Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Bupati Lumajang Berseragam Banser Saat Acara 1 Abad NU, Menginap di Stadion sejak H-4 hingga Amankan Tamu VVIP

Kompas.com - 08/02/2023, 10:58 WIB
Miftahul Huda,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

LUMAJANG, KOMPAS.com - Bupati Lumajang Thoriqul Haq memilih melakukan tugas pengamanan bergabung dengan pasukan Banser NU dalam acara resepsi peringatan 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (7/8/2023).

Thoriq tidak berdiri di barisan para pejabat, namun dia justru melakukan tugas pengamanan di pintu utama VVIP dengan seragam Banser NU-nya.

Kepada Kompas.com, Bupati Thoriq mengatakan bahwa posisinya adalah kader NU sekaligus Komandan Banser Lumajang.

Baca juga: Saat Gubernur Khofifah Naik Motor ke Lokasi Resepsi 1 Abad NU Usai Antar Presiden Jokowi

Bupati Lumajang Thoriqul Haq tampak kompak bersama sahabat banser saat mengamankan perayaan satu abad NU di Stadion Gelora Delta SidoarjoDok. Humas Pemkab Lumajang Bupati Lumajang Thoriqul Haq tampak kompak bersama sahabat banser saat mengamankan perayaan satu abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Saat acara puncak peringatan Thoriq diamanahi menjadi petugas oleh Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser.

"Saya ini komandan banser Lumajang, jadi masuk dalam penugasan yang ditunjuk langsung oleh satkornas. Kebetulan saya dapat tugas penugasan pengamanan pintu utama VVIP," kata Thoriq di Lumajang, Rabu (8/2/2023).

Tugas tersebut dijalaninya dengan penuh semangat sebagai kader NU.

"Juga saya ini kader NU, bagi saya ada ranah ideologis yang itu menjadi hiroh (semangat) perjuangan yang melekat dan harus saya kuatkan sebagai kader NU," imbuhnya.

Baca juga: Slank Beri Kado Lagu di Peringatan 1 Abad NU, Judulnya Ulama Bergerak

Thoriq bercerita, untuk mengamankan arena perayaan satu abad NU, ia sudah berada di Sidoarjo sejak H-4 kegiatan.

Sejak itu pula, Thoriq menginap di sekitar stadion bersama ribuan pasukan banser lainnya.

"Jumat berangkat dan mulai itu saya bertugas pengamanan sampai malam ya tidurnya ngemper bareng teman-teman yang lain. Enggak ada fasilitas khusus sebagai kepala daerah, wong id card saya juga petugas keamanan," ceritanya.

Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini menjelaskan, tugasnya dalam resepsi perayaan satu abad NU adalah mengamankan area pintu utama.

Selain mengamankan area luar pintu utama, Thoriq dan regu bansernya juga turut menyiapkan serta memastikan tamu undang VVIP seperti presiden dan para pejabat lainnya duduk di tempat yang disediakan.

"Id card saya sebagai pengaman area utama jadi saya ini menyiapkan bupati, wali kota, menteri, gubernur, presiden posisi duduknya. Memastikan bahwa mereka semua dapat tempat yang benar. Konfirmasi jika ada yang belum datang sesuai daftar undangan yang ada, kemudian mengamankan di pintu utama," jelasnya.

Baca juga: Putranya Meninggal Saat Hadiri Peringatan 1 Abad NU, Mustain: Dia Bilang Ingin Pakai Kopiah Saya

Thoriq juga berbagi pengalamannya saat bertugas mengamankan kegiatan. Saking banyaknya warga Nahdliyin yang datang ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo, beberapa tamu VVIP kesulitan masuk.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

Dalam Sehari, Dua Rumah dan Satu Indekos di Kota Malang Kemasukan Ular

Dalam Sehari, Dua Rumah dan Satu Indekos di Kota Malang Kemasukan Ular

Surabaya
Ditanya soal Status Bupati Sidoarjo, Mendagri: Semua yang Tersangka Akan Dinonaktifkan

Ditanya soal Status Bupati Sidoarjo, Mendagri: Semua yang Tersangka Akan Dinonaktifkan

Surabaya
Mantan Wabup Bondowoso Ikut Penjaringan Calon Bupati Blitar melalui PDI-P

Mantan Wabup Bondowoso Ikut Penjaringan Calon Bupati Blitar melalui PDI-P

Surabaya
Mendagri: Mas Gibran Tak Dapat Satyalancana, tapi Penghargaan Lain

Mendagri: Mas Gibran Tak Dapat Satyalancana, tapi Penghargaan Lain

Surabaya
Banjir Lahar Semeru Kembali Menerjang, 11 Rumah Terdampak

Banjir Lahar Semeru Kembali Menerjang, 11 Rumah Terdampak

Surabaya
Usai Cekik Istrinya, Suami di Tuban Datangi Kantor Polisi dan Minta Izin Menginap

Usai Cekik Istrinya, Suami di Tuban Datangi Kantor Polisi dan Minta Izin Menginap

Surabaya
Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Surabaya
Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya
Remaja di Banyuwangi Hanyut ke Sungai Usai Jatuh Saat Naik Motor

Remaja di Banyuwangi Hanyut ke Sungai Usai Jatuh Saat Naik Motor

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Mari Donasi untuk Kakek Jumadi dan Rehan, Ayah dan Anak di Lumajang Tinggal di Pondok Bekas Tempat Memasak Air Nira

Mari Donasi untuk Kakek Jumadi dan Rehan, Ayah dan Anak di Lumajang Tinggal di Pondok Bekas Tempat Memasak Air Nira

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com