Kuasa Hukum Sebut Penetapan Tersangka Penendang Sesajen Prematur

Kompas.com - 14/01/2022, 20:50 WIB
HF (topi hitam) pria penendang sesajen di Gunung Semeru di Polda Jatim, Jumat (14/1/2022). KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALHF (topi hitam) pria penendang sesajen di Gunung Semeru di Polda Jatim, Jumat (14/1/2022).

SURABAYA, KOMPAS.com - Kuasa hukum HF, pria perusak sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, menyayangkan penetapan status tersangka terhadap kliennya.

Penetapan tersangka tersebut dinilai terlalu prematur.

"Bagi kami terlalu prematur, tidak ada pemanggilan untuk diminta keterangan sebagai saksi, langsung ditetapkan tersangka," kata Moh Habib Alkuthbi, kuasa hukuk HF saat dikonfirmasi Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Polisi: HF Penendang Sesajen Dijerat Pasal Penistaan Agama

Padahal menurut dia, kliennya pasti datang dan merencanakan untuk datang ke Polda Jatim jika dipanggil untuk diminta keterangannya. 

"Klien saya adalah warga negara yang baik dan taat hukum, pasti akan datang memberikan keterangan," jelasnya.

Dia juga menegaskan bahwa kliennya tidak melarikan diri saat video menendang dan membuang sesajen itu mulai viral dan polisi mencarinya.

"Klien kami tidak melarikan diri, klien kami orang baik-baik, bukan orang kriminal," terangnya.

Baca juga: Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Ditangkap dan Jadi Tersangka, Ini Permintaan Maafnya

Soal langkah hukum selanjutnya yang akan ditempuh, Habib Alkuthbi mengaku masih akan melihat perkembangan kasusnya. Jika HF ditahan, kemungkinan pihaknya akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan pihak keluarga.

Diketahui, HF ditangkap di Gang Dorowati, Pringgolayan, Banguntapan, Bantul, DIY pada Kamis (13/1/2022) malam pukul 22.40 WIB. Lokasi penangkapannya dekat dengan Polsek Banguntapan.

HF ditetapkan tersangka oleh polisi dalam kasus perusakan sesajen yang videonya viral beberapa waktu terakhir. Dia dijerat pasal 156 dan pasal 158 tentang penghinaan terhadap golongan tertentu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Malang Kirim 4 Sampel Dicurigai Omicron ke RS Unair

Dinkes Malang Kirim 4 Sampel Dicurigai Omicron ke RS Unair

Surabaya
1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

Surabaya
Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Surabaya
Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Surabaya
Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Surabaya
Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Surabaya
Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Surabaya
Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Januari 2022

Surabaya
Pasien Omicron Kota Malang Isolasi Mandiri di Rumah, Punya Riwayat Perjalanan dari Bali

Pasien Omicron Kota Malang Isolasi Mandiri di Rumah, Punya Riwayat Perjalanan dari Bali

Surabaya
Warga Surabaya Temukan Bayi yang Baru Lahir Sedang Menangis Terbungkus Plastik

Warga Surabaya Temukan Bayi yang Baru Lahir Sedang Menangis Terbungkus Plastik

Surabaya
Rumahnya Terendam Banjir, Bupati Jember: Setiap Tahun Memang Langganan

Rumahnya Terendam Banjir, Bupati Jember: Setiap Tahun Memang Langganan

Surabaya
Sopir Mobil Tahanan Kejari Malang Tewas Terserempet Kereta Api

Sopir Mobil Tahanan Kejari Malang Tewas Terserempet Kereta Api

Surabaya
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 30 Rumah di Malang Rusak

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 30 Rumah di Malang Rusak

Surabaya
Sungai Jompo Meluap akibat Hujan Deras, Rumah Bupati Jember Terendam Banjir

Sungai Jompo Meluap akibat Hujan Deras, Rumah Bupati Jember Terendam Banjir

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.