Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ujung Jembatan Kaca Penghubung Kampung Warna Warni dan Tridi Kota Malang Retak, Terancam Ditutup

Kompas.com - 27/10/2023, 13:29 WIB
Nugraha Perdana,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jembatan kaca yang menghubungkan Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni mengalami keretakan di ujung sisi utara. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Ketua RW 12 Kampung Tridi, Adnan, mengatakan, kekhawatiran yang dimaksud adalah peristiwa pecahnya jembatan kaca di Banyumas, Jawa Tengah, yang menewaskan satu orang.

Kondisi retak yang berada di ujung jembatan kaca di sisi dekat Kampung Tridi itu sudah terjadi sekitar satu bulan.

Pihaknya juga sudah melaporkan hal tersebut ke Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang sejak jauh-jauh hari.

Baca juga: Petaka di Jembatan Kaca Banyumas, Sukacita Wisata Berubah Duka

Respon yang diterimanya, Pemkot Malang berjanji akan menindaklanjuti keretakan jembatan sepanjang 20 meter itu.

"Katanya mau ditindaklanjuti, tetapi sampai sekarang masih belum," kata Adnan pada Jumat (27/10/2023).

Selain itu, kapasitas maksimal jembatan tersebut dilewati 100 orang saja. Pengelola kedua kampung tempat wisata juga membatasi wisatawan yang lewat apabila dalam keadaan ramai.

Adnan mengatakan, untuk kondisi wisatawan saat ini masih sepi sehingga jembatan kaca rata-rata hanya dilewati 10-20 orang setiap harinya secara bergantian.

Diakuinya, kondisi jembatan kaca saat ini tergolong aman untuk dilewati.

"Kadang-kadang tidak sampai, kan bergantian lewatnya dan tidak mungkin berjubel di situ, kecuali pengunjung yang memang satu paket, satu bus. Sekarang memang agak sepi, jadi saat ini yang lewat di situ agak sepi," katanya.

Selain itu, untuk pengecekan atau perawatan jembatan kaca secara berkala tidak diketahui.

Selama ini tidak ada laporan yang masuk dari warganya bahwa ada pihak pemerintah yang melakukan hal tersebut.

Baca juga: Imbas Insiden Jembatan Kaca Pecah hingga Tewaskan 1 Wisatawan, Seluruh Wahana Serupa di Banyumas Ditutup

"Saya juga enggak tahu, kalau ada pengecekan seharusnya lapor ke RT atau RW, selama ini enggak ada, kami juga enggak tahu misal datang sendiri, dengan kondisi melihat sendiri," katanya.

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPRPKP Kota Malang untuk menindaklanjuti laporan retakan jembatan kaca itu.

Tim dari Dinas PUPRPKP akan segera mengecek ke lokasi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com