Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di Hari Terakhirnya Mendukung Arema, Rizky Datang ke Kanjuruhan Memakai Sepatu Baru Impian

Kompas.com - 03/10/2022, 12:15 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Sebanyak 125 nyawa melayang dalam tragedi Kanjuruhan. Salah satu korban ialah Rizky Dwi Yulianto (19).

Pada Sabtu (1/10/2022), Rizky bertandang ke Stadion Kanjuruhan untuk mendukung Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Malam itu, Rizky datang sambil memakai sepatu baru yang sudah lama diidamkannya.

Namun, usai laga, petaka datang. Rizky menjadi salah satu korbannya.

Ayah Rizky, Bambang Trisila, mengenang saat-saat terakhir putranya meninggalkan rumah. Sebelum berangkat, Rizky sempat berpamitan kepada keluarganya.

"Rizky kuliah di Unej Jember. Saat Arema FC bertanding, dia pulang ke rumah untuk berpamitan menonton langsung di Stadion Kanjuruhan. Dia berangkat bersama empat temannya," ujarnya, Minggu (2/10/2022), dikutip dari Tribunnews.

Baca juga: FIFA Larang Penggunaan Gas Air Mata di Stadion, tapi Mengapa Polisi Menembakkannya di Kanjuruhan?

Rizky merupakan warga Desa Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kakak korban, Afandi Syaiful Haq, menuturkan, dia sempat mengajak Rizky berangkat bersama menuju Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang menggunakan mobil.

Akan tetapi, Rizky menolak lantaran sudah telanjur membuat janji dengan empat temannya.

Syaiful menceritakan, sebelum berangkat ke Malang, adiknya sempat mengajaknya bertukar kaus Arema.

"Dia sempat meminta untuk bertukar baju Arema dengan saya. Saya pun dengan adik bertukar kaus Arema," ucapnya.

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, Tofan Selamat, Sempat Sesak Napas Usai Hirup Gas Air Mata dan Sulit Dapat Jalan Keluar

Halaman:


Terkini Lainnya

Sopir Bus AKAP Kedapatan Positif Narkoba, Organda Jatim: Tak Akan Dibela Perusahaan

Sopir Bus AKAP Kedapatan Positif Narkoba, Organda Jatim: Tak Akan Dibela Perusahaan

Surabaya
Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Alun-Alun Kota Batu Meningkat

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Alun-Alun Kota Batu Meningkat

Surabaya
Libur Lebaran, PKL Alun-Alun Kota Batu Mengeluh Pendapatannya Sama seperti Akhir Pekan Biasa

Libur Lebaran, PKL Alun-Alun Kota Batu Mengeluh Pendapatannya Sama seperti Akhir Pekan Biasa

Surabaya
Sopir Bus AKAP Tujuan Lampung Positif Narkoba, Diamankan di Tulungagung

Sopir Bus AKAP Tujuan Lampung Positif Narkoba, Diamankan di Tulungagung

Surabaya
Puncak Arus Balik ke Surabaya dengan Kereta Diprediksi Minggu, Warga Diimbau Segera Pesan Tiket

Puncak Arus Balik ke Surabaya dengan Kereta Diprediksi Minggu, Warga Diimbau Segera Pesan Tiket

Surabaya
Tiga 'Debt Collector' Keroyok dan Peras Nasabah 'Leasing', Saat Ditangkap Sedang Konsumsi Sabu

Tiga "Debt Collector" Keroyok dan Peras Nasabah "Leasing", Saat Ditangkap Sedang Konsumsi Sabu

Surabaya
Banjir di Kediri Surut, Pengungsi Kembali Ke Rumah

Banjir di Kediri Surut, Pengungsi Kembali Ke Rumah

Surabaya
Seorang Lansia Diduga Hanyut Terseret Banjir di Sungai Kediri

Seorang Lansia Diduga Hanyut Terseret Banjir di Sungai Kediri

Surabaya
Puncak Wisatawan KBS Hari Minggu, Diperkirakan Capai 60.000 Orang

Puncak Wisatawan KBS Hari Minggu, Diperkirakan Capai 60.000 Orang

Surabaya
Kasus Perampokan dan Pembunuhan di Gresik, Satu Pelaku Diduga Bunuh Diri, Tersangka Utama Buron

Kasus Perampokan dan Pembunuhan di Gresik, Satu Pelaku Diduga Bunuh Diri, Tersangka Utama Buron

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Sejumlah Wilayah di Kediri Tergenang Banjir, Warga Mengungsi

Sejumlah Wilayah di Kediri Tergenang Banjir, Warga Mengungsi

Surabaya
Ayah dan Anak Terseret Ombak Pantai Paseban, 1 Tewas

Ayah dan Anak Terseret Ombak Pantai Paseban, 1 Tewas

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com