Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Diperiksa di Mapolda Jatim

Kompas.com - 14/01/2022, 09:54 WIB
Tangkapan layar warga yang membuang makanan yang ditempatkan di daerah Gunung Semeru   Lumajang Bagus Supriadi/tangkapan layarTangkapan layar warga yang membuang makanan yang ditempatkan di daerah Gunung Semeru Lumajang

SURABAYA, KOMPAS.com - Pria penendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru ditangkap di Bantul, DIY pada Kamis (13/1/2022) malam.

Pria berinisial HF tersebut tiba di Mapolda Jatim, Jumat (14/1/2022) untuk menjalani pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan penangkapan tersebut.

"Betul, tadi pagi sudah sampai di Mapolda Jatim," katanya saat dikonfirmasi melalui telepon Jumat pagi.

Baca juga: Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Ditangkap di Bantul, Dibawa ke Mapolres Lumajang

Gatot belum dapat menyampaikan lebih detail soal penangkapan.

Sebab, saat ini HF masih diperiksa di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

"Ini masih diperiksa di Krimum," terang Gatot.

Baca juga: Polisi Tangkap Penendang Sesajen Gunung Semeru di Bantul

 

Ditangkap di Bantul

Informasi yang dihimpun dari Polda Jatim, pria tersebut ditangkap Gang Dorowati, Pringgolayan, Banguntapan, Bantul DIY pada Kamis malam pukul 22.40 WIB.

Lokasi penangkapannya dekat dengan Polsek Banguntapan.

Menurut keterangan keluarga HF di Lombok, pria tersebut memang telah lama tinggal di Yogyakarta.

Baca juga: Sesalkan Peristiwa Pria Tendang Sesajen di Semeru, Wamenag: Tindakan Tak Terpuji

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

Surabaya
Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Surabaya
Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Surabaya
Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Surabaya
Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Surabaya
Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Surabaya
Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Januari 2022

Surabaya
Pasien Omicron Kota Malang Isolasi Mandiri di Rumah, Punya Riwayat Perjalanan dari Bali

Pasien Omicron Kota Malang Isolasi Mandiri di Rumah, Punya Riwayat Perjalanan dari Bali

Surabaya
Warga Surabaya Temukan Bayi yang Baru Lahir Sedang Menangis Terbungkus Plastik

Warga Surabaya Temukan Bayi yang Baru Lahir Sedang Menangis Terbungkus Plastik

Surabaya
Rumahnya Terendam Banjir, Bupati Jember: Setiap Tahun Memang Langganan

Rumahnya Terendam Banjir, Bupati Jember: Setiap Tahun Memang Langganan

Surabaya
Sopir Mobil Tahanan Kejari Malang Tewas Terserempet Kereta Api

Sopir Mobil Tahanan Kejari Malang Tewas Terserempet Kereta Api

Surabaya
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 30 Rumah di Malang Rusak

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 30 Rumah di Malang Rusak

Surabaya
Sungai Jompo Meluap akibat Hujan Deras, Rumah Bupati Jember Terendam Banjir

Sungai Jompo Meluap akibat Hujan Deras, Rumah Bupati Jember Terendam Banjir

Surabaya
Sejarah Kerajaan Kanjuruhan: Lokasi, Raja, dan Masa Kejayaan

Sejarah Kerajaan Kanjuruhan: Lokasi, Raja, dan Masa Kejayaan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.