Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buntut Ambulans Dipakai untuk Halal Bihalal dan Terguling di Tulungagung, Dinkes Periksa Pegawai

Kompas.com - 23/04/2024, 05:00 WIB
Pythag Kurniati

Editor

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Jawa Timur memeriksa sejumlah pegawai buntut ambulans Puskesmas diduga dipakai untuk mengangkut rombongan peserta halal bihalal.

Di perjalanan, ambulans itu menabrak bocah dan terguling di Jalan Pahlawan, Desa Kedungwaru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung pada Kamis (18/4/2024).

Baca juga: Ambulans Pengangkut Rombongan Pegawai Hendak Halal Bihalal Terguling di Tulungagung

Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Kesehatan Tulungagung Fuad Ratsongko mengungkapkan telah meminta keterangan terkait penyalahgunaan ambulans.

"Kami telah memanggil dan memeriksa Kepala Puskesmas Kedungwaru terkait laka ambulans milik Puskesmas Kedungwaru," kata Fuad, Senin (22/4/2024), seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, ambulans itu diduga disalahgunakan tanpa sepengetahuan kepala puskesmas.

Baca juga: Puskesmas Tak Ada Ambulans, Polisi di NTT Bantu Evakuasi Ibu Melahirkan ke RS Pakai Mobil Dobel Gardan

"Jadi pengakuan beberapa pihak yang kami periksa, penggunaan ambulans (untuk mengangkut peserta halal bihalal) itu tanpa sepengetahuan kepala puskesmas," ujar dia.

Pertegas penggunaan ambulans

Ilustrasi ambulans.KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHA Ilustrasi ambulans.

Merespons kejadian itu, Fuad pun kembali mempertegas penggunaan ambulans.

Dia meminta ambulans hanya dipakai untuk mengangkut pasien. Pengemudinya pun harus dilatih secara khusus.

"Termasuk dengan penggunaan rotator dan sirine saat di jalan," ujarnya.

Baca juga: Ambulans Terobos One Way Tol Bocimi Sukabumi Ternyata Angkut Pemudik

Sedangkan dalam kasus ini, pengemudi ambulans diduga adalah seorang bidan dan bukan sopir asli.

Namun pengemudi belum dapat dimintai keterangan.

"Yang bersangkutan belum bisa diperiksa, masih dirawat di ICU 2," kata dia.

Terguling

Ambulans yang membawa delapan pegawai puskesmas Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur mengalami kecelakaan, Kamis (18/04/2024).SLAMET WIDODO Ambulans yang membawa delapan pegawai puskesmas Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur mengalami kecelakaan, Kamis (18/04/2024).

Sebelumnya diberitakan, sebuah ambulans puskesmas digunakan untuk mengangkut peserta halal bihalal di Kabupaten Tulungagung.

Halaman:


Terkini Lainnya

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

Surabaya
Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Surabaya
Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com