Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dibegal, Pria di Lumajang Buang Motor ke Sawah hingga Dibacok 2 Kali

Kompas.com - 15/05/2022, 14:06 WIB
Miftahul Huda,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LUMAJANG, KOMPAS.com - Niat hati ingin pulang bertemu anak dan istri di rumah usai bekerja, Yedik Purwanto (30) malah terbaring lemas di Rumah Sakit Bhayangkara.

Warga Desa Denok, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini dibacok dua orang tidak dikenal hingga dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian bermula saat Yedik yang saat itu mengendarai sepeda motor Vario merah sedang dalam perjalanan pulang sekitar pukul 20.30 WIB.

Baca juga: Tak Serahkan Handphone, Remaja di Brebes Dicelurit Begal Saat Asik Joging

Dalam perjalanan, Yedik mengaku curiga terhadap dua pengguna sepeda motor Beat putih yang terus mengikutinya.

Kecurigaan Yedik benar terjadi. Saat memasuki Jalan Kapuas menuju Jalan Lintas Timur (JLT) Lumajang yang banyak terdapat lahan tebu di samping kiri dan kanannya.

"Sudah curiga sebelumnya karena terus ngikuti saya dari kota sampai lokasi kejadian," kata Yedik saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Lumajang, Sabtu (14/5/2022).

Yedik diberhentikan dan diminta menyerahkan sepeda motor miliknya. Tidak terima dengan perlakuan pelaku, adu mulut pun terjadi antara keduanya.

Yedik yang tidak ingin sepeda motor miliknya dibawa pelaku kemudian melemparkannya ke sawah.

Baca juga: Komplotan Begal yang Menyamar Jasa Travel di Brebes Sempat Telepon Istri Korban, Minta Transfer Rp 5 Juta tapi Tak Digubris

Rupanya aksi itu membuat pelaku geram dan membacok korban sebanyak dua kali yang ditangkis menggunakan lengan kirinya.

Beruntung, sesaat kemudian ada warga yang menolong dan membuat pelaku melarikan diri ke arah utara.

"Motor saya buang ke sawah biar tidak dibawa, terus saya dibacok oleh pelaku yang dibonceng, saya tangkis pakai tangan, yang bacokan kedua baru terasa sakit akhirnya saya lari ke barat ada orang yang menolong," tambahnya.

Kapolsek Lumajang Kota Iptu Samsul Hadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian pembacokan yang terjadi malam tadi di wilayah hukumnya.

Baca juga: Viral, Warga Brebes Naiki Travel Gelap Ternyata Komplotan Begal, Begini Kisahnya...

Menurutnya, ciri-ciri pelaku sudah dikantonginya melalui keterangan korban dan sedang dilakukan penyelidikan.

"Iya tadi malam ada upaya pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Kapuas, motor tidak sempat dibawa pelaku lantaran dibuang korban ke sawah. Keterangan korban, ciri-cirinya sudah kami kantongi dan sedang dalam penyelidikan," kata Samsul Hadi di kantornya, Minggu (15/5/2022).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perselingkuhan Istri Kades dengan Sekdes di Tuban yang Berujung Maut

Perselingkuhan Istri Kades dengan Sekdes di Tuban yang Berujung Maut

Surabaya
Paskah, Gereja Katolik Katedral Surabaya Siapkan Kuota 5.000 Jemaat

Paskah, Gereja Katolik Katedral Surabaya Siapkan Kuota 5.000 Jemaat

Surabaya
Penyebab Sekjen PDI-P Hasto Dilaporkan ke Polresta Banyuwangi

Penyebab Sekjen PDI-P Hasto Dilaporkan ke Polresta Banyuwangi

Surabaya
Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Lamongan untuk Lebaran 2024

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Lamongan untuk Lebaran 2024

Surabaya
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Besuk Kobokan

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Besuk Kobokan

Surabaya
Pakar Pendidikan Nilai Kampus Sebenarnya Bisa Antisipasi TPPO Modus 'Ferienjob'

Pakar Pendidikan Nilai Kampus Sebenarnya Bisa Antisipasi TPPO Modus "Ferienjob"

Surabaya
Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Mojokerto untuk Lebaran 2024

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Mojokerto untuk Lebaran 2024

Surabaya
Kasus Pembunuhan Sekdes di Tuban, dalam Sidang, Istri Pelaku Akui Selingkuh dengan Korban

Kasus Pembunuhan Sekdes di Tuban, dalam Sidang, Istri Pelaku Akui Selingkuh dengan Korban

Surabaya
Harga Daging Sapi di Banyuwangi Stabil Jelang Lebaran 2024

Harga Daging Sapi di Banyuwangi Stabil Jelang Lebaran 2024

Surabaya
Polisi Trenggalek Sita Pikap Ronda Sahur dan Akan Kembalikan usai Lebaran

Polisi Trenggalek Sita Pikap Ronda Sahur dan Akan Kembalikan usai Lebaran

Surabaya
Stigma Ganda Ibu Tunggal di Balik Kisah Pemuda Autis Sendirian Temani Jasad Ibunda Berhari-hari

Stigma Ganda Ibu Tunggal di Balik Kisah Pemuda Autis Sendirian Temani Jasad Ibunda Berhari-hari

Surabaya
Ribuan Warga di Malang Antre Tukar Uang, Ada yang dari Pukul 4 Subuh

Ribuan Warga di Malang Antre Tukar Uang, Ada yang dari Pukul 4 Subuh

Surabaya
Produksi Beras di Madiun Meningkat, Triwulan Pertama Capai 41.815 Ton

Produksi Beras di Madiun Meningkat, Triwulan Pertama Capai 41.815 Ton

Surabaya
Titik Rawan Macet 38 Kabupaten Kota di Jatim 2024 Versi Polda

Titik Rawan Macet 38 Kabupaten Kota di Jatim 2024 Versi Polda

Surabaya
Pemkab Banyuwangi Sidak Pasar dan RPH Pastikan Daging Aman Dikonsumsi

Pemkab Banyuwangi Sidak Pasar dan RPH Pastikan Daging Aman Dikonsumsi

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com