Kronologi Pembunuhan Wanita Muda di Hotel, Pelaku Habisi Korban karena Tak Sanggup Bayar Jasa Prostitusi

Kompas.com - 05/03/2021, 16:46 WIB
RP (23), tersangka pelaku pembunuhan dengan korban M (16), seusai pers rilis di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/3/2021). KOMPAS.com/ M.AGUS FAUZUL HAKIMRP (23), tersangka pelaku pembunuhan dengan korban M (16), seusai pers rilis di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/3/2021).


KEDIRI, KOMPAS.com - Hampir sepekan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota, Jawa Timur, melakukan penyelidikan kasus pembunuhan seorang gadis di bawah umur.

Kasus tersebut bermula dari laporan yang diterima polisi perihal adanya mayat seorang perempuan di kamar sebuah hotel di Kota Kediri, Minggu (28/3/2021).

Pengecekan dan pemeriksaan awal lokasi penemuan, mayat tersebut diidentifikasi sebagai M (20) warga Bandung, Jawa Barat.

M sebelumnya diketahui datang bersama 4 orang lainnya ke hotel tersebut pada pukul 13.00 WIB dan ditemukan meninggal sekitar pukul 16.45 WIB.

Kepolisian lantas mengirimkan mayat ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan visum et repertum. Dari hasil otopsi tersebut dipastikan kasus pembunuhan.

Baca juga: Tak Sanggup Bayar Jasa Prostitusi, Motif Pelaku Habisi Wanita Muda di Hotel

Pemeriksaan awal itu juga tidak berjalan mudah. Keempat rekan korban yang turut terperiksa memberikan keterangan berbelit.

"Kami masih analisa dan interogasi keempatnya. Keterangan mereka berubah-ubah, seperti ada yang disembunyikan," ujar Kasatreskrim Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Verawati Thaib, saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Berjalan beriringan, penyelidikan juga dilakukan pada kamera intai atau Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di hotel. Dari kamera tersebut memang ditemukan sosok terakhir yang keluar kamar.

Tapi, sosok tersebut tidak segera bisa dikenal lantaran mengenakan jaket dan menutupi kepala dengan helm.

Bahkan, sosok terakhir tersebut sempat keluar kamar lalu muncul kembali memasuki kamar, dan keluar lagi.

"CCTV masih kami analisa terus. Kami ikuti terus dia, jalan pulang dan jalan masuknya dia," ungkap Vera.

Dari pendalaman kamera intai itu diketahui sosok tersebut pulang dan pergi ke hotel menggunakan jasa ojek online.

Koordinasi dengan penyedia jasa aplikasi ojek online diketahui data pemesan dan akhirnya bisa ditemukan lokasi tujuan, yakni sebuah indekos di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Dari bukti-bukti yang dinilai cukup, polisi lantas menangkap sosok dengan inisial RP (23), pada Kamis (4/3/2020/1), dan menetapkan tersangka.

Dia warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, yang indekos di Desa Kwadungan.

Latar belakang RP adalah seorang pedagang barang yang dijual online. Di Kediri dia tinggal bersama istrinya di kamar indekos yang dia sewa.

Istri RP sempat dibawa ke kantor polisi. Namun, statusnya saksi karena tidak mengetahui peristiwa itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan Akibat Vaksin Covid-19, Pria di Pamekasan Muntah Darah Usai Disuntik, Ini Faktanya

Bukan Akibat Vaksin Covid-19, Pria di Pamekasan Muntah Darah Usai Disuntik, Ini Faktanya

Surabaya
659.411 Warga Surabaya Sudah Divaksin, Pemkot Target Sehari 50.000 Orang

659.411 Warga Surabaya Sudah Divaksin, Pemkot Target Sehari 50.000 Orang

Surabaya
Berkat Menanam Porang, Warga di Desa Ini Keluar dari Kemiskinan, bahkan Bisa Beli Mobil dan Rumah

Berkat Menanam Porang, Warga di Desa Ini Keluar dari Kemiskinan, bahkan Bisa Beli Mobil dan Rumah

Surabaya
Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa di Lumajang Jadi 6 Orang

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa di Lumajang Jadi 6 Orang

Surabaya
Gempa Malang Terasa hingga Surabaya, Ratusan Pengunjung Royal Plaza Lari Berhamburan Keluar

Gempa Malang Terasa hingga Surabaya, Ratusan Pengunjung Royal Plaza Lari Berhamburan Keluar

Surabaya
8 Taman di Surabaya yang Dibuka Besok Bakal Terapkan Prokes Ketat

8 Taman di Surabaya yang Dibuka Besok Bakal Terapkan Prokes Ketat

Surabaya
Mengenang Rau, Bocah 2 Tahun yang Alami Sindrom Putri Tidur, 16 Bulan Tertidur, Meninggal Setelah Dioperasi

Mengenang Rau, Bocah 2 Tahun yang Alami Sindrom Putri Tidur, 16 Bulan Tertidur, Meninggal Setelah Dioperasi

Surabaya
Pria Ini Tetap Bunuh Bocah 8 Tahun meski Tahu Salah Sasaran, Menyesal tapi Sebut Harus Dilakukan

Pria Ini Tetap Bunuh Bocah 8 Tahun meski Tahu Salah Sasaran, Menyesal tapi Sebut Harus Dilakukan

Surabaya
Bocah Ini Tetap Dibunuh Kerabat Ibunya meski Pelaku Tahu Salah Sasaran, Tak Ingin Korban Tersiksa

Bocah Ini Tetap Dibunuh Kerabat Ibunya meski Pelaku Tahu Salah Sasaran, Tak Ingin Korban Tersiksa

Surabaya
Suami di Kediri Jual Istri Rp 1 Juta untuk Kencan dengan Pria Lain, Ditangkap Saat Menemani di Kamar Hotel

Suami di Kediri Jual Istri Rp 1 Juta untuk Kencan dengan Pria Lain, Ditangkap Saat Menemani di Kamar Hotel

Surabaya
Kronologi Guru dan Kepsek Menyulut Tangan 10 Siswa dengan Korek Api, Berawal Uang Rp 12.500 Hilang

Kronologi Guru dan Kepsek Menyulut Tangan 10 Siswa dengan Korek Api, Berawal Uang Rp 12.500 Hilang

Surabaya
Guru yang Sulut 10 Siswanya gara-gara Uang Rp 12.500 Dipecat, Kepsek yang Terlibat Dicopot

Guru yang Sulut 10 Siswanya gara-gara Uang Rp 12.500 Dipecat, Kepsek yang Terlibat Dicopot

Surabaya
Ketika Pelajar SMP Bertanya ke Wakil Bupati Trenggalek: Kapan Kami Divaksin, Pak?

Ketika Pelajar SMP Bertanya ke Wakil Bupati Trenggalek: Kapan Kami Divaksin, Pak?

Surabaya
Kronologi Pasutri Dirampok, Lampu Rumah Tiba-tiba Mati, Korban yang Stroke Diancam Pakai Celurit

Kronologi Pasutri Dirampok, Lampu Rumah Tiba-tiba Mati, Korban yang Stroke Diancam Pakai Celurit

Surabaya
Buntut Aksi Pesawat Kertas di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Pengamanan Diperketat

Buntut Aksi Pesawat Kertas di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Pengamanan Diperketat

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X