Bermula Injak Tikar Pedagang, Pria di Tuban Benamkan Penjual Kopi ke Laut hingga Tewas

Kompas.com - 07/01/2022, 17:22 WIB

TUBAN, KOMPAS.com - Bermula dari tikar yang terinjak, seorang pengendara sepeda motor dan penjual kopi di Kabupaten Tuban terlibat perkelahian hingga satu orang tewas.

Pelaku berinisial HP (32) awalnya hanya duduk di atas sepeda motor tapi ban motonya mengenai tikar milik penjual kopi bernama Jaelani (58).

Baca juga: Tak Terima Ditegur, Seorang Pria di Tuban Aniaya Penjual Kopi hingga Tewas

Kronologi

Kapolsek Tuban Iptu Rianto mengatakan, peristiwa terjadi di jalan RE Martadinata, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, tempat Jaelani biasa berjualan, pada Rabu (5/1/2022) pukul 21.00 WIB.

Jaelani saat itu menegur HP agar memarkir motornya dengan baik karena tikarnya terinjak.

"Pelaku tidak terima ditegur, lalu menyerang korban hingga keduanya terlibat perkelahian," kata Iptu Rianto, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Karmini Kaget, Temukan Bayi Laki-laki Menangis di Garasi Rumahnya di Tuban

Tercebur ke laut

Perkelahian yang tak terhindarkan itu membuat keduanya tercebur ke laut.

Pelaku kemudian masih terus menyerang hingga mencekik leher korban.

Bahkan korban beberapa kali dibenamkan ke laut hingga akhirnya tewas.

"Korban tewas setelah dicekik dan dibenamkan beberapa kali ke laut oleh pelaku," jelasnya.

Baca juga: Dilaporkan Istri soal Dugaan KDRT, Anggota Polisi Ditahan Kejari Tuban

 

Ilustrasi minuman kerasfreepik Ilustrasi minuman keras
Terpengaruh miras

Usai kejadian, pihak kepolisian datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku rupanya terpengaruh minuman keras.

"Pelaku terlebih dahulu mengonsumsi miras yang ia beli di sebuah warung, sebelum melakukan pembunuhan," kata Rianto.

Baca juga: Bripka Joko Tewas Setelah Ditabrak Lari di Ring Road Tuban

Kini, pelaku telah ditetapkan tersangka dan dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Pelaku dan korban ini sama-sama satu desa atau bertetangga dan sekarang pelaku juga sudah kita tahan," ungkapnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Tuban, Hamim | Editor: Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya TV, Orangtua Farel Prayoga Nonton Anaknya Tampil di Istana lewat YouTube

Tak Punya TV, Orangtua Farel Prayoga Nonton Anaknya Tampil di Istana lewat YouTube

Surabaya
Sindikat Judi Togel Dibongkar di Sumenep, 5 Pelaku Diringkus

Sindikat Judi Togel Dibongkar di Sumenep, 5 Pelaku Diringkus

Surabaya
Selidiki Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana, Kejari Lumajang Surati Irjen Kementan

Selidiki Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana, Kejari Lumajang Surati Irjen Kementan

Surabaya
Cabuli Bocah SD di Semak-semak, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Cabuli Bocah SD di Semak-semak, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Surabaya
Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Surabaya
Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Surabaya
Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Surabaya
Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Surabaya
Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Surabaya
Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Surabaya
Lapas Lumajang 'Overload', Bupati: Masih Layak Huni

Lapas Lumajang "Overload", Bupati: Masih Layak Huni

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Surabaya
Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.