Rela Pangkas Jam Istirahat demi Berburu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Kompas.com - 05/02/2022, 10:28 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Umi Muyasaroh punya kebiasaan baru sejak kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Rp 11.500-Rp 14.000 per liter mulai berlaku.

Warga Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, itu berkeliling dari satu toko ritel modern ke toko ritel modern lainnya.

Aktivitas baru itu dilakukan untuk mendapatkan minyak goreng sesuai dengan harga HET.

"Memang ini perlu ada waktu khusus sehingga memotong masa istirahat saya," ujar Muyasaroh kepada Kompas.com, Jumat (4/2/2022) malam.

Jika stok minyak goreng habis di toko ritel modern, seperti yang kerap ia temui. Muyasaroh akan mencari minyak goreng di marketplace (lokapasar) atau media sosial.

Di lokapasar atau grup jual beli di media sosial, harga minyak goreng sudah di atas HET. Berkisar Rp 16.500 ke atas per liternya.

Terkadang, Muyasaroh juga menemukan minyak goreng dengan harga sesuai HET di lokapasar, tetapi pasti cepat ludes dibeli warganet lainnya.

Ada juga yang menawarkan harga murah, tetapi dalam kemasan kurang dari satu liter. Atau, penjual menawarkan minyak goreng kemasan satu liter dengan harga murah, tetapi menyertakan syarat dan ketentuan pembelian.

Namun, menurutnya, harga-harga di pasar online tersebut masih lebih terjangkau dibandingkan dengan harga jual minyak goreng di pasar tradisional.

Bantu suami

Muyasaroh berjuang sedemikian rupa demi membantu suaminya yang selama ini membuka usaha kuliner ayam penyet.

Baca juga: Pantau Harga Minyak Goreng di Kediri, Polisi Patroli di Gudang Distributor hingga Media Sosial

Sebab, dengan menggunakan minyak harga sesuai HET, atau sedikit di atasnya itu, margin yang ada otomatis akan menambah pendapatan suaminya.

"Setiap hari kebutuhan minyak goreng sekitar empat liter," ungkapnya.

Kebutuhan minyak untuk usahanya itu memang tidak banyak. Namun, bagi pejuang rupiah sepertinya, margin yang didapatnya itu sudah cukup terasa.

Apalagi jika dibandingkan dengan kondisi sebelum ada subsidi, di mana harga minyak cukup mahal mencapai lebih dari Rp 20.000, saat ini kondisinya lebih baik.

Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri, Jawa Timur, saat melakukan pemantauan stok minyak goreng di sebuah distributor wilayah Kecamatan Mojoroto.DOK. Disperindag Kota Kediri Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri, Jawa Timur, saat melakukan pemantauan stok minyak goreng di sebuah distributor wilayah Kecamatan Mojoroto.
Sehingga, kebijakan subsidi pemerintah itu menjadi oase bagi usaha kulinernya itu, meski dia harus merelakan waktu istirahat.

"Selesai menyiapkan masakan yang seharusnya untuk istirahat, sekarang kepotong untuk nyari minyak goreng," kata perempuan yang juga membuka usaha pesanan aneka makanan ini.

Meski begitu, pelaku usaha kuliner itu tetap saja harus memutar otak untuk mendapatkan keuntungan. Sebab, ada saja bahan pokok yang harganya meningkat.

"Cabai kemarin Rp 25.000 sekarang Rp 40.000," tuturnya.

Oleh sebab itu, dia berharap kondisi ini segera berubah menjadi lebih baik. Minyak goreng sesuai harga yang ditetapkan pemerintah bisa didapatkan dengan mudah di pasaran.

"Semoga minyak goreng tersedia di mana-mana," jelasnya.

 

Masa transisi harga

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Kediri Salim Darmawan mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini merupakan masa transisi perubahan harga lama ke harga baru.

"Dan juga masalah pasokan yang belum normal," ujar Darmawan saat dihubungi, Jumat.

Ia menyoroti harga minyak goreng di pasar tradisional. Menurutnya, butuh perhatian ekstra untuk memastikan harga minyak goreng Rp 14.000 per liter di pasar tradisional.

Pengawasan terhadap sektor ini, menurutnya, cukup kompleks dibandingkan dengan ritel modern dan pasar swalayan.

Meski demikian, kata dia, mayoritas merek produsen minyak goreng di Kota Kediri sudah taat dengan menyesuaikan harga baru.

Sehingga, kata dia, dalam waktu dekat harga minyak goreng di pasar akan sesuai dengan kebijakan pemerintah.

"Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama stok akan kembali normal dengan harga sesuai HET Permendag," kata Salim.

Baca juga: Sejarah Kota Kediri, Daerah Terbesar Ketiga di Jatim yang Berjuluk Kota Tahu

Adapun kebutuhan minyak goreng rata-rata untuk wilayah Kota Kediri sebanyak 236.986 liter per bulan.

"Itu berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Kota Kediri tahun 2019," jelasnya.

Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri, Jawa Timur, saat melakukan pemantauan stok minyak goreng di sebuah distributor wilayah Kecamatan Mojoroto.DOK.Disperindag Kota Kediri Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri, Jawa Timur, saat melakukan pemantauan stok minyak goreng di sebuah distributor wilayah Kecamatan Mojoroto.
Polisi patroli siber

Polres Kediri Kota telah menerjunkan anggotanya untuk memantau penerapan harga minyak goreng tersebut.

Pemantauan itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi penimbunan yang menyebabkan kelangkaan minyak, ataupun gangguan kamtibmas.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Girindra Wardana mengatakan, patroli itu dilakukan tidak hanya di pasar, gudang distributor, tetapi juga patroli siber.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Surabaya
Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Surabaya
Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Surabaya
Saat Mahasiswa Asing Ikut Memeriahkan HUT Ke-77 RI di Kota Malang...

Saat Mahasiswa Asing Ikut Memeriahkan HUT Ke-77 RI di Kota Malang...

Surabaya
Pikap Muatan Kardus Terbakar di Depan SPBU Bangkalan

Pikap Muatan Kardus Terbakar di Depan SPBU Bangkalan

Surabaya
HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Gili Labak Sumenep

HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Gili Labak Sumenep

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 17 Agustus 2022 : Pagi dan Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 17 Agustus 2022 : Pagi dan Malam Cerah

Surabaya
Viral, Video Supeltas Dianiaya Rekan Seprofesi di Jalanan Jombang, Diduga karena Rebutan Lahan

Viral, Video Supeltas Dianiaya Rekan Seprofesi di Jalanan Jombang, Diduga karena Rebutan Lahan

Surabaya
Cerita Warga Kediri Bentangkan Bendera Sepanjang 1.000 Meter, Kades: Menjahitnya Sebulan

Cerita Warga Kediri Bentangkan Bendera Sepanjang 1.000 Meter, Kades: Menjahitnya Sebulan

Surabaya
Kedapatan Simpan Celurit, Pemuda di Lumajang Menangis Saat Dirazia

Kedapatan Simpan Celurit, Pemuda di Lumajang Menangis Saat Dirazia

Surabaya
Diduga Tersesat Usai Cari Istri di Sawah, Kakek Boiman Hilang di Hutan Mruwak Madiun

Diduga Tersesat Usai Cari Istri di Sawah, Kakek Boiman Hilang di Hutan Mruwak Madiun

Surabaya
PKB Jombang Buka Pendaftaran Bakal Caleg, Persilakan Kader Parpol Lain Bergabung

PKB Jombang Buka Pendaftaran Bakal Caleg, Persilakan Kader Parpol Lain Bergabung

Surabaya
Hidup Sendirian, Nenek Asal Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Kamarnya

Hidup Sendirian, Nenek Asal Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Kamarnya

Surabaya
Dirut Jadi Tersangka, Manajemen PT. Meratus Line Bantah Sekap Karyawan

Dirut Jadi Tersangka, Manajemen PT. Meratus Line Bantah Sekap Karyawan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.