Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

19.260 Pemudik Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Kompas.com - 26/04/2022, 14:31 WIB
Muchlis,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 19.260 orang pemudik jalur laut telah berdatangan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur hingga Selasa (26/4/2022).

Penumpang naik tercatat ada sebanyak 9.941 orang, kemudian penumpang lanjutan atau penumpang yang hanya transit sebanyak 3.186 orang.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 26 April 2022 : Pagi dan Malam Berawan

Dhany Rahmat Agustian, General Manager Gapura Pelabuhan Kalimas dan Terminal Penumpang Graha Surya Nusantara menyebutkan, angka tersebut merupakan data kumulatif sejak H-15 menjelang lebaran atau pada tanggal 17 April 2022 hingga 25 April 2022.

"Memang didominasi penumpang yang turun sebanyak 19.260 itu dari Banjarmasin, Makassar dan dari NTB Lembar," kata dia saat dikonfirmasi Kompas.com (26/4/2022).

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Surabaya Hari Ini, 26 April 2022

37 kapal

Dhany juga menyampaikan, dalam pelayanan arus mudik dan balik tahun 2022, dirinya telah melakukan koordinasi dengan 6 pihak operator kapal di wilayah kerjanya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan operator kapal di sini ada 6 operator itu mereka menyiagakan 37 kapal untuk kepentingan mudik dan balik ini hal ini untuk antisipasi lonjakan juga," ungkap Dhany.

Dia memastikan, 37 kapal kondisinya sudah prima dan siap jalan.

Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket Bus dari Surabaya ke Solo 2022

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Kebakaran GM Plaza Lumajang, Api dari Lobi di Lantai 2

Kronologi Kebakaran GM Plaza Lumajang, Api dari Lobi di Lantai 2

Surabaya
Bupati Lamongan Daftar Penjaringan PDI-P untuk Maju Lagi di Pilkada 2024

Bupati Lamongan Daftar Penjaringan PDI-P untuk Maju Lagi di Pilkada 2024

Surabaya
Kamis, Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Puncak Peringatan Hari Otoda di Surabaya

Kamis, Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Puncak Peringatan Hari Otoda di Surabaya

Surabaya
1.370 Warga Blitar Terjangkit DBD dalam 4 Bulan Terakhir, 7 Meninggal

1.370 Warga Blitar Terjangkit DBD dalam 4 Bulan Terakhir, 7 Meninggal

Surabaya
Wartawan Trans Media Dipiting hingga Ditantang Duel oleh Oknum Satpam saat Meliput Kebakaran di GM Plaza Lumajang

Wartawan Trans Media Dipiting hingga Ditantang Duel oleh Oknum Satpam saat Meliput Kebakaran di GM Plaza Lumajang

Surabaya
Isa Bajaj Cabut Laporan Dugaan Kekerasan pada Anaknya

Isa Bajaj Cabut Laporan Dugaan Kekerasan pada Anaknya

Surabaya
Isa Bajaj Cabut Laporan Setelah Bertemu Dhimas yang Tak Sengaja Tabrak Anak Sang Komedian

Isa Bajaj Cabut Laporan Setelah Bertemu Dhimas yang Tak Sengaja Tabrak Anak Sang Komedian

Surabaya
Terkait Aksi Pasangan Mesum di Kota Malang, Polisi Minta Keterangan Pegawai Kedai Es Krim

Terkait Aksi Pasangan Mesum di Kota Malang, Polisi Minta Keterangan Pegawai Kedai Es Krim

Surabaya
Pelaku Pelecehan Payudara Berkeliaran di Kota Malang, Seorang Mahasiswi Nyaris Jadi Korban

Pelaku Pelecehan Payudara Berkeliaran di Kota Malang, Seorang Mahasiswi Nyaris Jadi Korban

Surabaya
Mobil Angkutan Siswa di Blitar Tabrakan Beruntun, 7 Orang Terluka

Mobil Angkutan Siswa di Blitar Tabrakan Beruntun, 7 Orang Terluka

Surabaya
Kakak Adik Buat Sabu di Rumah Kontrakan Pasuruan, Pelaku Berdalih Bisnis Kosmetik

Kakak Adik Buat Sabu di Rumah Kontrakan Pasuruan, Pelaku Berdalih Bisnis Kosmetik

Surabaya
Setelah 6 Jam, Kebakaran GM Plaza Lumajang Berhasil Dipadamkan

Setelah 6 Jam, Kebakaran GM Plaza Lumajang Berhasil Dipadamkan

Surabaya
PDI-P Beri Ruang Pertama untuk Petahana pada Pilkada Kabupaten Malang 2024

PDI-P Beri Ruang Pertama untuk Petahana pada Pilkada Kabupaten Malang 2024

Surabaya
Cerita di Balik Video Pertunangan Bocah 7 Tahun di Madura, Berawal dari Janji di Tanah Suci 8 Tahun Lalu

Cerita di Balik Video Pertunangan Bocah 7 Tahun di Madura, Berawal dari Janji di Tanah Suci 8 Tahun Lalu

Surabaya
Polisi Cabuli Anak Tiri Selama 4 Tahun, Nenek Korban: Hukum, Pecat, Tak Ada Ampun

Polisi Cabuli Anak Tiri Selama 4 Tahun, Nenek Korban: Hukum, Pecat, Tak Ada Ampun

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com