Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Emil Dardak Berharap Jembatan Kaca Bromo Bermanfaat untuk Warga Setempat

Kompas.com - 18/01/2023, 22:24 WIB
Andi Hartik

Editor

KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun jembatan gantung kaca di Seruni Point, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Jembatan sepanjang 120 meter itu diharapkan dapat memberikan manfaat untuk warga setempat.

Jembatan kaca yang terletak di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, itu sedang dalam masa evaluasi hasil uji beban. Uji beban menggunakan beban seberat 7 ton atau setara dengan 100 orang. Hal ini untuk menjamin keamanan dan keselamatan bagi wisatawan.

"Kita menginginkan, supaya benar-benar bisa memberikan manfaat untuk masyarakat di sekitar Bromo," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak di Kota Malang, seperti dikutip Antara, Rabu (18/1/2023).

Baca juga: Ini Penampakan Jembatan Kaca Bromo yang Sudah Rampung Konstruksi

Menurut Emil, keberadaan jembatan kaca itu akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo. Peningkatan kunjungan wistawan itu diharapkan mampu memberikan dampak positif kepada perekonomian masyarakat.

"Kami ingin pariwisata ini mengakar ke masyarakat, bagaimana warga setempat bisa duduk rembuk bareng kita. Bahwa, kalau ini meningkatkan kunjungan wisatawan, bagaimana jembatan tersebut membawa dampak positif kepada masyarakat di sana," ujarnya.

Baca juga: Bertepatan dengan Wulan Kapitu, Wisatawan Libur Natal dan Tahun Baru Dilarang Bawa Kendaraan Bermotor ke Kaldera Bromo

Sementara itu, jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo mencapai 318.919 wisatawan selama 2022. Terdiri dari 310.418 wisatawan nusantara dan 8.501 wisatawan asing.

Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kunjungan wisatawa itu mencapai Rp 11,65 miliar. Angka tersebut naik dibandingkan capaian PNBP pada tahun 2021 sebesar Rp 4,85 miliar.

Sumber: Antara

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Surabaya
Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Surabaya
Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Surabaya
Oknum Polisi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Oknum Polisi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Surabaya
Pasangan Muda-mudi di Kota Malang Lakukan Mesum di Kedai Es Krim

Pasangan Muda-mudi di Kota Malang Lakukan Mesum di Kedai Es Krim

Surabaya
Oknum Polisi di Surabaya yang Cabuli Anak Tiri Akhirnya Ditahan

Oknum Polisi di Surabaya yang Cabuli Anak Tiri Akhirnya Ditahan

Surabaya
Penuhi Nazar, Orangtua di Sampang Tunangkan Anaknya yang Masih Usia 7 Tahun

Penuhi Nazar, Orangtua di Sampang Tunangkan Anaknya yang Masih Usia 7 Tahun

Surabaya
Hujan Deras di Magetan, Talut Ambles dan 2 Petani Tewas Tertimpa Pohon

Hujan Deras di Magetan, Talut Ambles dan 2 Petani Tewas Tertimpa Pohon

Surabaya
Polres Malang Ungkap Fakta Baru Kasus Pembuatan Sabu Skala Rumahan di Pasuruan

Polres Malang Ungkap Fakta Baru Kasus Pembuatan Sabu Skala Rumahan di Pasuruan

Surabaya
DPC PKB Jember Buka Pendaftaran Bacabup-Bacawabup Pilkada 2024

DPC PKB Jember Buka Pendaftaran Bacabup-Bacawabup Pilkada 2024

Surabaya
Pensiunan PNS Kementerian PUPR Daftar Bacabup-Bacawabup ke DPC PDI Perjuangan Jember

Pensiunan PNS Kementerian PUPR Daftar Bacabup-Bacawabup ke DPC PDI Perjuangan Jember

Surabaya
Kisah Hotipah dan Putriya, Dua Nenek di Sumenep yang Tinggal di Gubuk Reyot Tak Pernah Tersentuh Bansos

Kisah Hotipah dan Putriya, Dua Nenek di Sumenep yang Tinggal di Gubuk Reyot Tak Pernah Tersentuh Bansos

Surabaya
Video Viral, Ibu Naik Motor Lawan Arus di Tengah Jalan Kota Malang

Video Viral, Ibu Naik Motor Lawan Arus di Tengah Jalan Kota Malang

Surabaya
Bayi Usia 6 Hari di Surabaya Dianiaya Ayah Kandung

Bayi Usia 6 Hari di Surabaya Dianiaya Ayah Kandung

Surabaya
Kronologi WN China Jatuh lalu Tewas Saat Foto 'Selfie' di Kawah Ijen Banyuwangi

Kronologi WN China Jatuh lalu Tewas Saat Foto "Selfie" di Kawah Ijen Banyuwangi

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com