Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

17 Calon Haji Embarkasi Surabaya Batal Berangkat, Ada yang Diturunkan dari Pesawat karena Sesak Napas

Kompas.com - 21/05/2024, 07:28 WIB
Andhi Dwi Setiawan,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 17 calon haji dari Embarkasi Surabaya batal berangkat ke Tanah Suci. Salah satunya, diturunkan dari pesawat menjelang penerbangan lantaran mengalami sesak napas.

Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Abdul Haris mengatakan, calon jemaah yang batal berangkat tersebut mengalami sakit dan ada pula yang meninggal.

Baca juga: Bentangkan Bendera, 2 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Ditangkap Askar

"17 orang itu, satu wafat, tiga kembali ke daerah, tujuh masih di RSUD Haji, lalu enam suami dan istri jemaah yang dirawat," kata Haris, di Asrama Haji Surabaya, Senin (20/5/2024).

Sejumlah calon haji yang dipulangkan karena alasan sakit tersebut berasal dari Magetan, Malang dan Lamongan. Sedangakan, calon haji yang meninggal berasal dari Madiun.

"Dipulangkan Magetan, Malang dan Lamongan, untuk Lamongan gagal ginjal, sisanya anemia dan sesak napas. (Jemaah meninggal) kloter 16 Madiun, sakit lambung," jelasnya.

Baca juga: Bentangkan Bendera, 2 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Ditangkap Askar

Haris mengungkapkan, ada satu jemaah mengalami sesak napas ketika pesawat sudah akan terbang. Calon haji yang tergabung dalam kloter 32 dari Kabupaten Pasuruan itu pun kembali diturunkan.

"Iya sesak napas diturunkan ke (Bandara Internasional) Juanda (Sidoarjo), sekarang sedang dalam proses pengobatan," ucapnya.

"Sakit itu kan enggak permisi, (mungkin) karena pikiran takut di pesawat, bisa datang karena ketakutan. Bisa karena trauma, takut, kondisi tubuh kurang fit, saat pemeriksaan enggak apa-apa," tambahnya.

Haris mengungkapkan, pihaknya saat ini masih menunggu hingga para calon jemaah tersebut sembuh. Selanjutnya, panitia bakal mengatur keberangkatan mereka di kloter berikutnya.

"Kita mendekati injury time (menit terakhir) untuk memastikan pengurusan visa penggantinya. Kalau kita dekat khawatirnya proses pembatalan atau proses penggantian akan sulit," ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, pihaknya bakal melakukan evaluasi terkait pengecekan kesehatan tersebut. Hal itu untuk mengantisipasi lolosnya jemaah yang menderita sakit.

"Pemeriksaan biasa sesua SOP, seperti standar pemeriksaan kesehatan, tekanan darah, jantung, kesiapan secara fisik diperhatikan," ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah

Surabaya
Situbondo Bangun GOR Bung Karna, Legislator: Namanya Tak Punya Nilai Sejarah

Situbondo Bangun GOR Bung Karna, Legislator: Namanya Tak Punya Nilai Sejarah

Surabaya
Surat Keberatan Ditolak Bupati, Mantan Kadinkes Malang Mengadu ke Gubernur Jatim

Surat Keberatan Ditolak Bupati, Mantan Kadinkes Malang Mengadu ke Gubernur Jatim

Surabaya
Video Viral Rental Mobil di Surabaya 'Blacklist' Pelanggan KTP Pati

Video Viral Rental Mobil di Surabaya "Blacklist" Pelanggan KTP Pati

Surabaya
Sidang Pengeroyokan Siswa MTS di Situbondo, Keluarga Korban Minta Ganti Rugi Rp 2,3 Miliar

Sidang Pengeroyokan Siswa MTS di Situbondo, Keluarga Korban Minta Ganti Rugi Rp 2,3 Miliar

Surabaya
Bromo Ditutup 4 Hari bagi Wisatawan, Catat Tanggalnya

Bromo Ditutup 4 Hari bagi Wisatawan, Catat Tanggalnya

Surabaya
Lima Pemuda Ditangkap saat Hendak Tawuran di Surabaya, Ditemukan 3 Sajam

Lima Pemuda Ditangkap saat Hendak Tawuran di Surabaya, Ditemukan 3 Sajam

Surabaya
Kasus Demam Berdarah di Gresik Meningkat, Ada Korban Jiwa

Kasus Demam Berdarah di Gresik Meningkat, Ada Korban Jiwa

Surabaya
Kronologi Minibus Rombongan Peziarah Tabrak Truk Parkir di Lumajang, Sopir Mengantuk

Kronologi Minibus Rombongan Peziarah Tabrak Truk Parkir di Lumajang, Sopir Mengantuk

Surabaya
Pemkot Surabaya Siapkan Rute Transportasi Publik Sebelum Resmikan Wisata Kota Lama

Pemkot Surabaya Siapkan Rute Transportasi Publik Sebelum Resmikan Wisata Kota Lama

Surabaya
Pabrik Kerupuk di Madiun Hangus Terbakar

Pabrik Kerupuk di Madiun Hangus Terbakar

Surabaya
Tabung Gas Bocor, 3 Rumah di Situbondo Terbakar

Tabung Gas Bocor, 3 Rumah di Situbondo Terbakar

Surabaya
Belum Diresmikan, Wisata Kota Lama Surabaya Sudah Ramai Pengunjung

Belum Diresmikan, Wisata Kota Lama Surabaya Sudah Ramai Pengunjung

Surabaya
Nasdem Sujud Syukur di Tengah Jalan usai Menang dalam Rekap Ulang di KPU Jember

Nasdem Sujud Syukur di Tengah Jalan usai Menang dalam Rekap Ulang di KPU Jember

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com