan kurang mampu), insentif untuk guru ngaji, guru agama dan pegiat keagamaan, fasilitasi dan advokasi gratis terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak, dan kolaborasi meningkatkan keamanan kota dengan instrumen teknologi informasi.

Program keenam berbudaya dan berkarakter. Program ini merevitalisasi fasilitas seni budaya dan olahraga menjadi berkelas dunia, meningkatkan insentif dan fasilitas BPJS pelaku seni dan budaya, mengembangkan wisata sejarah, wisata kota dan MICE berbasis pemberdayaan warga, serta meningkatkan pembinaan atlet dan olahraga usia muda.

Sementara program terakhir adalah modern hijau tertata. Program ini akan merawat dan terus menambah ruang terbuka hijau atau taman kota, menyempurnakan manajemen sampah terpadu.

Kemudian, mengembangkan sistem transportasi terpadu dan modern untuk mengurai kemacetan, pembenahan sistem drainase menuju Surabaya bebas banjir, dan menyediakan seluruh fasilitas publik yang ramah difabel, ibu hamil dan lansia.

Target 100 hari kerja

Eri Cahyadi memiliki target 100 hari kerja. Target tersebut adalah menggerakkan perekonomian masyarakat Surabaya di tengah pandemi Covid-19.

"Program 100 hari kami cuma ada satu. Kami sudah punya posisi pada waktu kampanye selalu kami katakan, bagaimana kita membuat ekonomi bergerak, bagaimana pengangguran bisa berkurang," kata Eri usai ditetapkan sebagai wali kota terpilih oleh KPU Surabaya, Jumat (19/2/2021).

Dia ingin agar warga Surabaya terlibat langsung dalam menggerakkan ekonomi di Kota Pahlawan.

Salah satu cara untuk menggerakkan ekonomi dengan memberdayakan UMKM di Kota Pahlawan.

Ia mencontohkan, pakaian dinas di Pemkot Surabaya bisa menggunakan batik hasil buah produk UMKM Kota Surabaya. (Kontributor Surabaya, Ghinan Salman | Editor Dheri Agriesta, Editor Robertus Belarminus)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dikirimi Video Syur Istri Bersama PIL, Pria Asal Surabaya Lapor Polisi

Dikirimi Video Syur Istri Bersama PIL, Pria Asal Surabaya Lapor Polisi

Surabaya
Mendaftar Haji sejak Kelas 3 SD, Ini Cerita Calon Haji Termuda asal Ponorogo

Mendaftar Haji sejak Kelas 3 SD, Ini Cerita Calon Haji Termuda asal Ponorogo

Surabaya
Subandi Gantikan Gus Muhdlor hingga Pelantikan Bupati Sidoarjo Hasil Pilkada 2024

Subandi Gantikan Gus Muhdlor hingga Pelantikan Bupati Sidoarjo Hasil Pilkada 2024

Surabaya
Gantikan Gus Muhdlor, Plt Bupati Sidoarjo Akan Evaluasi Kebijakan

Gantikan Gus Muhdlor, Plt Bupati Sidoarjo Akan Evaluasi Kebijakan

Surabaya
Pria di Bojonegoro Dibacok Teman Wanitanya di Penginapan

Pria di Bojonegoro Dibacok Teman Wanitanya di Penginapan

Surabaya
Ada 8 Kecelakaan KA dan Kendaraan di Daop 9 Jember Selama Januari-Mei 2024

Ada 8 Kecelakaan KA dan Kendaraan di Daop 9 Jember Selama Januari-Mei 2024

Surabaya
Ditunjuk sebagai Plt Bupati Sidoarjo, Subandi Mengaku Prihatin dengan Kasus Korupsi di Lingkungan Pemkab

Ditunjuk sebagai Plt Bupati Sidoarjo, Subandi Mengaku Prihatin dengan Kasus Korupsi di Lingkungan Pemkab

Surabaya
Kasus Korupsi Dana Aspirasi DPRD Madiun, Jaksa Periksa Sekretaris Dewan

Kasus Korupsi Dana Aspirasi DPRD Madiun, Jaksa Periksa Sekretaris Dewan

Surabaya
Cerita Davin, Istrinya Meninggal Dunia Usai Cabut Gigi di Klinik Ngawi

Cerita Davin, Istrinya Meninggal Dunia Usai Cabut Gigi di Klinik Ngawi

Surabaya
Sumenep Darurat DBD, RSUD Sudah Rawat 224 Pasien yang Mayoritas Anak-anak

Sumenep Darurat DBD, RSUD Sudah Rawat 224 Pasien yang Mayoritas Anak-anak

Surabaya
Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Penipuan Investasi

Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Penipuan Investasi

Surabaya
Gunung Semeru Luncurkan Guguran Material Vulkanik Sejauh 1.000 Meter

Gunung Semeru Luncurkan Guguran Material Vulkanik Sejauh 1.000 Meter

Surabaya
Aturan Baru soal Zonasi PPDB 2024 di Sumenep, Tak Bisa Asal Pindah KK

Aturan Baru soal Zonasi PPDB 2024 di Sumenep, Tak Bisa Asal Pindah KK

Surabaya
Umi Kalsum Rawat Anaknya yang Lumpuh di Rumah yang Nyaris Ambruk

Umi Kalsum Rawat Anaknya yang Lumpuh di Rumah yang Nyaris Ambruk

Surabaya
Libur Kenaikan Yesus Kristus, 33.713 Penumpang KAI Bakal Berangkat dari Surabaya

Libur Kenaikan Yesus Kristus, 33.713 Penumpang KAI Bakal Berangkat dari Surabaya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com