Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Viral 2 Remaja Tanpa Helm Kendarai Motor di Jalan Tol, Polisi: Untuk Diunggah ke TikTok

Kompas.com - 31/01/2022, 17:17 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan dua remaja mengendarai sepeda motor di ruas tol Surabaya arah Gempol viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 19 detik itu terlihat kedua remaja yang tak memakai helm merekam perjalanan menggunakan motor dari pintu masuk Tol Perak hingga pintu keluar Jambangan.

Kedua remaja itu terlihat memakai kartu e-Toll saat masuk di pintu Tol Perak. Dalam video itu, tak tampak raut wajah takut atau khawatir dari dua remaja tersebut.

Video yang viral di media sosial itu diduga direkam pada Sabtu (29/1/2022) malam.

Baca juga: Guru yang Pukul Siswa di SMP Negeri Surabaya Ditetapkan Tersangka

Kasat PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi menyebutkan, kedua pengendara motor itu sudah diperiksa dan diberi sanksi tilang sesuai aturan yang berlaku.

"Mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi dan permohonan maaf," kata Dwi saat dikonfirmasi, Senin (31/1/2022).

Dwi membenarkan bahwa peristiwa itu direkam sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat diperiksa polisi, kedua pelaku mengaku aksi mengendarai motor di tol itu direkam untuk diunggah ke media sosial.

"Untuk diunggah di TikTok," jelas Dwi.

 

Keduanya mengaku tiba-tiba ingin masuk ke tol saat melewati pelintasan masuk ke arah Tol Perak.

"Keduanya mengaku tiba-tiba ingin masuk tol, kebetulan salah satu dari mereka memiliki e-Toll," jelasnya.

Baca juga: Antisipasi Omicron, Pemkot Surabaya Tiadakan CFD dan Tutup 8 Taman

Dwi mengingatkan, aksi yang dilakukan dua remaja itu sangat berbahaya tak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga orang lain.

"Jalur tol sesuai undang-undang bukan untuk dilewati motor. Jadi sangat membahayakan," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lindungi Keponakan, Ibu Rumah Tangga di Tulungagung Jadi Koban Pengeroyokan Anggota Perguruan Silat

Lindungi Keponakan, Ibu Rumah Tangga di Tulungagung Jadi Koban Pengeroyokan Anggota Perguruan Silat

Surabaya
Saat Presiden Jokowi Terpukau 'Marching Band' Banser di Acara Puncak 1 Abad NU...

Saat Presiden Jokowi Terpukau "Marching Band" Banser di Acara Puncak 1 Abad NU...

Surabaya
Mahasiswa di Surabaya Tewas Diduga Dianiaya Senior, Sempat Cerita Kerap Di-bully, Kampus Sebut Korban Terpeleset

Mahasiswa di Surabaya Tewas Diduga Dianiaya Senior, Sempat Cerita Kerap Di-bully, Kampus Sebut Korban Terpeleset

Surabaya
Mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya Tewas Diduga Dianiaya, 12 Rekannya Diperiksa

Mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya Tewas Diduga Dianiaya, 12 Rekannya Diperiksa

Surabaya
Ini Link Streaming Puncak Acara 1 Abad NU, Dihadiri Presiden Jokowi hingga Ulama Dunia

Ini Link Streaming Puncak Acara 1 Abad NU, Dihadiri Presiden Jokowi hingga Ulama Dunia

Surabaya
Kedatangan Presiden Jokowi di Acara Peringatan Seabad NU Disambut Hadrah dan Selawat

Kedatangan Presiden Jokowi di Acara Peringatan Seabad NU Disambut Hadrah dan Selawat

Surabaya
Penjelasan Anak yang Gugat Bapak di Situbondo: Tak Ada Keinginan Kuasai Warisan

Penjelasan Anak yang Gugat Bapak di Situbondo: Tak Ada Keinginan Kuasai Warisan

Surabaya
Mendag Zulkifli: Minyakita Tidak Boleh Lagi Dijual Daring

Mendag Zulkifli: Minyakita Tidak Boleh Lagi Dijual Daring

Surabaya
Tanda Tanya Kematian Mahasiswa di Surabaya, Ada Sejumlah Luka tapi Pihak Kampus Sebut akibat Terpeleset, Ayah MRFA: Enggak Masuk Akal

Tanda Tanya Kematian Mahasiswa di Surabaya, Ada Sejumlah Luka tapi Pihak Kampus Sebut akibat Terpeleset, Ayah MRFA: Enggak Masuk Akal

Surabaya
Kronologi Penumpang Asal Banyuwangi Meninggal di Kereta Api

Kronologi Penumpang Asal Banyuwangi Meninggal di Kereta Api

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 7 Februari 2023 : Siang dan Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 7 Februari 2023 : Siang dan Malam Hujan Ringan

Surabaya
Mengenal Sosok Kiai Adnan Syarif, Lahirkan Selawat Uhudiyah yang Diminta oleh Gus Dur

Mengenal Sosok Kiai Adnan Syarif, Lahirkan Selawat Uhudiyah yang Diminta oleh Gus Dur

Surabaya
Mahasiswa Surabaya Tewas Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Temukan Kejanggalan, Pihak Kampus Sebut Terpeleset di Toilet

Mahasiswa Surabaya Tewas Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Temukan Kejanggalan, Pihak Kampus Sebut Terpeleset di Toilet

Surabaya
Kasasi Ditolak MA, Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Dieksekusi Jaksa

Kasasi Ditolak MA, Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Dieksekusi Jaksa

Surabaya
Fakta Perampokan Minimarket di Nganjuk, Salah Satu Pelaku Ternyata Pegawai di Cabang Lain

Fakta Perampokan Minimarket di Nganjuk, Salah Satu Pelaku Ternyata Pegawai di Cabang Lain

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.