Jalan Raya Pucangro Lamongan Diperbaiki, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Kompas.com - 04/02/2022, 16:42 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pengguna jalan mengeluhkan material di jalan raya Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, Jawa Timur. Material yang berada di jalan itu membuat pengguna jalan terjebak.

Momen para pengendara jalan terjebak material bangunan itu sempat terekam video dan viral di media sosial.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Lamongan Sujarwo menjelaskan, ruas jalan yang menghubungkan Sukodadi-Sumberwudi itu sedang diperbaiki karena rusak akibat banjir.

Namun, saat proyek perbaikan belum selesai, para pengguna jalan sudah melintas.

Oleh karena itu, Dinas PU Binar Marga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Lamongan untuk mengalihkan lalu lintas di jalan tersebut. Sehingga, perbaikan bisa berjalan maksimal.

Baca juga: Ancam Penghuni Rumah, 5 Perampok di Lamongan Gasak Uang dan Perhiasan Senilai Rp 440 Juta

"Mulai tanggal 2 Februari kemarin, arus lalu lintas di Pucangro kita tutup mulai pukul 18.00-06.00 WIB. Ini untuk memaksimalkan proses penanganan darurat jalan di Pucangro, yang mengalami kerusakan akibat luapan air banjir," ujar Sujarwo, saat dihubungi, Jumat (4/2/2022).

Perbaikan di Jalan Raya Pucangro itu, kata Sujarwo, bersifat darurat demi keselamatan pengguna jalan.

Ia menyebut, pengalihan lalu lintas di ruas jalan itu akan dilakukan hingga proses perbaikan selesai yang ditargetkan pada 6 Februari.

"Perbaikan ini sifatnya darurat, supaya jalan tidak tergenang air dan arus transportasi bisa lancar," ucap Sujarwo.

Menurut Sujarwo, pengurukan di jalan itu telah dilakukan sepanjang 600 meter, dari target 900 meter.

 

Sujarwo meminta maaf kepada pengguna jalan. Ia meminta kesadaran para pengendara agar proses perbaikan maksimal.

"Untuk peninggian jalan yang dilakukan, menyesuaikan di lapangan karena penanganan darurat. Tapi yang jelas, (tanah urukan) di atas tinggi air yang menggenang," kata Sujarwo.

Kasatlantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno membenarkan, pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas duah dilakukan untuk mendukung perbaikan jalan tersebut.

Baca juga: Rumah dan Kandang Hewan di Lamongan Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Polisi juga ditugaskan menjaga arus lintas tetap berjalan lancar selama proses perbaikan berlangsung.

"Arus lalu lintas dialihkan ke arah Maduran. Jadi roda empat yang dari arah utara, disarankan agar lewat jalur Sumberwudi ke Maduran, nanti tembus ke Jalur Pucuk. Sementara yang dari selatan, bisa lewat Pucuk ke utara," tutur Aristianto.

Sedangkan untuk pengendara sepeda motor yang berjalan dari arah utara, disarankan bisa melalui jalur Sungelebak ke arah barat menuju Sungegeneng ke selatan. Kemudian, pengendara disarankan untuk melanjutkan menuju Banjarmadu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Ciptakan Sineas Muda Berbakat, Pemkot Surabaya Gelar Festival Film Pendek

Ingin Ciptakan Sineas Muda Berbakat, Pemkot Surabaya Gelar Festival Film Pendek

Surabaya
MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

Surabaya
5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

Surabaya
Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Surabaya
Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Surabaya
Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Surabaya
Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Surabaya
2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

Surabaya
KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

Surabaya
3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Surabaya
Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Surabaya
13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

Surabaya
Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Surabaya
Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.