Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Mengguyur Kabupaten Ngawi

Kompas.com - 21/04/2024, 22:21 WIB
Sukoco,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pasangan suami istri yang mengendarai motor di Kabupaten Ngawi,  JawaTimur tewas usai menabrak pohon tumbang di kawasan hutan di Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo.

Kasidarlog BPBD Kabupaten Ngawi Supriyanto mengatakan, hujan deras disertai angin kencang hampir merata di wilayah Ngawi selama 1 jam terjadi pada pukul 15.30 WIB.

"Pasangan suami istri dari Desa Ngijo, Kecamatan Jogorogo ini nekat melakukan pejalanan pulang, karena derasnya hujan dia tidak bisa melihat di depan ada pohon tumbang di kawasan hutan Kesamben sehingga menabrak pohon tersebut,” ujarnya melalui sambungan telepon Minggu (21/4/2024).

Baca juga: Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Warga lain yang lewat kawasan hutan Kesamben kemudian memberikan pertolongan membawa korban ke Puskesmas Jogorogo.

Namun nyawa korban laki laki yang tak bisa diselamatkan saat menjalani perawatan di Puskesmas Jogorogp.

"Yang meninggal yang laki saat dirawat di Puskesmas Jogorogo. Sementara istrinya juga dirawat di puskesmas tapi kondisinya selamat. Korban baru saja dikuburkan, kita barusan takziyah ke sana,” imbuh Supriyanto.

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ngawi pada Minggu sore selain menumbangkan sejumlah pohon, juga sempat membuat sejumlah jalan penghubung antarkecamatan terendam banjir.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah di Sikka Terendam Banjir

Banjir dengan ketinggian 10 cm sempat menggenangi Jalan raya Kendung menuju Pasar Projo.

Banjir karena hujan deras juga terjadi jalan di Kedung Putri dengan ketinggian setengah meter yang membuat kendaraan kesulitan melintas.

"Kami masih inventaris untuk pohon tumbang, untuk kondisi banjir tadi ada yang terendam 10 cm hingga setengah meter, tatapi kondisi saat ini sudah surut dan kendaraan mulai bisa melintas,” pungkas Supriyanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com