Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Penerima BPNT Kena Pungli Oknum Kadus di Jombang, Polisi: Selesai secara Kekeluargaan

Kompas.com - 07/03/2022, 17:58 WIB
Moh. Syafií,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

JOMBANG, KOMPAS.com - Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Dusun Rowo Rayung, Desa Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diduga ditarik pungutan liar (pungli). 

Pungli itu disebut dilakukan oleh kepala dusun kepada 23 keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT dengan alasan akan diberikan kepada warga lain yang tidak menerima BPNT.

Kasi Humas Polres Jombang Iptu Qoyum Mahmudi mengungkapkan, kabar pungutan penyaluran BPNT dalam bentuk tunai itu awalnya beredar melalui media sosial.

Baca juga: Berawal Kenal dari WhatsApp, Remaja 12 Tahun di Jombang Dicabuli Pengantar Galon

Kabar tersebut, lanjut dia, kemudian ditindaklanjuti aparat pemerintahan desa setempat bersama Camat Kudu.

Hasilnya, ditemukan dugaan pungutan kepada para penerima BPNT.

“Memang benar ada pemotongan dana BPNT dengan nominal variatif. Tapi itu hanya terjadi di Dusun Rowo Rayung,” ungkap Qoyum, Senin (7/3/2022).

Dijelaskan Qoyum, setelah mengetahui adanya pungutan BPNT, digelar pertemuan antara pemerintahan Desa Bakalanrayung, Camat Kudu, beserta jajaran Muspika Kecamatan Kudu.

Pertemuan klarifikasi dan mediasi itu juga dihadiri Danramil Kudu, Kapolsek Kudu, serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Jombang.

Dalam pertemuan itu, ungkap Qoyum, terungkap bahwa Suyanto, selaku Kepala Dusun Rowo Rayung memungut uang dari penerima BPNT.

Sejak awal tahun 2022, penyaluran BPNT di wilayah itu diserahkan secara tunai.

Baca juga: Nenek di Nganjuk Meninggal Saat Ambil Uang BPNT di Balai Desa

Dia menjelaskan, dari permintaan uang kepada 23 penerima BPNT, terkumpul uang sebesar Rp 2,7 juta.

Uang tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang tidak menerima BPNT.

“Pemotongan dana BPNT dilakukan dengan tujuan pemerataan bagi warga Dusun Rowo Rayung yang tidak menerima BPNT,” ujar dia.

Qoyum menjelaskan, dalam menangani kasus itu, pihaknya mengikuti hasil pertemuan mediasi dan klarifikasi yang dilakukan di Kantor Desa Bakalanrayung, Rabu (2/3/2022).

Kasus pungli BPNT tersebut dianggap selesai setelah kepala dusun mengembalikan seluruh uang pungutan kepada penerima BPNT, serta menyampaikan permintaan maaf secara lisan dan tertulis.

“Dari hasil pertemuan tersebut telah disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Qoyum.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com