Kompas.com - 07/06/2022, 19:35 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, telah mengidentifikasi terduga pelaku pembunuhan kepada Nenek Wurlin (70), warga Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Namun, masih dibutuhkan pendalaman.

Selain nenek Wurlin, cucu yang tinggal bersamanya, Ahmad Syaifuddin alias Udin (18), juga menjadi sasaran penganiayaan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Malang, AKP Donny K. Bara'langi membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat titik terang terkait terduga pelaku pembunuhan itu.

Baca juga: Nenek yang Diduga Korban Pembunuhan di Malang Tinggal Bersama Cucunya

"Sudah ada titik terang. Tapi masih perlu kita dalami lagi," ungkapnya saat ditemui, Selasa (7/6/2022).

Donny memastikan, peristiwa itu adalah tindak penganiayaan dan pembunuhan, bukan tindak pencurian dan perampokan. Sebab, tidak ada barang berharga yang hilang dari lokasi kejadian.

"Sebab, barang-barang berharga yang ada di rumah tidak hilang," jelasnya.

Baca juga: Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Nenek di Malang Tewas dan Cucunya Luka Parah

Saat ini, pihaknya telah memeriksa tujuh orang saksi, meliputi tetangga korban tiga orang, tetangga yang masih punya hubungan keluarga dua orang, dan satu orang saksi penolong pertama.

"Barang bukti yang kami sita di antaranya ponsel korban dan pisau yang diduga milik pelaku," tuturnya.

"Luka-luka korban masih kita dalami. Bagian mana saja dan berapa kedalamannya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang nenek, Wurlin dan cucunya, Udin tergeletak bersimbah darah di kediamannya di Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (7/6/2022) pagi.

Diduga, keduanya menjadi korban pembuhuhan. Namun, hingga saat ini terduga pelaku belum diketahui.

Salah satu tetangga, Suwoto mengaku tidak mendengar sesuatu yang mencurigakan atas peristiwa tersebut. Begitu juga tidak terdengar adanya pertengkaran di rumah yang dihuni sehari-hari oleh dua orang nenek dan cucu itu.

"Tadi pagi sepi. Tidak ada keributan, tiba-tiba ada yang meninggal. Yang cucunya sudah dibawa ke rumah sakit. Neneknya dibawa ke kamar mayat RSSA Malang," kata Suwoto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menilik Dusun Kajar Kuning Lumajang yang Tertimbun Material Awan Panas Guguran Gunung Semeru, Bupati: Beberapa Rumah Terkubur

Menilik Dusun Kajar Kuning Lumajang yang Tertimbun Material Awan Panas Guguran Gunung Semeru, Bupati: Beberapa Rumah Terkubur

Surabaya
Kronologi Bus Masuk Jurang di Magetan, Seharusnya Belok Kiri tapi Justru Lurus, Sopir Sempat Teriak Rem Blong

Kronologi Bus Masuk Jurang di Magetan, Seharusnya Belok Kiri tapi Justru Lurus, Sopir Sempat Teriak Rem Blong

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 5 Desember 2022 : Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 5 Desember 2022 : Pagi hingga Sore Hujan Ringan

Surabaya
Erupsi Semeru pada Saat 1 Tahun Letusan...

Erupsi Semeru pada Saat 1 Tahun Letusan...

Surabaya
Semeru Erupsi, Gubernur Khofifah: 2.219 Warga Mengungsi di 12 Lokasi

Semeru Erupsi, Gubernur Khofifah: 2.219 Warga Mengungsi di 12 Lokasi

Surabaya
Gunung Semeru: Lokasi, Sejarah Letusan, Mitos, dan Jalur Pendakian

Gunung Semeru: Lokasi, Sejarah Letusan, Mitos, dan Jalur Pendakian

Surabaya
Detik-detik Hujan Abu Gunung Semeru Melanda Desa Sumbermujur Lumajang, Warga: Tiba-tiba Langit Jadi Petang Pekat

Detik-detik Hujan Abu Gunung Semeru Melanda Desa Sumbermujur Lumajang, Warga: Tiba-tiba Langit Jadi Petang Pekat

Surabaya
Erupsi Gunung Semeru, 2 Dusun di Lumajang Dikosongkan, 2.000 Warga Mengungsi

Erupsi Gunung Semeru, 2 Dusun di Lumajang Dikosongkan, 2.000 Warga Mengungsi

Surabaya
Kisah Fatini Selamatkan Diri dari Awan Panas Gunung Semeru: Tidak Bisa Mikir Apa-apa, Pokoknya Selamat Saja

Kisah Fatini Selamatkan Diri dari Awan Panas Gunung Semeru: Tidak Bisa Mikir Apa-apa, Pokoknya Selamat Saja

Surabaya
Tanggap Darurat Erupsi Semeru, Warga Diimbau Kosongkan Daerah Radius 19 Kilometer hingga Tinggalkan Zona Merah

Tanggap Darurat Erupsi Semeru, Warga Diimbau Kosongkan Daerah Radius 19 Kilometer hingga Tinggalkan Zona Merah

Surabaya
Gunung Semeru Erupsi 88 Kali Per Hari, Warga Diminta Perhatikan 5 Imbauan PVMBG

Gunung Semeru Erupsi 88 Kali Per Hari, Warga Diminta Perhatikan 5 Imbauan PVMBG

Surabaya
Erupsi Gunung Semeru, Wabup Lumajang Peringatkan Warga di Zona Merah Mengungsi

Erupsi Gunung Semeru, Wabup Lumajang Peringatkan Warga di Zona Merah Mengungsi

Surabaya
Detik-detik Bus Masuk Jurang Tewaskan 6 Orang, Sopir Terjepit dan Evakuasi Butuh 2 Jam

Detik-detik Bus Masuk Jurang Tewaskan 6 Orang, Sopir Terjepit dan Evakuasi Butuh 2 Jam

Surabaya
Bus Masuk Jurang di Magetan, Penumpang Ceritakan Detik-detik Kecelakaan: Pada Teriak Ya Allah, Gusti...

Bus Masuk Jurang di Magetan, Penumpang Ceritakan Detik-detik Kecelakaan: Pada Teriak Ya Allah, Gusti...

Surabaya
Hendak ke Sarangan, Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang, Sopir dan 6 Orang Tewas

Hendak ke Sarangan, Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang, Sopir dan 6 Orang Tewas

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.