Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Kompas.com - 24/04/2024, 19:48 WIB
Miftahul Huda,
Andi Hartik

Tim Redaksi

LUMAJANG, KOMPAS.com - Unan-unan merupakan tradisi 5 tahunan warga Suku Tengger di Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Warga Tengger menyebut tahun dihelatnya Unan-unan dengan sebutan Landung. Tahun ini, upacara adat Unan-unan jatuh pada Selasa (23/4/2024).

Acaranya, dimulai dengan menyiapkan sesajen berupa kepala kerbau yang dihias. Kemudian, sesajen itu diarak menuju sanggar pamujan atau tempat pemujaan.

Baca juga: Mengenal Watu Singa di Bromo yang Dikunjungi Khofifah, Disebut Lambang Karakter Suku Tengger

Di sana, semua warga Tengger akan memanjatkan doa dan mengungkapkan harapan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono mengatakan, Unan-unan berasal dari kata una yang artinya memperpanjang.

Artinya, kata Agus, tradisi ini untuk memperpanjang hubungan warga Tengger dengan alam dan langit.

"Kita sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan alam punya kewajiban untuk merawat hubungan dengan alam dan senantiasa merawat agar keseimbangan terjadi," kata Agus di Lumajang, Rabu (24/4/2024).

Baca juga: Hutan TN Bromo Tengger Semeru Lumajang Kembali Terbakar

Agus menambahkan, selain sebagai penyambung hubungan dengan alam, Unan-unan juga dimaknai sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Tengger yang selama ini telah dikaruniai keberkahan oleh pencipta. 

Agus berharap, keberkahan akan selalu mengalir deras untuk warga Tengger dan masyarakat Lumajang secara umum.

"Harapan kami adalah kelimpahan rejeki dan keselamatan untuk kita semua warga Lumajang. Semoga kita tetap dilindungi oleh Tuhan dan para leluhur," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com