Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Korupsi Proyek Kolam Renang Rp 1,5 M, Jaksa Panggil Anggota DPRD Madiun

Kompas.com - 08/05/2024, 10:36 WIB
Muhlis Al Alawi,
Andi Hartik

Tim Redaksi

MADIUN, KOMPAS.com - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, segera memanggil anggota DPRD Kabupaten Madiun terkait dugaan korupsi penyelewengan dana aspirasi untuk pembangunan dua kolam renang senilai Rp 1,5 miliar.

Tak hanya dua anggota DPRD, jaksa akan memanggil semua anggota dewan bila dalam pengembangan penyidikan ditemukan adanya dugaan penyelewengan dana aspirasi.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Madiun, Ario Wibowo, yang dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (8/5/2024), mengatakan, pemeriksaan anggota DPRD dilakukan setelah jaksa memeriksa 50 saksi yang berasal dari kalangan pejabat Pemkab Madiun, pelaksana pekerjaan hingga perangkat desa.

"Rencana minggu depan kami panggil anggota dewan untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana aspirasi DPRD Kabupaten Madiun," kata Wibowo.

Baca juga: 11 Parpol Deklarasi Dukung Petahana Maju Pilkada Kota Madiun

Menurut Wibowo, pemeriksaan anggota dewan menjadi penting lantaran anggaran pembangunan kolam itu bersumber dari dana aspirasi DPRD Kabupaten Madiun. Untuk itu, penyidik perlu mengambil keterangan dari DPRD guna mengetahui alur pemanfaatan dana aspirasi tersebut.

Terlebih, hasil pemantauan di lapangan, dua kolam renang yang berada di Kecamatan Gemarang dan Kecamatan Dagangan itu tidak dimanfaatkan oleh masyarakat alias mangkrak. Padahal, anggaran yang dikeluarkan untuk membangun dua kolam itu sudah mencapai Rp 1,5 miliar.

Baca juga: Kasus Korupsi 2 Kolam Renang Mangkrak Naik ke Penyidikan, 41 Orang Diperiksa

Wibowo menambahkan, pekan ini penyidik memeriksa pejabat dari Dinas PMD, Inspektorat dan BPKAD. Tak hanya itu, penyidik juga sudah meminta ahli untuk menghitung kerugian negara yang terjadi atas pembangunan dua kolam tersebut.

Selain itu, penyidik akan mengembangkan pemeriksaan anggota DPRD lain bila ditemukan fakta penyelewengan dana aspirasi di lokasi lain.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun memeriksa empat pejabat Pemkab Madiun dalam dugaan kasus korupsi proyek pembangunan dua kolam renang yang mangkrak senilai Rp 1,5 M. Keempat pejabat yang diperiksa yakni Camat Dagangn Tarji, Camat Gemarang Djoko Susilo, Mantan Camat Gemarang Agus Jawari dan Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Parpora Kabupaten Madiun, Mokh Hamzah Nugrohanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

5 Puncak Gunung di Kaldera Tengger, Ternyata Tidak Hanya Gunung Bromo

5 Puncak Gunung di Kaldera Tengger, Ternyata Tidak Hanya Gunung Bromo

Surabaya
10 Tahun Diteror Foto Mesum, Wanita di Surabaya Laporkan Teman SMP ke Polisi

10 Tahun Diteror Foto Mesum, Wanita di Surabaya Laporkan Teman SMP ke Polisi

Surabaya
Cerita Supiyah, Tukang Pijat asal Surabaya yang Pergi Naik Haji

Cerita Supiyah, Tukang Pijat asal Surabaya yang Pergi Naik Haji

Surabaya
Pria Peneror Teman Perempuannya Selama 10 Tahun Ditangkap Polisi

Pria Peneror Teman Perempuannya Selama 10 Tahun Ditangkap Polisi

Surabaya
Kisah Mbah Harjo Berhaji di Usia 109 Tahun, Hatinya Bergetar Melihat Kabah

Kisah Mbah Harjo Berhaji di Usia 109 Tahun, Hatinya Bergetar Melihat Kabah

Surabaya
PPP Beri Rekomendasi Maju Pilkada Jatim 2024 untuk Khofifah-Emil

PPP Beri Rekomendasi Maju Pilkada Jatim 2024 untuk Khofifah-Emil

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Surabaya
Sejarah Kerajaan Singasari: Silsilah, Masa Kejayaan, dan Keruntuhan

Sejarah Kerajaan Singasari: Silsilah, Masa Kejayaan, dan Keruntuhan

Surabaya
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Kilometer

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Kilometer

Surabaya
Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Rumah Warga, Banyak Rumput Menempel di Tubuhnya

Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Rumah Warga, Banyak Rumput Menempel di Tubuhnya

Surabaya
Kisah Nenek Penjual Bunga Tabur di Lumajang Menabung Belasan Tahun demi Naik Haji

Kisah Nenek Penjual Bunga Tabur di Lumajang Menabung Belasan Tahun demi Naik Haji

Surabaya
Gunung Semeru Meletus 7 Kali Sabtu Pagi

Gunung Semeru Meletus 7 Kali Sabtu Pagi

Surabaya
Pria di Probolinggo Perkosa Sepupu Istri, Dibawa ke Hotel 3 Hari

Pria di Probolinggo Perkosa Sepupu Istri, Dibawa ke Hotel 3 Hari

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com