Kompas.com - 11/01/2022, 20:46 WIB
DIPERIKSA—Mantan Kepala Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, NA (berpakaian batik) menuju ruang pemeriksaan unit Tipikor Satreskrim Polres Madiun, Selasa (11/1/2022). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIDIPERIKSA—Mantan Kepala Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, NA (berpakaian batik) menuju ruang pemeriksaan unit Tipikor Satreskrim Polres Madiun, Selasa (11/1/2022).

MADIUN, KOMPAS.com - Penyidik tindak pidana korupsi Satreskrim Polres Madiun memeriksa NA, mantan kepala Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (11/1/2022).

Pria paruh baya itu diperiksa dengan status sebagai tersangka korupsi dana desa dalam APBDes yang merugikan keuangan negara Rp 487 juta.

"Dia kami tetapkan tersangka sejak akhir Desember 2022. Hari ini dia kami periksa sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Rian Wira Raja saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Harga Porang di Madiun Anjlok Jadi Rp 6.000 Per Kg, Pemkab Klaim Petani Masih Untung

Mantan Kasat Reskrim Polres Magetan ini menuturkan, NA disangka mengkorupsi anggaran dana desa yang ada di dalam APBDes selama kurun waktu tahun 2017-2019.

Modusnya, tersangka mengelola seluruh proyek yang anggarannya bersumber dari APBDes. Tak hanya itu, mantan kepala desa itu juga diduga mengkorupsi upah kuli, tukang bangunan hingga konsultan perencana.

“Dari pemeriksaan ada beberapa hal yang ditemukan seperti APBDes dikuasai kepala desa sendiri. Uang di bendahara diambil kades dengan alasan pelaksanaan proyek sudah diambil alih dan anggarannya ditalangi tersangka,” kata Raja.

Baca juga: Awal 2022, DBD Serang 4 Kecamatan di Kabupaten Madiun, Ada 8 Pasien

Penyidik polisi juga menemukan fakta bahwa gaji pelaksana sekretaris desa dan kepala seksi pemerintahan tidak dibayar oleh tersangka NA.

Sebelum menetapkan NA sebagai tersangka, polisi sudah memeriksa 37 saksi dalam kasus ini. Polisi juga sudah meminta BPKP Jawa Timur untuk menghitung kerugian negara dalam kasus tersebut.

"Hasil penghitungan kerugian negara ditemukan dalam kasus itu sebesar Rp 487 juta," tutur Raja.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, hingga malam ini, tersangka AN masih diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Tipikor Satreskrim Polres Madiun. Belum diketahui apakah tersangka AN akan ditahan atau sebaliknya pasca-diperiksa polisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Ditemukan Tewas Pegang Mikrofon di KUA, Diduga Tersengat Listrik

Mahasiswa Ditemukan Tewas Pegang Mikrofon di KUA, Diduga Tersengat Listrik

Surabaya
Kayutangan Heritage Zona III di Kota Malang Dibangun Akhir Mei

Kayutangan Heritage Zona III di Kota Malang Dibangun Akhir Mei

Surabaya
Kecelakaan Kerja, Warga Nganjuk Tewas di Pabrik Plastik

Kecelakaan Kerja, Warga Nganjuk Tewas di Pabrik Plastik

Surabaya
Pilot Diduga Selingkuh dengan Pramugari, Digerebek Istrinya di Kamar Hotel Surabaya

Pilot Diduga Selingkuh dengan Pramugari, Digerebek Istrinya di Kamar Hotel Surabaya

Surabaya
Soal Pelonggaran Penggunaan Masker di Ruang Terbuka, Pemkot Surabaya Koordinasi dengan Pakar Kesehatan

Soal Pelonggaran Penggunaan Masker di Ruang Terbuka, Pemkot Surabaya Koordinasi dengan Pakar Kesehatan

Surabaya
Sopir Bus yang Alami Kecelakaan Tol Sumo Disebut Tertidur Lelap 2 Menit, Sudah Berstatus Tersangka

Sopir Bus yang Alami Kecelakaan Tol Sumo Disebut Tertidur Lelap 2 Menit, Sudah Berstatus Tersangka

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Mei 2022 : Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Mei 2022 : Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Surabaya
Pemilihan Ketua, 17 DPC Demokrat Jatim Gelar Muscab Serentak

Pemilihan Ketua, 17 DPC Demokrat Jatim Gelar Muscab Serentak

Surabaya
Diduga Lecehkan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lumajang Diamankan Polisi

Diduga Lecehkan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lumajang Diamankan Polisi

Surabaya
Ribuan Ubur-ubur Muncul di Pantai Mayangan Probolinggo, Warga Tak Berani Berendam

Ribuan Ubur-ubur Muncul di Pantai Mayangan Probolinggo, Warga Tak Berani Berendam

Surabaya
Tanah Milik Warga Tuban Tiba-tiba Ambles 1,5 Meter Menyerupai Danau

Tanah Milik Warga Tuban Tiba-tiba Ambles 1,5 Meter Menyerupai Danau

Surabaya
Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Tewaskan 15 Orang, Pengamat: Polisi Harus Tegas Saat Selidiki Kasus Ini

Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Tewaskan 15 Orang, Pengamat: Polisi Harus Tegas Saat Selidiki Kasus Ini

Surabaya
Balita di Magetan Dicabuli Ayah Kandungnya, Ketahuan karena Kesakitan Saat Buang Air Kecil

Balita di Magetan Dicabuli Ayah Kandungnya, Ketahuan karena Kesakitan Saat Buang Air Kecil

Surabaya
11 Kali Beraksi, Pencuri Kotak Amal Tertangkap karena Unggahan Foto Takmir Masjid

11 Kali Beraksi, Pencuri Kotak Amal Tertangkap karena Unggahan Foto Takmir Masjid

Surabaya
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Sumo Jadi 15 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Sumo Jadi 15 Orang

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.